Malam Minggu, Cuan Mengalir: Kisah Rulianto Jualan Kacang Rebus di ICP Unaaha

- Penulis

Sabtu, 31 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rulianto (kiri) tampak sigap melayani pembeli yang hendak membayar kacang rebus di gerobaknya di kawasan Kuliner ICP Unaaha, Sabtu (31/10/2026) malam. (Foto: Persada Kita)

Rulianto (kiri) tampak sigap melayani pembeli yang hendak membayar kacang rebus di gerobaknya di kawasan Kuliner ICP Unaaha, Sabtu (31/10/2026) malam. (Foto: Persada Kita)

“Kalau malam minggu, bisa tembus 80 liter. Ramai sekali, apalagi kalau sudah malam hari begini,”

Konawe, PERSADA KITA.ID – Uap panas yang mengepul dari tumpukan kacang tanah bukan sekadar penawar dinginnya malam. Bagi Rulianto, gumpalan uap itu adalah suluh rezeki yang tak pernah surut.

Uap panas mengepul dari tumpukan kacang rebus di gerobak kayu milik Rulianto. Dari dagangan sederhana ini, omzetnya bisa tembus jutaan rupiah saat malam minggu. (Foto: Persada Kita)

Di sudut Kawasan Inolobunggadue Central Park (ICP), kawasan kuliner Unaaha, Kabupaten Konawe, nama Rulianto sudah akrab di telinga para pemburu camilan malam. Pria asal Kecamatan Pondidaha ini membuktikan bahwa bisnis sederhana—jika digeluti dengan konsisten—mampu mendatangkan pundi-pundi rupiah yang tidak main-main.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Malam ini, Sabtu (31/10/2026), lampu penerangan di gerobak kayunya bersinar terang, memantulkan warna kuning kecoklatan pada tumpukan kacang rebus yang masih berasap. Rulianto tampak cekatan melayani pembeli yang datang silih berganti.

“Alhamdulillah, untuk malam-malam biasa, saya bisa habis sekitar 30 liter,” ujarnya di sela-sela melayani pembeli.

Namun, angka 30 liter hanyalah pemanasan. Saat malam minggu tiba, ritme jualan Rulianto berubah drastis. Permintaan pasar melonjak tajam.

“Kalau malam minggu, bisa tembus 80 liter. Ramai sekali, apalagi kalau sudah malam hari begini,” tambahnya.

Baca Juga:  Asisten I Setda Konawe Pimpin Apel Akbar HAB ke-80 Kemenag, Ajak Seluruh Elemen Wujudkan Indonesia Damai Berkemajuan

 

Harga yang dipatok pun terbilang sangat bersahabat di kantong. Untuk satu liter kacang rebus, Rulianto membanderol dengan harga Rp 25.000. Sementara bagi yang ingin porsi lebih kecil, setengah liter dihargai Rp 15.000.

Dengan hitungan sederhana, 30 liter per malam saja sudah menghasilkan omzet Rp 750.000. Saat malam minggu, angka tersebut melesat 80 liter sebanding dengan capaian omzet yang menembus dikisaran Rp 2 juta per malam. Sebuah pencapaian fantastis bagi pedagang kaki lima.

Di balik kesuksesannya, Rulianto tidak pernah mengeluh soal persaingan atau sepi pembeli. Fokusnya hanya satu: menyajikan kacang rebus dengan kualitas terbaik, matang sempurna, dan tetap hangat saat disantap.

Kawasan ICP Unaaha memang menjelma menjadi magnet baru bagi warga setempat. Bukan hanya tempat berkumpul, tetapi juga roda penggerak ekonomi kecil yang nyata. Rulianto, adalah salah satu bukti hidup bahwa lapangan kerja bisa diciptakan dari hal yang paling sederhana: seliter kacang rebus dan kerja keras yang tak kenal lelah. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gubernur Andi Sumangerukka Apresiasi Petani Koltim, Sumbang 16 Persen Pangan Sultra
Gubernur Sultra Pimpin Puncak Hari Ikan Nasional 2026 di Konawe, Ajak Warga Jadikan Ikan Menu Wajib Harian
Satu Paket Konawe, Abd Rahman Djuhasin Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif BIK Award 2026
Terobosan Konawe: Sinergi Kampung Nelayan Merah Putih Bawa Pulang BIK Award 2026
Bupati Konawe Tegaskan Pentingnya Profesionalisme ASN dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Sinergi Polri dan Gapoktan, Panen Raya Jagung di Wonggeduku Konawe Dukung Ketahanan Pangan
Konawe Akan Gelar Pameran Inovasi Daerah 2026, 436 Peserta Siap Unjuk Karya
Pesona Malam Minggu di ICP “Malioboro” Konawe, Rekreasi Keluarga dan Surga Kuliner UMKM
Berita ini 174 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 17:37 WITA

Gubernur Andi Sumangerukka Apresiasi Petani Koltim, Sumbang 16 Persen Pangan Sultra

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:48 WITA

Malam Minggu, Cuan Mengalir: Kisah Rulianto Jualan Kacang Rebus di ICP Unaaha

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Gubernur Sultra Pimpin Puncak Hari Ikan Nasional 2026 di Konawe, Ajak Warga Jadikan Ikan Menu Wajib Harian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:47 WITA

Satu Paket Konawe, Abd Rahman Djuhasin Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif BIK Award 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:07 WITA

Terobosan Konawe: Sinergi Kampung Nelayan Merah Putih Bawa Pulang BIK Award 2026

Berita Terbaru