Pesona Malam Minggu di ICP “Malioboro” Konawe, Rekreasi Keluarga dan Surga Kuliner UMKM

- Penulis

Sabtu, 24 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mbak Ayu, pemilik Kedai Bakso Bakar, sedang mengolesi bumbu pada bakso yang akan dibakar di lapaknya di kawasan Inolobunggadue Central Park (ICP) Konawe, Sabtu (24/10/2026) malam. (Foto: Persada Kita)

Mbak Ayu, pemilik Kedai Bakso Bakar, sedang mengolesi bumbu pada bakso yang akan dibakar di lapaknya di kawasan Inolobunggadue Central Park (ICP) Konawe, Sabtu (24/10/2026) malam. (Foto: Persada Kita)

Kawasan Inolobunggadue Central Park (ICP) Konawe menjelma jadi “Malioboro” baru, magnet ekonomi UMKM dengan 100 lapak dan omzet ratusan juta per malam.

Konawe, PERSADA KITA.ID – Malam di Kawasan Inolobunggadue Central Park (ICP) Konawe, Sulawesi Tenggara, tak lagi sekadar gelap dan sunyi. Sejak beberapa tahun terakhir, kawasan yang kini dijuluki “Malioboro-nya” Konawe ini berubah menjadi lautan cahaya dan manusia. Sabtu (24/10/2026) malam, suasana semakin semarak. Lebih dari 100 lapak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berjajar rapi di bawah tenda-tenda biru dan merah, menyajikan aneka kuliner dan minuman yang menggoda selera.

Suasana malam di “Malioboro Konawe” yang dipadati pengunjung dan deretan lapak UMKM. (Foto: Persada Kita)

Dari kejauhan, kepulan asap dari arang bakaran dan wangi bumbu rempah langsung menyambut siapa saja yang datang. Area ini bukan lagi sekadar tempat jualan, melainkan telah bertransformasi menjadi ruang publik yang hidup. Keluarga-keluarga tampak duduk lesehan di atas tikar, menikmati hidangan, sementara kaum muda bersantai di kursi-kursi plastik hijau, bercengkerama hingga larut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ibu Asmina, penjual ayam bakar dan geprek, tengah membalik ayam di atas bara api di lapaknya di kawasan Inolobunggadue Central Park (ICP) Konawe, Sabtu (24/10/2026) malam. (Foto: Persada Kita)

Omzet Ratusan Juta dan Kisah Para Pelaku UMKM

Di balik hingar-bingar itu, denyut ekonomi berdetak kencang. Berdasarkan pantauan di lokasi, perputaran uang di kawasan ini diprediksi mencapai ratusan juta rupiah setiap malamnya, terutama pada akhir pekan. Salah satu magnetnya adalah lapak Ayam Bakar Deisya milik Asmina.

Asmina, seorang perempuan ramah berusia sekitar 40 tahun, adalah pelopor ayam geprek di kawasan tersebut. “Saya yang pertama jualan ayam geprek di sini, waktu itu belum seramai sekarang,” ujarnya sembari membalik ayam di atas bara api. Usahanya yang telah berjalan empat tahun itu kini menuai hasil manis. Pada malam Minggu, ia bisa menjual sekitar 300 porsi dengan pendapatan menembus Rp6 juta. “Alhamdulillah, malam biasa juga enggak kurang dari situ,” tambahnya.

Baca Juga:  Kilau Investasi Routa: PT SCM Gelontorkan Rp6,3 M, 136 Mahasiswa Raih Beasiswa, 45 Guru Tersenyum

Menu andalannya, seperti ayam geprek, ayam bakar, ayam goreng serundeng, dan hati ayam ungkep, selalu habis diserbu pembeli. Ia tinggal di Desa Asao, Kecamatan Tongauna sejauh 5 km dari lokasi, dan mengaku bersyukur atas ramainya kawasan wisata kuliner ini.

Ayu Penjual bakso bakar membolak balik bakso pesanan pembeli di tengah keramaian malam. (Foto: Persada Kita)

Tak jauh dari situ, Kedai Ayu juga tak kalah sibuk. Mbak Ayu, sapaan akrabnya, menawarkan spesialisasi bakso bakar yang unik. “Ada bakso bakar halus, urat, dan keju. Tapi malam ini keju habis, tinggal yang polos,” tuturnya sambil mengolesi kuas berisi bumbu ke atas bakso yang ditusuk. Satu biji bakso bakar dihargai Rp5.000. Selain bakso bakar, kedai ini juga menjual saraba, pisang goreng, dan pop ice, serta menerima pesanan.

Suasana malam di “Malioboro Konawe” yang dipadati pengunjung menikmati kuliner di lapak UMKM. (Foto: Persada Kita)

Rekreasi Keluarga dan Ruang Kreatif Kaum Muda

Kehadiran ICP Konawe bukan sekadar angin segar bagi pelaku UMKM, tetapi juga bagi masyarakat. Kawasan ini kini menjadi alternatif destinasi wisata malam yang murah meriah. Anak-anak terlihat berlarian, sementara para orang tua menikmati makanan di bawah lampu penerangan jalan yang artistik.

Aneka kuliner dan minuman tersedia di lebih dari 100 lapak UMKM di kawasan ICP Konawe. (Foto: Persada Kita)

Bagi kaum muda, “Malioboro Konawe” ini adalah tempat berkumpul yang ideal. Sambil menikmati bakso bakar atau secangkir minuman hangat, mereka berbincang dan bercanda, melepas penat setelah sepekan beraktivitas. Suasana akrab dan kekeluargaan sangat terasa, mencerminkan potensi besar ekonomi kerakyatan yang tumbuh dari bawah.

Pemerintah daerah diharapkan terus mendukung dan memfasilitasi perkembangan kawasan ini. Dengan pengelolaan yang baik, Inolobunggadue Central Park tidak hanya menjadi kebanggaan warga Konawe, tetapi juga mampu menjadi ikon wisata kuliner yang mendunia, sekaligus mengangkat derajat para pelaku UMKM lokal.
Laporan : Jems/Persada Kita.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jawab Kebutuhan Industri, Bupati Konawe Targetkan BLK Beroperasi Tahun 2027
Dinas Perikanan Konawe Monitor Progres KNMP Muara Sampara Capai 45,11 Persen
Dorong Akses Keuangan Inklusif, Bupati Konawe Yusran Akbar Ikuti Arahan Presiden di Rakornas TPAKD 2026
Dorong Ekonomi Pesisir, Dinas Perikanan Konawe Pantau Progres KNMP Sawapudo
Disparekraf Konawe Genjot Sektor Parawisata Siapkan UPTD Hingga Kalender Event Bulanan
Menteri Bahlil Minta Pemda dan PLN Data Desa Belum Berlistrik, Target Tuntas 2029-2030
Kemenperin Genjot Daya Saing Kaca Lembaran Nasional lewat TKDN 73,69%
Sidak Disperindag Konawe: Rokok Ilegal dan Produk Kedaluwarsa Jadi Sasaran
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:38 WITA

Pesona Malam Minggu di ICP “Malioboro” Konawe, Rekreasi Keluarga dan Surga Kuliner UMKM

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:26 WITA

Jawab Kebutuhan Industri, Bupati Konawe Targetkan BLK Beroperasi Tahun 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Dinas Perikanan Konawe Monitor Progres KNMP Muara Sampara Capai 45,11 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:39 WITA

Dorong Akses Keuangan Inklusif, Bupati Konawe Yusran Akbar Ikuti Arahan Presiden di Rakornas TPAKD 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:25 WITA

Dorong Ekonomi Pesisir, Dinas Perikanan Konawe Pantau Progres KNMP Sawapudo

Berita Terbaru

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempersiapkan tenaga kerja siap pakai melalui BLK Konawe.

EKONOMI & BISNIS

Jawab Kebutuhan Industri, Bupati Konawe Targetkan BLK Beroperasi Tahun 2027

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:26 WITA