Dinkes Konawe Siaga Bencana: Cegah DBD dan ISPA, Sekolah Terdampak Langsung Diberi Intervensi Fogging

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Kesehatan Konawe, Yones, SE., MM (berdiri di tengah) mengawasi langsung tim Dinas Kesehatan melakukan foging di SMP Negeri 2 Wawotobi, Desa Analahumbuti, akibat ribuan nyamuk pasca banjir yang mengganggu proses belajar siswa, Selasa (12/5/2026).

Kadis Kesehatan Konawe, Yones, SE., MM (berdiri di tengah) mengawasi langsung tim Dinas Kesehatan melakukan foging di SMP Negeri 2 Wawotobi, Desa Analahumbuti, akibat ribuan nyamuk pasca banjir yang mengganggu proses belajar siswa, Selasa (12/5/2026).

“Kami bawa obat-obatan gratis, vitamin, dan juga melakukan skrining awal. Puskesmas wajib melaporkan kondisi warga setiap hari selama masa tanggap darurat ini,”

Konawe, PERSADA KITA.ID – Bencana banjir yang meluas di Kabupaten Konawe tidak hanya merendam rumah dan fasilitas umum, tetapi juga menyisakan ancaman penyakit serta gangguan lingkungan belajar. Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Dinas Kesehatan bergerak cepat dengan fokus pada layanan kesehatan preventif, termasuk intervensi di lingkungan sekolah.

Kadis Kesehatan Konawe, Yones, SE., MM (tengah memakai topi) mengecek langsung kondisi kesehatan warga saat monitoring banjir di Desa Waworaha, Selasa (12/5/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Konawe, Yones, SE., MM, sejak Jumat (8/5/2026) lalu, telah menyampaikan instruksi tegas usai memantau langsung beberapa titik banjir yang masih menunjukkan genangan air di pemukiman warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya perintahkan seluruh Puskesmas di 14 kecamatan yang terdampak untuk segera turun, lakukan pemeriksaan kesehatan secara aktif kepada warga. Jangan tunggu warga datang ke Puskesmas. Petugas harus menjemput bola,” ujar Yones kepada awak media di lokasi banjir di Desa Waworaha, Kecamatan Lambuya, Selasa (12/5/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun, banjir yang terjadi sejak akhir pekan lalu telah berdampak pada 1.818 jiwa yang tersebar di 575 kepala keluarga. Wilayah terdampak meliputi 14 kecamatan, dengan beberapa desa dan kelurahan di antaranya masih memiliki genangan air setinggi 30–70 sentimeter.

Menurut Yones, pemeriksaan kesehatan massal ini menyasar penyakit yang kerap muncul pasca banjir, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diare, penyakit kulit, serta demam berdarah dengue (DBD) akibat genangan air.

“Kami bawa obat-obatan gratis, vitamin, dan juga melakukan skrining awal. Puskesmas wajib melaporkan kondisi warga setiap hari selama masa tanggap darurat ini,” tegas pria yang akrab disapa Yones itu.

Petugas Puskesmas memeriksa kesehatan warga korban banjir di sela-sela genangan air. Pemeriksaan massal dilakukan untuk mencegah wabah penyakit pasca banjir di Kabupaten Konawe.

Monitoring yang dilakukan Yones bersama tim Dinas Kesehatan menyasar beberapa lokasi dengan risiko tinggi, termasuk Desa Waworaha di Kecamatan Lambuya. Dalam kunjungan tersebut, ia sempat mengecek langsung kondisi bayi dan lansia yang rentan jatuh sakit.

Baca Juga:  Gubernur Andi Sumangerukka Pimpin Upacara HUT ke-61 Sulawesi Tenggara

Di tengah rangkaian monitoring yang padat, Yones bersama tim kemudian menyambangi SMP Negeri 2 Wawotobi yang berlokasi di Desa Analahumbuti, Kecamatan Wawotobi. Sesampainya di lokasi, rombongan langsung disambuti keluhan dari para guru dan siswa akibat genangan air sisa banjir yang memicu perkembangbiakan nyamuk dalam jumlah luar biasa hingga mengganggu proses belajar mengajar.

Tanpa menunggu lama, Yones segera menginstruksikan tim Dinas Kesehatan untuk melakukan foging (pengasapan) di area sekolah.

“Selain pemeriksaan kesehatan untuk warga, kita juga responsif terhadap lingkungan pendidikan. Nyamuk ini tidak hanya mengganggu konsentrasi belajar anak, tapi juga berisiko menularkan demam berdarah. Makanya kita turunkan tim untuk foging hari ini,” ujar Yones di sela-sela pendampingan foging di halaman SMP Negeri 2 Wawotobi.

Para guru di SMP Negeri 2 Wawotobi yang turut mendampingi mengapresiasi langkah cepat Dinas Kesehatan. Menurutnya, sejak tiga hari terakhir, siswa kesulitan belajar karena ruang kelas dipenuhi nyamuk, bahkan beberapa siswa mengalami gigitan nyamuk hingga bengkak.

Tim Dinas Kesehatan Konawe menyelesaikan pengasapan di seluruh sudut sekolah, termasuk ruang kelas, halaman, dan area sekitar genangan air yang masih tersisa. Kegiatan foging akan diulang tiga hari berturut-turut untuk memastikan populasi nyamuk benar-benar terkendali.

“Nyamuk ini tidak hanya mengganggu konsentrasi belajar anak, tapi juga berisiko menularkan demam berdarah. Makanya kita turunkan tim untuk foging hari ini.” ungkap Yones.

Pemerintah Kabupaten Konawe saat ini juga berkoordinasi dengan BPBD dan institusi terkait untuk menyediakan air bersih serta memastikan akses menuju fasilitas kesehatan tidak terputus. Masyarakat terdampak diimbau segera melapor ke puskesmas terdekat jika mengalami keluhan. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dukung Digitalisasi Pajak, Bupati Yusran Akbar Bersama Kepala Daerah dari Berbagai Provinsi Teken Kerja Sama Replikasi SISGITA
Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta
Perkuat Lini Lapangan, DP2KB Konawe Latih Kader IMP dan Penyuluh KB di 28 Kecamatan
Antisipasi Karhutla, Bupati Konawe Yusran Akbar Perintahkan Pemantauan Titik Rawan
Bupati Konawe Tutup Orientasi PPPK, Sampaikan Pesan Penting untuk Peserta
Dinkes Konawe Gelar Sunatan Massal Puluhan Anak SD dan Cek Kesehatan Gratis di Kemah Bakti Kapoiala
7 Daerah Waspada, Gubernur Sultra Peringatkan Kesiapan Nyata
Dinas Perikanan Konawe Latih Wanita Nelayan di KNMP Sore Jaya
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:06 WITA

Dukung Digitalisasi Pajak, Bupati Yusran Akbar Bersama Kepala Daerah dari Berbagai Provinsi Teken Kerja Sama Replikasi SISGITA

Sabtu, 19 September 2026 - 21:44 WITA

Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta

Rabu, 2 September 2026 - 11:45 WITA

Antisipasi Karhutla, Bupati Konawe Yusran Akbar Perintahkan Pemantauan Titik Rawan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:03 WITA

Bupati Konawe Tutup Orientasi PPPK, Sampaikan Pesan Penting untuk Peserta

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:52 WITA

Dinkes Konawe Gelar Sunatan Massal Puluhan Anak SD dan Cek Kesehatan Gratis di Kemah Bakti Kapoiala

Berita Terbaru

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, memberikan sambutan sekaligus meresmikan Rumah Dilan Bersahaja. Turut mendampingi, Ketua TP PKK Kabupaten Konawe.

EKONOMI & BISNIS

Bupati Konawe Tantang PKK, Rumah Dilan Bersahaja Jadi Jawabannya

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:11 WITA