Wakapolda Sulteng Minta Massa Aksi Bela Guru Tua Percayakan Proses Hukum ke Kepolisian

- Penulis

Sabtu, 12 April 2025 - 19:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Tengah, Brigjen Pol. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, menghadapi ribuan massa aksi Abnaul Khairaat yang berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Sulteng, Jumat (11/4/2025).

Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Tengah, Brigjen Pol. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, menghadapi ribuan massa aksi Abnaul Khairaat yang berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Sulteng, Jumat (11/4/2025).

“Polda Sulteng pasti akan menindaklanjuti laporan ini. Kami butuh waktu untuk mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi. Percayakan pada kami,”

PERSADA KITA.ID| Sulteng

Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Tengah, Brigjen Pol. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, menghadapi ribuan massa aksi Abnaul Khairaat yang berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Sulteng, Jumat (11/4/2025). Massa menuntut penangkapan Fuad Plered yang diduga melontarkan kata-kata penghinaan terhadap pendiri Alkhairaat, Al-Habib Idrus bin Salim Al-Jufri (Guru Tua).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasinya, Wakapolda Sulteng memastikan bahwa laporan dugaan penghinaan terhadap Guru Tua sedang diproses secara hukum.

“Polda Sulteng pasti akan menindaklanjuti laporan ini. Kami butuh waktu untuk mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi. Percayakan pada kami,” tegas Helmi di hadapan massa.

Ia mengaku prihatin dan geram atas pernyataan Fuad Plered yang memicu kemarahan warga, terutama keluarga besar Alkhairaat. Namun, ia meminta masyarakat bersabar dan tidak mengambil tindakan di luar hukum.

Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono, dalam siaran pers terpisah menyatakan bahwa kasus ini sedang dalam tahap penyelidikan. Beberapa langkah telah diambil, termasuk:
– Pemeriksaan 7 orang saksi.
– Pemanggilan ahli pidana, bahasa, ITE, dan agama untuk dimintai keterangan minggu depan.
– Penerapan Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45A UU ITE tentang ujaran kebencian.

“Kami pastikan proses hukum berjalan profesional dan transparan. Kami mohon masyarakat tetap tenang,” kata Djoko.

Aksi ini dipicu oleh beredarnya video kontroversial di media sosial, di mana Fuad Plered diduga menghina Guru Tua. Massa menuntut penanganan cepat dari kepolisian, mengingat besarnya penghormatan masyarakat Sulteng terhadap Alkhairaat.

Helmi, yang merupakan putra asli Banggai, Sulteng, menegaskan bahwa Polda tidak akan membiarkan penghinaan terhadap Guru Tua.

“Sebagai putra Sulteng, saya juga marah. Tapi hukum harus ditegakkan dengan prosedur yang benar. Kami jamin pelaku akan diproses,” tegasnya.

Baik Wakapolda maupun Kabid Humas meminta masyarakat, khususnya Abnaul Khairaat, untuk:
1. Menahan emosi dan tidak melakukan tindakan anarkis.
2. Mempercayai proses hukum yang sedang berjalan.
3. Tidak menyebar hoaks atau provokasi di media sosial.

Sejumlah tokoh Alkhairaat dan ulama setempat juga mengimbau massa untuk tetap tenang sambil mendorong kepolisian bekerja maksimal.

Berita Terkait

Rotasi Besar di Polres Konawe: AKBP Noer Alam Lakukan Penyegaran Organisasi Lewat Sertijab
Legalitas Lengkap, Tapi Kantor Dibakar Massa: PT RCP Beber Hal ini…
Manajemen PT RCP Tegaskan Penangkapan Arkan Dahrin Murni Masalah Hukum Personal
Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Konawe Intensifkan Sosialisasi di Ops Zebra Anoa
60 Kilogram Sabu di Donggala! Kapolda Baru Sulteng Langsung ‘Gedor’ Jaringan Malaysia—Ini Cerita di Balik Penangkapan Terbesar Sepanjang Sejarah!
Kapolda Sultra, Panen Jagung Bareng Petani: Simbol Kolaborasi Nyata untuk Ketahanan Pangan
Solidaritas di Tengah Badai: Polres & BPBD Konawe Bergerak Cepat Bantu Korban Puting Beliung
Kapolri Tegaskan Polisi Kawal Demonstrasi untuk Jamin Ketertiban, Bukan Batasi Hak
Berita ini 6 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:25 WITA

Wamen Nezar: Krisis Media Bukan Lagi Soal Bisnis, Tapi Cenderung Jadi Ancaman bagi Kualitas Informasi Publik

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:31 WITA

Forum Investasi Konawe 2026: Pemda, Pengusaha dan Perbankan Bersatu Dorong Ekonomi Produktif Konawe Bersahaja

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:36 WITA

Tidak Hanya Bansos! Bupati Yusran Akbar Pastikan Kesehatan Pengungsi Banjir Dawi-Dawi Terjaga dengan Posko Medis dan Fogging

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:28 WITA

Dinkes Konawe Siaga Bencana: Cegah DBD dan ISPA, Sekolah Terdampak Langsung Diberi Intervensi Fogging

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:51 WITA

Mentan Amran Tinjau Langsung Sawah Terdampak Banjir di Sultra, Bantuan Rp10 Miliar Disalurkan

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:18 WITA

Ideologi Pembangunan Prabowo Fokus Bangun Kemandirian di Tengah Pergolakan Dunia

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:55 WITA

Rotasi Besar di Polres Konawe: AKBP Noer Alam Lakukan Penyegaran Organisasi Lewat Sertijab

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:43 WITA

Bukan Sekadar Seremoni! MoU Konawe-TASPEN Jadi Fondasi Baru Pelayanan ASN yang Adaptif dan Terpercaya

Berita Terbaru