Jelang Pekan Inovasi Daerah: Dari Antrean Panjang Hingga Pelayanan Jemput Bola, Begini Cara Forum Konawe Layani UMKM

- Penulis

Kamis, 5 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Konawe, Marjuni Ma'mir, S.P., M.Si., saat memantau langsung proses pendaftaran luring UMKM di lokasi Pekan Inovasi Daerah 2026, Kamis (5/11/2026).

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Konawe, Marjuni Ma'mir, S.P., M.Si., saat memantau langsung proses pendaftaran luring UMKM di lokasi Pekan Inovasi Daerah 2026, Kamis (5/11/2026).

“Panitia di Forum UKM-IKM Konawe sudah menerima pendaftar sebanyak 63 pendaftar UMKM lokal. Pelayanan masih berlanjut sampai kuota terpenuhi,”

Konawe, PERSADA KITA.ID – Antusiasme pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Konawe terhadap gelaran Pekan Inovasi Daerah 2026 di area MTQ Unaaha tak terbendung. Mengawal komitmen Ketua Forum UKM-IKM Konawe, Rita Harmasan, yang sebelumnya menegaskan pembebasan biaya sewa lapak dan kewajiban NIB, panitia resmi membuka pendaftaran luring (offline) dan langsung diserbu puluhan pelaku usaha pada Kamis (5/11/2026).

Petugas panitia tengah melayani pendaftaran dan verifikasi berkas calon pelaku UMKM di bawah tenda biru.

Data dari panitia, hingga siang ini, pendaftaran luring telah menembus angka 63 UMKM lokal. Rinciannya, 3 UMKM bergerak di sektor jasa permainan dan 4 UMKM di sektor aksesoris, sementara sisanya didominasi sektor kuliner dan kerajinan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Forum UKM-IKM Konawe, Rasnawati SH, saat mendampingi Ketua Forum Rita Harmasan, menegaskan bahwa pihaknya akan terus membuka keran pendaftaran ofline (manual) hingga kuota penuh.

Kesibukan Sekretaris Forum UKM-IKM Konawe, Rasnawati SH (kiri), beserta tim tengah merekap data 58 pendaftar UMKM luring di sebuah rumah makan. (Sumber: Persada Kita.id)

“Panitia di Forum UKM-IKM Konawe sudah menerima pendaftar sebanyak 63 pendaftar UMKM lokal. Pelayanan masih berlanjut sampai kuota terpenuhi,” ujar Rasnawati di lokasi.

Menindaklanjuti instruksi ketua forum Rita Harmasan, manajemen lapak pun ditata secara presisi. Dari total area seluas 40 lokal tenda, panitia membagi menjadi 6 booth utama. Sebanyak 30 lokal dikhususkan untuk tenda jualan UMKM dengan ukuran standar 2 meter per orang, sementara 10 lokal dialokasikan khusus sebagai titik kumpul (food court) bagi pengunjung yang ingin menikmati makanan dan minuman setelah berbelanja.

Baca Juga:  9.035 Personel Dikerahkan! Ini Strategi Polri Amankan HUT ke-80 RI
Antusiasme puluhan pelaku UMKM lokal yang rela mengantre untuk mendaftar secara luring (offline) di meja panitia.

“Konsep pelayanan cepat kami lakukan. Bahkan, pelayanan masih berlanjut hingga ke rumah makan sekalipun karena para pelaku UMKM antusias mendaftar,” tambah Rasnawati.

Meski berjalan lancar, proses pendaftaran sempat memicu antrean panjang. Pengurusan administrasi dilaporkan memakan waktu sekitar 1 jam sebelum akhirnya kerumunan membubarkan diri. Menyikapi hal ini, panitia memastikan akan terus bersiaga di lokasi untuk melayani pendaftaran luring hingga total kapasitas maksimal 120 UMKM terpenuhi.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Konawe, Marjuni Ma’mir, S.P., M.Si., menunjukkan dokumen Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai bukti dukungan legalitas bagi pelaku UMKM. (Sumber: Persada Kita.id)

Di sisi lain, kewajiban legalitas usaha berupa Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai syarat mutlak dalam pendaftara ofline mendapat respon positif dari para pelaku UMKM. Kinerja sigap tim Forum UKM-IKM Konawe ini mendapat perhatian langsung dari Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Konawe, Marjuni Ma’mir, S.P., M.Si., yang turun langsung memantau lokasi.

Dalam pantauan, Marjuni bahkan turut menunjukkan dokumen NIB yang telah diterbitkan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap legalitas UMKM agar naik kelas.

“Kita pastikan seluruh proses berjalan transparan, tanpa calo. Pengurus juga telah mengirimkan pesan WhatsApp dan foto kondisi terkini seluruh UMKM di lokasi kepada Pak Kadis,” pungkas Rasnawati. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Ketua Forum UKM-IKM Konawe Rita Harmasan Gas Pol! Gratiskan UMKM Lokal di Pekan Inovasi Daerah 2026, NIB Jadi Harga Mati
KPK Cek Indikator Antikorupsi di Konawe, Bupati Yusran Akbar Paparkan Rahasia Ketahanan Pangan di Tengah Kemarau
Gurihnya Nasi Bakar Tri N, dari Hobi Masak hingga Cuan di Malam Minggu
Rilis IHK Oktober 2026, Konawe Deflasi 0,03 Persen, Tapi Inflasi Tahunan Melonjak Ekstrem ke 5,44 Persen
Gubernur Andi Sumangerukka Apresiasi Petani Koltim, Sumbang 16 Persen Pangan Sultra
Malam Minggu, Cuan Mengalir: Kisah Rulianto Jualan Kacang Rebus di ICP Unaaha
Gubernur Sultra Pimpin Puncak Hari Ikan Nasional 2026 di Konawe, Ajak Warga Jadikan Ikan Menu Wajib Harian
Satu Paket Konawe, Abd Rahman Djuhasin Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif BIK Award 2026
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:23 WITA

Jelang Pekan Inovasi Daerah: Dari Antrean Panjang Hingga Pelayanan Jemput Bola, Begini Cara Forum Konawe Layani UMKM

Kamis, 5 November 2026 - 11:39 WITA

Ketua Forum UKM-IKM Konawe Rita Harmasan Gas Pol! Gratiskan UMKM Lokal di Pekan Inovasi Daerah 2026, NIB Jadi Harga Mati

Rabu, 4 November 2026 - 11:29 WITA

KPK Cek Indikator Antikorupsi di Konawe, Bupati Yusran Akbar Paparkan Rahasia Ketahanan Pangan di Tengah Kemarau

Senin, 2 November 2026 - 16:01 WITA

Rilis IHK Oktober 2026, Konawe Deflasi 0,03 Persen, Tapi Inflasi Tahunan Melonjak Ekstrem ke 5,44 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 17:37 WITA

Gubernur Andi Sumangerukka Apresiasi Petani Koltim, Sumbang 16 Persen Pangan Sultra

Berita Terbaru