“Keberhasilan ini bukanlah kerja saya seorang diri. Ini berkat dukungan penuh dari Pimpinan, dari Pak Bupati Yusran Akbar, Pak Wakil Bupati pak Syamsul Ibrahim, Pak Sekda, Pak Kadis, dan Pak Sekretaris.
Konawe,PERSADA KITA.ID – Kesuksesan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe meraih Tropi BIK (Bulan Inklusi Keuangan) Award 2026 tidak terlepas dari peran sentral figur di balik layar. Adalah Abdul Rahman Djuhasin, S.SSTPi, MP, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Sumberdaya, Kelembagaan dan Pengawasan Sumberdaya Perikanan, Dinas Perikanan Kabupaten Konawe, yang berhasil menorehkan tinta emas dalam ajang bergengsi tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam gelaran BIK Award 2026 yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra), Abd Rahman Djuhasin secara resmi dinobatkan sebagai “Tokoh Inspiratif Penggerak Ekosistem Keuangan Inklusif Daerah”.
Penghargaan bergengsi ini diberikan langsung sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, inovasi, dan kerja kerasnya dalam mengawal serta mengedukasi masyarakat pesisir terkait pentingnya akses layanan keuangan. Sertifikat penghargaan tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha.
Namun, pria yang akrab disapa Abd Rahman ini menolak untuk berbangga diri. Dengan tegas ia menyatakan bahwa keberhasilan ini murni merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen, serta tidak lepas dari arahan dan dukungan penuh para pimpinan daerah.
“Keberhasilan ini bukanlah kerja saya seorang diri. Ini berkat dukungan penuh dari Pimpinan, dari Pak Bupati Yusran Akbar, Pak Wakil Bupati pak Syamsul Ibrahim, Pak Sekda, Pak Kadis, dan Pak Sekretaris. Keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi kita semua,” tegas Abd Rahman saat dikonfirmasi, Kamis (29/10/2026).
Capaian ini menjadi satu paket utuh dengan keberhasilan Pemkab Konawe yang menyabet kategori Pemerintah Daerah dengan Program Ekosistem Keuangan Inklusif Terkolaboratif melalui Sinergi Program Kampung Nelayan Merah Putih.
Penghargaan ini menegaskan bahwa program yang diinisiasi tidak sekadar bersifat seremonial. Abd Rahman dinilai sukses menerjemahkan program tersebut menjadi gerakan nyata di lapangan, memastikan para nelayan dan pelaku usaha sektor kelautan memiliki akses permodalan yang mumpuni.
Dengan diraihnya predikat Tokoh Inspiratif ini, OJK Sultra berharap agar pengembangan ekosistem keuangan inklusif di Kabupaten Konawe dapat terus berjalan secara masif. Sinergi yang telah terbangun solid diharapkan mampu mewujudkan visi besar “Akses Keuangan Merata, Ekonomi Berdaya, Masyarakat Sejahtera” di Bumi Anoa, khususnya di sektor perikanan. JM
















