“Saya merasa bangga karena seluruh personel mampu menunjukkan kinerja terbaik, menjaga soliditas, serta menjunjung tinggi nama baik institusi Polri selama pelaksanaan pengamanan di wilayah Papua Tengah,”
Kendari, PERSADA KITA.ID – Sebanyak satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel Satuan Brimob Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) tiba di tanah air setelah menyelesaikan tugas mulia dalam Operasi Satgas Amole II Tahun 2025 di Papua. Kepulangan mereka disambut resmi dengan upacara militer di Mako Brimob Polda Sultra, Kendari, Jumat (15/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Upacara penyambutan dipimpin langsung oleh Wakapolda Sultra, Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum. Turut hadir Irwasda Polda Sultra Kombes Pol Johanes Pangihutan Siboro, S.H., S.I.K., M.H., para Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra, Dansat Brimob Kombes Pol Agus Setiawan, S.I.K., serta seluruh personel jajaran Sat Brimob Polda Sultra.
Selama bertugas di Papua, para personel Brimob Polda Sultra tersebut ditempatkan di bawah kendali BKO (Bawah Kendali Operasi) Polda Papua Tengah. Fokus utama penugasan adalah pengamanan salah satu Objek Vital Nasional (Obvitnas) strategis, yakni kawasan PT Freeport Indonesia.

Dalam amanatnya, Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Gidion Arif Setyawan menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang mendalam atas dedikasi seluruh personel. Ia menegaskan bahwa keberhasilan menuntaskan tugas di medan yang penuh tantangan ini merupakan bukti nyata profesionalisme dan disiplin tinggi Korps Brimob.
“Saya merasa bangga karena seluruh personel mampu menunjukkan kinerja terbaik, menjaga soliditas, serta menjunjung tinggi nama baik institusi Polri selama pelaksanaan pengamanan di wilayah Papua Tengah,” ujar Wakapolda.

Lebih lanjut, Wakapolda mengakui bahwa medan tugas di Papua memiliki kompleksitas tantangan yang luar biasa, mulai dari kondisi geografis yang berat hingga dinamika keamanan yang tidak menentu. Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut mampu dilewati dengan baik tanpa mencederai kepercayaan masyarakat maupun nama baik institusi.

Tak lupa, Brigjen Pol. Gidion juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga personel yang telah memberikan dukungan moril dan doa. Menurutnya, dukungan keluarga adalah pilar penting di balik ketangguhan para anggota di lapangan.
“Selamat kembali ke kesatuan. Jadikan pengalaman di Papua sebagai sarana pendewasaan diri dan penguatan jiwa korsa. Tetaplah jaga kesiapsiagaan menghadapi tantangan tugas di masa depan,” pesan Wakapolda menutup sambutannya.

















Tinggalkan Balasan