Ketua Forum UKM-IKM Konawe Rita Harmasan Gas Pol! Gratiskan UMKM Lokal di Pekan Inovasi Daerah 2026, NIB Jadi Harga Mati

- Penulis

Kamis, 5 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Forum UKM-IKM Konawe, Rita Harmasan (tengah), memaparkan aturan main kepada puluhan pelaku usaha mikro di lokasi kegiatan MTQ Unaaha, Kamis (5/11/2026). (Sumber: Persada Kita.id)

Ketua Forum UKM-IKM Konawe, Rita Harmasan (tengah), memaparkan aturan main kepada puluhan pelaku usaha mikro di lokasi kegiatan MTQ Unaaha, Kamis (5/11/2026). (Sumber: Persada Kita.id)

“Apakah syaratnya? Ibu-ibu harus urus dan miliki NIB. Karena apa? Kita tidak bisa terdaftar di bank atau lembaga permodalan tanpa NIB. Apalagi kita mau diberikan bantuan pembinaan UMKM oleh pemerintah daerah. Kalau tidak ada syaratnya itu, otomatis tidak dapat,”

Konawe, PERSADA KITA.ID – Keluhan deretan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal terkait sulitnya mengakses aplikasi pendaftaran resmi panitia akhirnya berbuah manis. Ketua Forum UKM-IKM Konawe, Rita Harmasan, tegas mengambil alih kendali dengan memberikan jaminan kebebasan berjualan secara gratis di ajang bergengsi Pekan Inovasi Daerah 2026 yang akan dipusatkan di lokasi MTQ Unaaha, 11 November 2026 mendatang.

Antusiasme pelaku UMKM saat mendengarkan arahan dari pengurus forum terkait mekanisme undian (lot) booth jualan. (Sumber: Persada Kita.id)

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Rita Harmasan di hadapan puluhan pelaku usaha mikro kecil, Kamis (5/11/2026). Didampingi oleh sekretaris dan sejumlah anggota forum, ia tak ingin persoalan teknis aplikasi menjadi tembok penghalang bagi warga yang ingin mencari rezeki.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan lagi ada yang merasa dipilih-pilih atau dipersulit. Saya pastikan mereka bisa berjualan di lokasi, gratis tanpa biaya,” tegas Rita di hadapan para ibu-ibu pelaku UMKM.

Namun, di balik kebijakan pembebasan biaya sewa booth tersebut, Rita menarik garis tegas terkait legalitas. Ia mewajibkan seluruh pelaku usaha untuk mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB). Menurutnya, memiliki NIB adalah kelengkapan administrasi berusaha yang dijamin oleh negara sebagai tiket utama bagi usaha yang dirintis pengusaha UMKM yang tidak bisa ditawar.

Antusiasme pelaku UMKM saat mendengarkan arahan dari pengurus forum terkait mekanisme undian (lot) booth jualan. (Sumber: Persada Kita.id)

“Apakah syaratnya? Ibu-ibu harus urus dan miliki NIB. Karena apa? Kita tidak bisa terdaftar di bank atau lembaga permodalan tanpa NIB. Apalagi kita mau diberikan bantuan pembinaan UMKM oleh pemerintah daerah. Kalau tidak ada syaratnya itu, otomatis tidak dapat,” ujarnya dengan nada tegas.

Baca Juga:  Rawan Kecelakaan, Bupati Konawe Yusran Akbar Jawab Keluhan Warga dengan Perbaikan Jalan Poros Jalur Dua Arombu-Adipura

“Jangan lagi bilang, ‘Oh, Ibu tidak memberikan kita tempat untuk menjual, karena mungkin pilih kasih.’ Tidak! Urus izin NIB-nya, baru bisa bicarakan lebih lanjut, karena persyaratan utama berjualan dilokasi Pekan Inovasi ini harus ada NIB yang sudah lama dihimbau pemerintah daerah. Gratis lagi NIB itu,” tambahnya.

Foto bersama Ketua Forum UKM-IKM Konawe bersama puluhan pelaku UMKM dengan gaya menyilangkan tangan ke depan, simbol keseriusan dan kekompakan. (Sumber: Persada Kita.id)

Rita menegaskan, transparansi adalah kunci utama. Ia berkomitmen bahwa fasilitas yang disediakan forum UKM-IKM Konawe tidak akan disalahgunakan untuk mencari keuntungan pribadi maupun tindakan korupsi.

“Saya ketua Forum UKM-IKM di sini. Saya hanya ingin UMKM naik kelas, menjadi motor penggerak ekonomi di Kabupaten Konawe,” paparnya.

Guna menepis praktik kecurangan ulah calo di lapangan, Forum UKM-IKM Konawe memutuskan untuk menerapkan sistem undian atau lot. Penentuan titik jual akan dilakukan dalam kurun waktu satu hingga dua hari ke depan, paling cepa besok direalisasikan.

“Jangan sampai ada yang bawa orang lain, apalagi pakai sistem calo. Jangan sampai ambil lima bagian untuk dijual kembali ke penjual lain. Pokoknya, hanya pelaku usaha lokal yang diprioritaskan berjualan di sini,” ujar Rita menekankan aturan tata tertib.

Dengan adanya mekanisme undian ini, proses pembagian lokasi diharapkan berjalan cepat dan adil. “Ini murni untuk mempercepat proses. Kita samakan semuanya, tidak ada yang istimewa,” tutupnya. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KPK Cek Indikator Antikorupsi di Konawe, Bupati Yusran Akbar Paparkan Rahasia Ketahanan Pangan di Tengah Kemarau
Gurihnya Nasi Bakar Tri N, dari Hobi Masak hingga Cuan di Malam Minggu
Rilis IHK Oktober 2026, Konawe Deflasi 0,03 Persen, Tapi Inflasi Tahunan Melonjak Ekstrem ke 5,44 Persen
Gubernur Andi Sumangerukka Apresiasi Petani Koltim, Sumbang 16 Persen Pangan Sultra
Malam Minggu, Cuan Mengalir: Kisah Rulianto Jualan Kacang Rebus di ICP Unaaha
Gubernur Sultra Pimpin Puncak Hari Ikan Nasional 2026 di Konawe, Ajak Warga Jadikan Ikan Menu Wajib Harian
Satu Paket Konawe, Abd Rahman Djuhasin Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif BIK Award 2026
Terobosan Konawe: Sinergi Kampung Nelayan Merah Putih Bawa Pulang BIK Award 2026
Berita ini 122 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 11:39 WITA

Ketua Forum UKM-IKM Konawe Rita Harmasan Gas Pol! Gratiskan UMKM Lokal di Pekan Inovasi Daerah 2026, NIB Jadi Harga Mati

Rabu, 4 November 2026 - 11:29 WITA

KPK Cek Indikator Antikorupsi di Konawe, Bupati Yusran Akbar Paparkan Rahasia Ketahanan Pangan di Tengah Kemarau

Senin, 2 November 2026 - 20:05 WITA

Gurihnya Nasi Bakar Tri N, dari Hobi Masak hingga Cuan di Malam Minggu

Minggu, 1 November 2026 - 17:37 WITA

Gubernur Andi Sumangerukka Apresiasi Petani Koltim, Sumbang 16 Persen Pangan Sultra

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:48 WITA

Malam Minggu, Cuan Mengalir: Kisah Rulianto Jualan Kacang Rebus di ICP Unaaha

Berita Terbaru

Ibu Nadif (32) tengah sibuk menyiapkan bungkusan nasi bakar pesanan pembeli di lapaknya, kawasan ICP Unaaha, Senin (2/11/2026).

EKONOMI & BISNIS

Gurihnya Nasi Bakar Tri N, dari Hobi Masak hingga Cuan di Malam Minggu

Senin, 2 Nov 2026 - 20:05 WITA