Prabowo Geram, Perintahkan Pembangunan 300 Ribu Jembatan: “Anak-anakku Sabar, Saya Sedang Bekerja!”

- Penulis

Sabtu, 29 November 2025 - 23:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dengan penuh emosi di Puncak Peringatan Hari Guru 2025, sambil menunjuk layar yang menayangkan kondisi memilukan anak-anak sekolah.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dengan penuh emosi di Puncak Peringatan Hari Guru 2025, sambil menunjuk layar yang menayangkan kondisi memilukan anak-anak sekolah.

Tekad Presiden Prabowo Subianto untuk membuka akses pendidikan bagi anak Indonesia di daerah terpental diwujudkan dengan langkah konkret dan mendesak. Menyaksikan video pilu anak-anak yang mempertaruhkan nyawa menyeberangi sungai deras hanya untuk bersekolah, Kepala Negara langsung mengumumkan pembentukan Satuan Tugas Khusus Darurat Jembatan dengan target membangun hingga 300 ribu jembatan di berbagai wilayah Indonesia, sebagai prioritas utama pemerintah yang harus diselesaikan dengan kerja nyata, bukan sekadar wacana.

Jakarta, PERSADA KITA.ID – Dalam momentum Puncak Peringatan Hari Guru Tahun 2025 di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat (28/11/2025), Presiden Prabowo Subianto tidak hanya menyampaikan ucapan terima kasih, tetapi juga menelurkan sebuah kebijakan strategis yang lahir dari kemarahan suci. Kebijakan itu adalah percepatan pembangunan jembatan di berbagai daerah terpencil sebagai prioritas utama untuk memastikan akses pendidikan yang aman bagi seluruh anak Indonesia.

Pemicunya adalah sebuah video dokumenter yang diputar dalam acara tersebut, memperlihatkan realitas pahit yang dialami anak-anak di pelosok negeri yang harus menyeberangi sungai deras setiap hari dengan pakaian basah kuyup demi mengejar cita-cita. Tayangan itu langsung menyentuh naluri Presiden.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini koruptor-koruptor. Lihat ini. Mereka ke sekolah basah, di sekolah mereka basah, pulang basah,” tegas Presiden Prabowo dengan nada geram, merujuk pada kondisi memilukan yang ditunjukkan dalam video.

Kepala Negara mengungkapkan, laporan-laporan langsung dari masyarakat melalui kanal digital telah membuka matanya mengenai kondisi infrastruktur pendidikan yang sangat memprihatinkan. Sebagai bentuk respons cepat dan tegas, Presiden langsung mengumumkan pembentukan Satuan Tugas Khusus Darurat Jembatan. Satgas ini akan memfokuskan diri pada pembangunan secara masif, dengan target awal hingga 300 ribu jembatan di berbagai wilayah Indonesia.

Dengan nada menghibur sekaligus penuh keyakinan, Presiden menyampaikan pesan kepada anak-anak Indonesia, “Anak-anakku sabar, saya sedang bekerja. Mudah-mudahan tahun depan semua jembatan bisa berdiri.”

Untuk merealisasikan target yang ambisius ini, Presiden Prabowo mengerahkan semua sumber daya negara. Ia memerintahkan keterlibatan menyeluruh, mulai dari kementerian terkait, perguruan tinggi, hingga aparat keamanan. Kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Presiden meminta mobilisasi massal mahasiswa teknik sipil untuk turun langsung ke lapangan membantu pembangunan. Sementara TNI dan Polri diperintahkan untuk memperkuat pengerjaan jembatan dengan mengerahkan pasukan dan logistiknya.

Presiden menegaskan, penyelesaian masalah jembatan ini adalah keharusan yang tidak bisa ditunda karena menyangkut keselamatan jiwa generasi penerus bangsa. Dalam pidatonya, ia juga menyampaikan pesan keras dan gamblang kepada para elite dan pengambil kebijakan di Jakarta.

“Hei elit-elit di Jakarta, hei kelompok orang pintar, lihat rakyatmu. Kita atasi itu tidak dengan wacana, tidak dengan teori, tidak dengan gagasan, tidak dengan hardik-menghardik, tidak dengan maki-memaki, tidak ngenyek. Kita harus atasi jembatan itu dengan kerja nyata, pikiran nyata,” tutur Presiden dengan semangat membara.

Langkah cepat dan perintah tegas Presiden Prabowo ini diharapkan dapat segera mengakhiri perjuangan berat ribuan anak Indonesia dalam menempuh pendidikan, mewujudkan janji negara untuk memberikan akses yang aman dan layak bagi masa depan mereka. JM

Berita Terkait

Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Penguatan Yudikatif & Langkah Tegas Negara: Ini Soal Survival 287 Juta Rakyat
Tidak Hanya Bansos! Bupati Yusran Akbar Pastikan Kesehatan Pengungsi Banjir Dawi-Dawi Terjaga dengan Posko Medis dan Fogging
Bupati Yusran Akbar Bersama Kepala BWS Wil IV Kendari Teken Berita Acara Hibah Lahan Eksklusif 7,39 hektar dari Pusat
Dinkes Konawe Siaga Bencana: Cegah DBD dan ISPA, Sekolah Terdampak Langsung Diberi Intervensi Fogging
Mentan Amran Tinjau Langsung Sawah Terdampak Banjir di Sultra, Bantuan Rp10 Miliar Disalurkan
Ideologi Pembangunan Prabowo Fokus Bangun Kemandirian di Tengah Pergolakan Dunia
Bukan Sekadar Seremoni! MoU Konawe-TASPEN Jadi Fondasi Baru Pelayanan ASN yang Adaptif dan Terpercaya
Abutment Jembatan Awuliti-Asaki Rusak Parah, Konawe Kerahkan Alat Berat Sebelum Putus Total
Berita ini 20 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:25 WITA

Wamen Nezar: Krisis Media Bukan Lagi Soal Bisnis, Tapi Cenderung Jadi Ancaman bagi Kualitas Informasi Publik

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:31 WITA

Forum Investasi Konawe 2026: Pemda, Pengusaha dan Perbankan Bersatu Dorong Ekonomi Produktif Konawe Bersahaja

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:36 WITA

Tidak Hanya Bansos! Bupati Yusran Akbar Pastikan Kesehatan Pengungsi Banjir Dawi-Dawi Terjaga dengan Posko Medis dan Fogging

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:28 WITA

Dinkes Konawe Siaga Bencana: Cegah DBD dan ISPA, Sekolah Terdampak Langsung Diberi Intervensi Fogging

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:51 WITA

Mentan Amran Tinjau Langsung Sawah Terdampak Banjir di Sultra, Bantuan Rp10 Miliar Disalurkan

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:18 WITA

Ideologi Pembangunan Prabowo Fokus Bangun Kemandirian di Tengah Pergolakan Dunia

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:55 WITA

Rotasi Besar di Polres Konawe: AKBP Noer Alam Lakukan Penyegaran Organisasi Lewat Sertijab

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:43 WITA

Bukan Sekadar Seremoni! MoU Konawe-TASPEN Jadi Fondasi Baru Pelayanan ASN yang Adaptif dan Terpercaya

Berita Terbaru