Tidak Hanya Bansos! Bupati Yusran Akbar Pastikan Kesehatan Pengungsi Banjir Dawi-Dawi Terjaga dengan Posko Medis dan Fogging

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST (tengah berbaju putih) duduk bercengkerama dengan seorang lansia pengungsi banjir di Balai Desa Dawi-Dawi, Kecamatan Wonggeduku, Rabu (13/5/2026). Rombongan kepala OPD, Camat Wonggeduku dan Kapolsek turut mendampingi.

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST (tengah berbaju putih) duduk bercengkerama dengan seorang lansia pengungsi banjir di Balai Desa Dawi-Dawi, Kecamatan Wonggeduku, Rabu (13/5/2026). Rombongan kepala OPD, Camat Wonggeduku dan Kapolsek turut mendampingi.

“Prioritas utama selain makan adalah kesehatan. Saya perintahkan untuk segera melakukan fogging di area sekitar balai desa dan pemukiman warga. Jangan sampai pasca-banjir ini muncul wabah demam berdarah atau penyakit kulit lainnya. Pastikan tim medis siaga 24 jam, terutama untuk 16 balita dan 7 lansia itu,”

Konawe, PERSADA KITA.ID – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, turun langsung meninjau lokasi banjir di Kelurahan Dawi-Dawi, Kecamatan Wonggeduku, Rabu (13/5/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga yang mengungsi sejak Jumat (8/5/2026) terpenuhi, menyusul genangan air yang masih merendam pemukiman mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rombongan Bupati Yusran Akbar diterima langsung oleh Camat Wonggeduku, Edi Kurniawan, didampingi Kepala Desa Dawi-Dawi, Lidiawati, Kapolsek Wonggeduku, Ipda Harisman, SH, serta unsur Babinkamtibmas dari TNI. Rombongan Bupati terdiri dari sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tampak pula Kepala Cabang Bulog Unaaha, Hendra Dionisius.

Di Balai Desa Dawi-Dawi yang disulap menjadi tempat pengungsian, Bupati Yusran langsung bercekerama dengan warga yang duduk lesehan di atas terpal dan kasur tipis. Suasana haru terlihat saat bupati mendengarkan curahan hati para ibu yang menggendong balitanya.

Bupati Yusran Akbar berdiri di samping Posko Kesehatan Puskesmas Wonggeduku, sambil mendengarkan laporan dr. Tati mengenai keluhan warga seperti asam lambung dan anemia.

“Berapa banyak warga yang mengungsi di sini, Bu Desa?” tanya Bupati.

Kepala Desa Dawi-Dawi, Lidiawati, melaporkan data terkini di hadapan bupati. “Total warga dari 3 dusun yang mengungsi di balai desa ini sebanyak 29 Kepala Keluarga (KK), Pak. Terdiri dari 102 jiwa. Kami memiliki 16 balita dan 7 lansia. Secara keseluruhan, Desa Dawi-Dawi berjumlah 161 KK dengan 587 jiwa, namun sebagian memilih bertahan di rumah karena air berangsur surut,” lapor Lidiawati.

Baca Juga:  Kolaborasi Strategis di Harkitnas: PT SCM Routa Muo dan Universitas Lakidende Luncurkan Beasiswa Pendidikan untuk Generasi Muda Konawe

Mengetahui hal tersebut, Bupati Yusran Akbar segera menyerahkan paket bantuan kebutuhan pokok secara simbolis yang diterima oleh perwakilan warga. “Bantuan dari Pemda dan Bulog ini semoga meringankan. Jangan sungkan menyampaikan apa yang benar-benar dibutuhkan,” ujar Bupati.

Suasana penyerahan paket bantuan secara simbolis dari Bupati Konawe kepada perwakilan warga terdampak banjir.

Usai menyerahkan bantuan, rombongan bergeser ke Posko Medis yang didirikan oleh Puskesmas Wonggeduku. Dokter Tati, petugas yang berjaga, melaporkan sejumlah keluhan kesehatan dominan dari para pengungsi.

“Rata-rata warga mengeluh asam lambung kambuh karena pola makan yang tidak teratur dan stres, Pak. Ada juga beberapa kasus anemia, terutama pada ibu hamil dan remaja putri. Namun, keluhan paling mengganggu warga adalah gatal-gatal akibat gigitan nyamuk di tempat pengungsian,” jelas dr. Tati.

Mendengar laporan itu, ekspresi Bupati Yusran berubah serius. Ia langsung memberikan instruksi tegas kepada jajarannya. “Prioritas utama selain makan adalah kesehatan. Saya perintahkan untuk segera melakukan fogging di area sekitar balai desa dan pemukiman warga. Jangan sampai pasca-banjir ini muncul wabah demam berdarah atau penyakit kulit lainnya. Pastikan tim medis siaga 24 jam, terutama untuk 16 balita dan 7 lansia itu,” perintah Bupati.

Kunjungan ditutup dengan Bupati berjalan menyusuri genangan air yang mulai surut di pemukiman warga, menjanjikan perbaikan drainase dan bantuan normalisasi lingkungan dalam waktu dekat. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kemarau Panjang, BPBD Konawe Suplai Air Bersih Darurat ke Meluhu dan Muara Sampara
LIRA Konawe Dikukuhkan, Andi Ifitra Porondosi Pegang Mandat 2026-2031
Jumat Seru-Seruan di Dishub Konawe, ASN dan P3K Adu Bola Gotong hingga Lari Karung
SPPG Wonggeduku Bantah Isu Tikus, Sebut Bau Saat Sidak Berasal dari Pembersihan IPAL
Dukung Digitalisasi Pajak, Bupati Yusran Akbar Bersama Kepala Daerah dari Berbagai Provinsi Teken Kerja Sama Replikasi SISGITA
Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta
Perkuat Lini Lapangan, DP2KB Konawe Latih Kader IMP dan Penyuluh KB di 28 Kecamatan
Antisipasi Karhutla, Bupati Konawe Yusran Akbar Perintahkan Pemantauan Titik Rawan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 16:18 WITA

Kemarau Panjang, BPBD Konawe Suplai Air Bersih Darurat ke Meluhu dan Muara Sampara

Minggu, 27 September 2026 - 10:21 WITA

LIRA Konawe Dikukuhkan, Andi Ifitra Porondosi Pegang Mandat 2026-2031

Jumat, 25 September 2026 - 13:57 WITA

Jumat Seru-Seruan di Dishub Konawe, ASN dan P3K Adu Bola Gotong hingga Lari Karung

Jumat, 25 September 2026 - 11:42 WITA

SPPG Wonggeduku Bantah Isu Tikus, Sebut Bau Saat Sidak Berasal dari Pembersihan IPAL

Sabtu, 19 September 2026 - 21:44 WITA

Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta

Berita Terbaru