Harga gabah semakin baik. Kita berharap petani semakin sejahtera karena bertani adalah pekerjaan mulia
Koltim, PERSADA KITA.ID — Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka memimpin langsung Panen Raya Padi Sawah di Desa Iwoikondo, Kecamatan Loea, Kabupaten Kolaka Timur, Sabtu (31/10/2026). Panen raya ini menjadi bukti konkret komitmen Pemprov Sultra memperkuat swasembada pangan di tengah ancaman kekeringan El Nino.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan strategis tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Dapil Sultra Jaelani, S.IP., M.Si.; Sekda Provinsi Sultra; Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kolaka Timur; jajaran Forkopimda Koltim; Ketua TP-PKK Provinsi Sultra; Kepala BPS Sultra; Kepala Perum Bulog Sultra; camat dan kepala desa se-Kecamatan Loea; kelompok tani; serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan rasa syukur atas keberhasilan panen di tengah kondisi iklim menantang. “Kita patut bersyukur, di tengah kekeringan berkepanjangan, sore ini kita masih bisa melakukan panen padi,” tegasnya.

Gubernur memaparkan, Kolaka Timur berkontribusi sekitar 16 persen dari total ketersediaan padi di Sultra. Kontribusi besar itu, menurutnya, wajib diimbangi infrastruktur pendukung memadai. “Akses jalan menuju lokasi ini masih perlu perhatian. Infrastruktur jalan tanggung jawab provinsi akan kita tuntaskan, dan yang menjadi tanggung jawab kabupaten tolong juga diselesaikan,” ujarnya tegas.
Ia juga mendorong perubahan paradigma petani menuju pertanian profesional berbasis teknologi. “Bertani bukan hanya pekerjaan biasa, tetapi harus menjadi profesi. Dengan teknologi dan irigasi, yang semula panen dua kali setahun bisa menjadi empat kali,” lanjutnya.
Menghadapi dinamika iklim, Gubernur mengimbau antisipasi proyeksi BMKG. “Tahun ini kekeringan, tahun depan diprediksi curah hujan tinggi berpotensi banjir. Mulai sekarang persiapkan penampungan air agar optimal dimanfaatkan,” imbaunya.
Ia pun bersyukur atas membaiknya harga gabah tingkat petani. “Harga gabah semakin baik. Kita berharap petani semakin sejahtera karena bertani adalah pekerjaan mulia,” tutup Gubernur.
Sementara itu, Kepala Distanak Provinsi Sultra Prof. Dr. Ir. Muhammad Taufik, M.Si., menegaskan komitmen pendampingan petani. “Pemprov Sultra akan terus hadir membantu petani. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petani, kelompok tani, penyuluh, serta pihak yang berkontribusi meningkatkan produksi panen di Kolaka Timur,” ujarnya.
“Semoga panen raya ini membawa keberkahan dan memotivasi petani meningkatkan produksi menuju masyarakat Sulawesi Tenggara yang maju, aman, sejahtera, dan religius,” pungkas Prof. Taufik. (*)
















