Gantikan Abelisawa, Bupati Yusran Akbar Pilih Anggaberi untuk “Pusat” Benih Ikan, Ternyata Ini Alasannya

- Penulis

Selasa, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Ir. Muammar Makmur memaparkan analisis awal studi kelayakan BBI Anggabera. Kajian akademis yang komprehensif menjadi fondasi penting untuk memastikan proyek ini layak secara ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Dr. Ir. Muammar Makmur memaparkan analisis awal studi kelayakan BBI Anggabera. Kajian akademis yang komprehensif menjadi fondasi penting untuk memastikan proyek ini layak secara ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Dari Konawe untuk Sulawesi. Balai Benih Ikan di Anggaberi Didesain Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Konawe, PERSADA KITA.ID – Kabar gembira bagi sektor perikanan dan ketahanan pangan Konawe! Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe secara serius memacu laju pembangunan Balai Benih Ikan (BBI) strategis di Kecamatan Anggaberi.

Di bawah komando Bupati Yusran Akbar dan Wabup Syamsul Ibrahim, proyek yang selaras dengan program Astacita Presiden Prabowo Subianto ini bukan sekadar wacana. Buktinya, studi kelayakan telah dimulai dan lahan seluas 2,3 hektare telah “bersih” dari kendala pembebasan, siap menanti groundbreaking pembangunan pusat benih ikan modern yang akan jadi solusi tepat guna bagi ratusan pembudidaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Foto Bersada Usai Seminar: Kehadiran BBI Anggaberi diharapkan dapat memenuhi kebutuhan benih ikan berkualitas bagi ratusan pembudidaya seperti ini, menghemat biaya, dan mengurangi risiko kematian benih akibat pengiriman jarak jauh.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat ketahanan pangan dan sektor perikanan dengan percepatan pembangunan Balai Benih Ikan (BBI) di Kecamatan Anggaberi. Proyek strategis yang diinisiasi Bupati Yusran Akbar dan Wakil Bupati Syamsul Ibrahim ini telah memasuki tahap esensial: penyusunan studi kelayakan, menandai dimulainya langkah nyata menuju realisasi.

Seminar awal penyusunan studi kelayakan yang digelar di Aula Inspektorat Konawe, Senin (17/11/2025), menjadi titik awal yang krusial. Kerjasama erat antara Pemkab Konawe dan LPPM Universitas Halu Oleo (UHO) melalui MoU yang telah terjalin ini melibatkan seluruh OPD terkait, menunjukkan pendekatan yang komprehensif dan berbasis ilmiah.

Dr. Ir. Muammar Makmur, S.T., M.Eng, selaku Ketua Tenaga Ahli Studi Kelayakan, menegaskan bahwa proyek ini sedang dalam fase penting penyusunan studi pendahuluan. “Fokus kami sekarang adalah menyusun studi kelayakan sebagai landasan penting pembangunan infrastruktur,” jelasnya.

Studi yang mencakup analisis ekonomi, sosial, dan lingkungan ini dinilai sangat urgent. “Secara geografis, Konawe berada di tengah dan dikelilingi daerah-daerah penyokong. Ini menjadikan Konawe sangat potensial sebagai sentra pangan, termasuk perikanan,” tambah Muammar, menguatkan alasan strategis pemilihan lokasi.

Baca Juga:  Bupati Yusran Akbar Resmi Buka Job Fair Konawe 2026, 31 Perusahaan Sediakan Ratusan Loker

Tahap selanjutnya adalah seminar akhir kelayakan. Jika dinyatakan “Layak”, proses akan dilanjutkan dengan penyusunan Detail Engineering Design (DED) sebelum akhirnya menuju fase konstruksi.

Peta Rencana Kolam Retensi Perikanan: Foto peta sebagai ilustrasi grafis yang menunjukkan lokasi strategis Anggaberi di tengah-tengah Kabupaten Konawe untuk melayani pembudidaya ikan dari 28 kecamatan, menggantikan peran BBI Abelisawa yang sudah tidak optimal.

Anggaberi: Solusi Pengganti yang Lebih Strategis

Dari sisi teknis, Sahruddin, S.Pi., M.Si dari Dinas Perikanan Konawe mengungkapkan alasan mendasar dibalik pembangunan BBI baru. BBI lama di Abelisawa dinilai sudah tidak lagi memenuhi standar akibat kualitas air yang menurun.

“Pelaku usaha perikanan tersebar di 28 kecamatan se-Kabupaten Konawe. Anggaberi berada di posisi tengah, sehingga sangat strategis sebagai pusat pelayanan,” tegas Sahruddin.

Lokasi baru di Anggaberi memiliki keunggulan ganda. Suplai air yang stabil dari Irigasi Wawotobi dan Ameroro, serta potensi pengembangan menjadi destinasi wisata edukasi dan area retensi air. “Dampaknya akan meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mendorong munculnya pelaku usaha baru,” imbuhnya.

Angle terkuat dari proyek ini adalah kesiapan lahan dan dukungan penuh dari level bawah. Camat Anggaberi, Latif Surangga, SH, menyatakan dengan tegas, “Alhamdulillah, lahannya sudah dibebaskan dan ganti rugi kepada pemilik sudah diberikan… Jadi tidak ada kendala lagi.”

Pernyataan ini diamini oleh Lurah Anggaberi, Adnan, S.Sos. “Lahan yang disiapkan mencapai 2,3 hektare. Statusnya milik warga dan proses pembebasannya sudah berjalan.”

Kedua pernyataan ini menjadi sinyal sangat positif bahwa proyek BBI Anggaberi telah melalui hambatan terberat dalam banyak proyek pembangunan: pembebasan lahan. Masyarakat tidak hanya menerima, tetapi juga mendukung penuh karena melihat manfaat nyatanya, yaitu kemudahan mendapatkan benih ikan berkualitas tanpa harus membeli dari daerah lain yang berisiko tinggi.

Dengan sinergi segitiga yang solid antara Pemerintah Daerah, Akademisi (UHO), dan dukungan penuh masyarakat Anggaberi, BBI Anggaberi tidak lagi sekadar rencana di atas kertas, melainkan sebuah proyek strategis yang siap lepas landas untuk menggerakkan roda ekonomi dan ketahanan pangan Konawe. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Paripurna HUT ke-81 RI, Inflasi Terendah se-Sultra! Bupati Konawe: Ini Hasil Kerja Keras Kita Semua
BULOG Unaaha Salurkan 985 Ton Beras Bansos Sekaligus 3 Bulan, Jangkau 32.861 KPM di Konawe
Bupati Yusran Akbar Resmi Buka Job Fair Konawe 2026, 31 Perusahaan Sediakan Ratusan Loker
Polres Konawe Gelar Apel Siaga Bencana Terpadu, Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla dan Banjir
Bupati Yusran Akbar Beri Pembinaan Bagi 581 P3K Gelombang III: “Kalian Tulang Punggung Birokrasi Konawe!”
Evaluasi Kinerja Pemkab Konawe 2025, Bupati Yusran: Indeks Kepuasan Masyarakat Dianggap Baik dan Instruksikan Pacu Kinerja Pelayanan Optimal
Bupati Konawe Yusran Akbar Silaturahmi dengan Pedagang UMKM di Area ICP, Serap Aspirasi dan Nikmati Es Kelapa Muda
Bupati Yusran Akbar di HUT RI ke-81: “Sampah Bisa Jadi Berkah, Ini Peluang Kita!”
Berita ini 193 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:24 WITA

Paripurna HUT ke-81 RI, Inflasi Terendah se-Sultra! Bupati Konawe: Ini Hasil Kerja Keras Kita Semua

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:15 WITA

BULOG Unaaha Salurkan 985 Ton Beras Bansos Sekaligus 3 Bulan, Jangkau 32.861 KPM di Konawe

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:33 WITA

Bupati Yusran Akbar Resmi Buka Job Fair Konawe 2026, 31 Perusahaan Sediakan Ratusan Loker

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:06 WITA

Polres Konawe Gelar Apel Siaga Bencana Terpadu, Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla dan Banjir

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:30 WITA

Evaluasi Kinerja Pemkab Konawe 2025, Bupati Yusran: Indeks Kepuasan Masyarakat Dianggap Baik dan Instruksikan Pacu Kinerja Pelayanan Optimal

Berita Terbaru