Bamsoet Soroti Bencana Sumatera, Ajak Para Konglomerat dan Pengusaha KADIN Ikut “Bahu Membahu” Dukung Kebijakan Prabowo

- Penulis

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bambang Soesatyo (Bamsoet) memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (11/12/25), mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dan mengajak para konglomerat serta pengusaha KADIN Indonesia untuk bahu-membahu dalam pemulihan pascabencana di Sumatera.

Bambang Soesatyo (Bamsoet) memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (11/12/25), mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dan mengajak para konglomerat serta pengusaha KADIN Indonesia untuk bahu-membahu dalam pemulihan pascabencana di Sumatera.

“Bantuan dan rangkaian kebijakan itu adalah upaya awal Presiden memulihkan kepercayaan diri korban. Kehadiran beliau di lokasi dan kebijakan populisnya adalah pesan jelas: pemerintah hadir, warga tidak sendirian,”

Jakarta, PERSADA KITA.ID – Dalam langkah solidaritas nasional pascabencana alam dahsyat di Sumatera, Wakil Ketua Umum Partai Golkar yang juga mantan Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), mengeluarkan ajakan khusus dan mendesak kepada para konglomerat serta pengusaha anggota KADIN Indonesia. Ajakan ini untuk ikut serta secara konkret mendukung dan memperkuat kebijakan populis Presiden Prabowo Subianto dalam membantu puluhan ribu korban bencana.

Bamsoet menyatakan apresiasi dan dukungan penuhnya atas keputusan Presiden yang memberikan bantuan perbaikan rumah senilai Rp 60 juta per unit bagi warga terdampak, di samping kebijakan sebelumnya seperti penghapusan utang KUR bagi petani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bantuan dan rangkaian kebijakan itu adalah upaya awal Presiden memulihkan kepercayaan diri korban. Kehadiran beliau di lokasi dan kebijakan populisnya adalah pesan jelas: pemerintah hadir, warga tidak sendirian,” tegas Bamsoet di Jakarta, Kamis (11/12/25).

Namun, di balik dukungannya, Bamsoet yang juga Wakil Ketua Umum KADIN ini menyoroti skala kerusakan yang masif. Ia memaparkan data BNPB terbaru: 37.546 unit rumah rusak, dengan banyak di antaranya tertimbun lumpur setinggi dua meter, dan 902.545 orang masih mengungsi. “Sejumlah desa bahkan dilaporkan hilang tertimbun,” ujarnya.

Di sinilah Bamsoet menekankan bahwa beban pemulihan tidak boleh dipikul pemerintah sendirian. “Masalahnya bukan urusan sektoral. Pemulihan pasca bencana harus menjadi kerja kolektif. Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. Dunia usaha tidak boleh bergerak tanpa koordinasi. Partai politik juga harus memastikan dukungan kebijakan,” jelasnya dengan nada serius.

Baca Juga:  Gelora UKW Perdana di Konawe: Puluhan Wartawan Asah Mental Jelang Uji Kompetensi

Ia menegaskan, koordinasi lintas sektor—mulai dari distribusi logistik, perbaikan permukiman, hingga pemulihan infrastruktur dasar—harus berada dalam satu komando kebijakan yang terpadu untuk menghindari tumpang tindih.

Ajakan Khusus ke Konglomerat dan Pengusaha KADIN

Sebagai salah satu pimpinan KADIN, Bamsoet secara khusus menyerukan kepada kekuatan ekonomi nasional untuk turun tangan. “Saya mengajak para konglomerat dan pengusaha di KADIN Indonesia untuk ikut bahu-membahu, mengikuti langkah baik Presiden dalam membantu para korban,” ajaknya.

Ajakan ini bukan sekadar seruan filantropi, melainkan bagian dari strategi mitigasi risiko sosial-ekonomi jangka panjang. Bamsoet mengingatkan, sering kali korban selamat dari bencana fisik, tetapi kemudian “tenggelam” dalam kesulitan ekonomi. Negara, menurutnya, harus menjamin keberlanjutan hidup warga melalui dukungan psikososial, akses pembiayaan usaha, dan penguatan jaring pengaman sosial—di mana peran dunia usaha sangat krusial.

“Tanpa koordinasi dan kolaborasi erat antar pemangku kepentingan, upaya kita tidak akan efektif. Inilah saatnya seluruh elemen bangsa bersatu, tidak hanya untuk tanggap darurat, tetapi untuk membangun kembali kehidupan dan perekonomian warga Sumatera yang terdampak,” pungkas Bamsoet menutup wawancara eksklusif ini. (JM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dukung Digitalisasi Pajak, Bupati Yusran Akbar Bersama Kepala Daerah dari Berbagai Provinsi Teken Kerja Sama Replikasi SISGITA
Sentuhan Hj Hania di Sendang Mulyasari: Rumah Dilan, Solusi Olahan Sampah dan Pusat Keterampilan Warga
Bupati Konawe Tantang PKK, Rumah Dilan Bersahaja Jadi Jawabannya
Bupati KonaweYusran Akbar: Pertumbuhan 14,94% Bukti Nyata Keberhasilan Ekonomi Daerah
Delapan Bulan Beruntun! Konawe Jawara Inflasi Terendah Se-Sultra
Bupati Konawe Apresiasi Gotong Royong di Puncak Kemah Bakti dan Festival Bahari
Disdukcapil Konawe Jemput Bola di Festival Bahari, 226 Dokumen Kependudukan Terekam
Blusukan ke Stan UMKM, Bupati Yusran Akbar Pastikan Ekonomi Rakyat Tumbuh
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:06 WITA

Dukung Digitalisasi Pajak, Bupati Yusran Akbar Bersama Kepala Daerah dari Berbagai Provinsi Teken Kerja Sama Replikasi SISGITA

Kamis, 17 September 2026 - 16:30 WITA

Sentuhan Hj Hania di Sendang Mulyasari: Rumah Dilan, Solusi Olahan Sampah dan Pusat Keterampilan Warga

Kamis, 17 September 2026 - 14:11 WITA

Bupati Konawe Tantang PKK, Rumah Dilan Bersahaja Jadi Jawabannya

Senin, 7 September 2026 - 21:25 WITA

Bupati KonaweYusran Akbar: Pertumbuhan 14,94% Bukti Nyata Keberhasilan Ekonomi Daerah

Rabu, 2 September 2026 - 13:41 WITA

Delapan Bulan Beruntun! Konawe Jawara Inflasi Terendah Se-Sultra

Berita Terbaru

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, memberikan sambutan sekaligus meresmikan Rumah Dilan Bersahaja. Turut mendampingi, Ketua TP PKK Kabupaten Konawe.

EKONOMI & BISNIS

Bupati Konawe Tantang PKK, Rumah Dilan Bersahaja Jadi Jawabannya

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:11 WITA