Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Kabanaran dan Empat Proyek Strategis, Bukti Komitmen Konektivitas Nasional

- Penulis

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Jembatan Kabanaran di Bantul, DIY, sebagai simbol dimulainya era konektivitas baru yang lebih lancar dan merata di seluruh Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Jembatan Kabanaran di Bantul, DIY, sebagai simbol dimulainya era konektivitas baru yang lebih lancar dan merata di seluruh Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto membuktikan komitmennya dalam pemerataan pembangunan dengan meresmikan lima proyek infrastruktur kunci sekaligus dari Yogyakarta. Aksi nyata ini diharapkan menjadi pemacu pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di berbagai daerah.

Bantul, PERSADA KITA.ID – Presiden Prabowo Subianto menunjukkan kelanjutan komitmen pemerintah dalam membangun infrastruktur nasional dengan meresmikan lima proyek konektivitas sekaligus dari Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (19/11/2025). Kelima proyek yang diresmikan secara hybrid ini tersebar dari Sumatera hingga Jawa, menandakan fokus pada pemerataan pembangunan.

Selain meresmikan Jembatan Kabanaran di lokasi utama, Presiden juga mengesahkan empat proyek lain, yaitu Underpass Gatot Subroto (Sumatera Utara), Jembatan Sungai Sambas Besar (Kalimantan Barat), Underpass Joglo Surakarta, dan Flyover Cangguk (Jawa Tengah).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pembangunan infrastruktur adalah fondasi utama untuk meningkatkan pemerataan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat,” tegas Presiden Prabowo dalam sambutannya.

Melalui teknologi hybrid, Presiden Prabowo sekaligus meresmikan empat proyek strategis lain dari Sumatera hingga Kalimantan, menunjukkan pemerataan pembangunan yang tidak terpusat hanya di Jawa.

Kepala Negara menekankan, kehadiran infrastruktur ini bukan sekadar simbol kemajuan fisik, melainkan investasi untuk menggerakkan roda perekonomian lokal. Jembatan dan jalan yang lancar akan mempercepat arus distribusi barang dan jasa, menekan biaya logistik, serta meningkatkan keselamatan berkendara bagi masyarakat.

Baca Juga:  Ini Bupati Harapan Kita!” Seru Ridwan Bae di Pendopo Bendung Wawotobi — Apa yang Dilakukan Yusran Akbar Sampai Dapat Pujian Langsung?

Peresmian kelima proyek ini diharapkan menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi di masing-masing daerah. Jembatan Kabanaran di Bantul, misalnya, tidak hanya menyelesaikan masalah kemacetan tapi juga membuka akses yang lebih luas ke kawasan potensial yang sebelumnya terhambat.

Sementara itu, proyek seperti Underpass Gatot Subroto dan Flyover Cangguk diharapkan dapat menjadi solusi permanen bagi persimpangan yang selama ini menjadi titik kemacetan kronis, sehingga menghemat waktu perjalanan dan bahan bakar.

Dukung Sektor Pariwisata

Lebih lanjut, Presiden Prabowo juga mengisyaratkan rencana komprehensif di balik pembangunan infrastruktur ini. Ia menyebut adanya rencana penataan kawasan, termasuk pembangunan fasilitas wisata dan akomodasi pendukung.

“Ini semua terintegrasi. Ketika akses sudah mudah, kita akan tingkatkan dengan menyediakan fasilitas wisata yang baik untuk menarik lebih banyak kunjungan wisatawan,” ujar Prabowo.

Langkah ini menunjukkan strategi pemerintah yang tidak hanya membangun “jalan” tapi juga memastikan bahwa jalan tersebut membawa masyarakat kepada kesejahteraan yang lebih nyata, melalui peningkatan aktivitas ekonomi dan pariwisata. JM

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Resmi Diluncurkan! Program E-Learning Nasional Jadi Kunci Penguatan Integritas ASN oleh MenPANRB dan KPK
Menkeu dan Mitra Tiongkok Perkuat Kerja Sama Pembiayaan Strategis
Demo GEMPAR di Konawe: Penambang Pasir Teriak Minta Solusi, Pemda Janji Bentuk Tim Percepatan
Pantauan Harga di Pasar Tutuwi Motaha: Minyak Goreng Turun, Sayuran Naik, Pedagang Prediksi Fluktuasi Berlanjut
Lemahnya Permintaan Emas Picu Penurunan HPE dan HR Emas pada Periode II Juni 2026
Sultra Ditunjuk BPS RI Jadi Lokasi Pencanangan SE2026, Ribuan Petugas Langsung Diterjunkan
Gerak Cepat Dukung Data Nasional, Bupati Konawe dan Istri Disensus Petugas BPS
Sensus Ekonomi 2026 di Konawe Mulai, Bupati: Data Akurat Kunci Turunkan Kemiskinan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:40 WITA

Resmi Diluncurkan! Program E-Learning Nasional Jadi Kunci Penguatan Integritas ASN oleh MenPANRB dan KPK

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:26 WITA

Menkeu dan Mitra Tiongkok Perkuat Kerja Sama Pembiayaan Strategis

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:26 WITA

Demo GEMPAR di Konawe: Penambang Pasir Teriak Minta Solusi, Pemda Janji Bentuk Tim Percepatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:46 WITA

Pantauan Harga di Pasar Tutuwi Motaha: Minyak Goreng Turun, Sayuran Naik, Pedagang Prediksi Fluktuasi Berlanjut

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:39 WITA

Lemahnya Permintaan Emas Picu Penurunan HPE dan HR Emas pada Periode II Juni 2026

Berita Terbaru