Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) menyerahkan bantuan renovasi sekolah senilai Rp4,1 miliar, ditambah total Rp2,2 miliar untuk beasiswa dan insentif guru. Sebuah momentum langka: di saat ada warga berunjuk rasa di gedung DPRD, tokoh masyarakat setempat justru bersuara nyaring mendukung investasi karena anak-anak mereka kini bisa kuliah.
UNAAHA, PERSADA KITA.ID — Wajah pendidikan di lingkar tambang Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, mengalami percepatan transformasi signifikan. Bukan karena kebijakan pemerintah semata, melainkan kontribusi partisipasi aktif dari PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang terstruktur.

Pada puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Sabtu (4/4/2026) lalu, suasana khidmat terasa berbeda di Lapangan Kantor Bupati Konawe. Dalam rangkaian upacara, Kepala Teknik Tambang PT SCM, Didik Fotunadi, secara simbolis menyerahkan bantuan renovasi fasilitas pendidikan kepada perwakilan guru SDN Wiwirano Atas (Desa Walandawe) dan SDN Lalomerui (Desa Lalomerui).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penyerahan itu disaksikan langsung oleh Bupati Konawe dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Bantuan yang diberikan bukanlah seremonial belaka. PT SCM mengucurkan dana segar Rp4,1 miliar untuk membangun rumah dinas guru, ruang komputer, serta kantin sehat di dua sekolah dasar tersebut.
“Ini adalah bentuk komitmen perusahaan terhadap masyarakat setempat. Kami tidak ingin kehadiran tambang hanya mengambil sumber daya alam, tetapi juga membangun sumber daya manusia,” tegas Didik Fotunadi kepada awak media usai upacara.

Bukan Hanya Fisik, Guru Honorer dan Mahasiswa Juga Tersentuh
Dalam wawancara door step eksklusif, Didik mengungkapkan bahwa program PPM PT SCM dirancang untuk menjawab akar masalah pendidikan di daerah terpencil: akses dan kesejahteraan tenaga pengajar.
Sejak tahun 2024, PT SCM telah menjalankan program insentif guru honorer. Dimulai hanya untuk 4 orang, program ini melesat hingga menjangkau 45 guru di berbagai jenjang pendidikan di Kecamatan Routa pada tahun 2026, dengan alokasi anggaran mencapai Rp737 juta.
“Kami menyadari, guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Jika mereka sejahtera, kualitas mengajar meningkat. Ini investasi jangka panjang,” tambah Didik.
136 Mahasiswa Kini Bisa Kuliah Berkat Beasiswa SCM
Yang paling membanggakan, menurut warga setempat, adalah program beasiswa. PT SCM menggelontorkan lebih dari Rp1,5 miliar selama periode 2024–2026 untuk pendidikan tinggi.
2024: 53 mahasiswa penerima.
2025: Program dikembangkan menjadi Beasiswa Prestasi, Bantuan Dana Pendidikan, dan Kerja Sama dengan Universitas Lakidende (Unilaki).
2026 (tahun ini): Jumlah melonjak drastis menjadi 136 mahasiswa yang tersebar di berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara, Makassar, dan kota lainnya di Indonesia.

Suara Warga: “Dulu Saya Hanya Tamatan SD”
Di tengah geliat investasi ini, muncul dinamika sosial yang menarik. Pada Selasa (07/04/2026), sekelompok warga melakukan unjuk rasa di Gedung DPRD. Namun, menariknya, tokoh masyarakat Kecamatan Routa, Darmon, hadir dalam aksi tersebut dengan nada yang berbeda.
Mengenakan jaket dan didampingi warga lainnya, Darmon menyampaikan orasi yang mengejutkan banyak pihak.
“Saya hanya tamatan SD. Dulu, tidak bisa melanjutkan sekolah karena akses dan biaya. Tapi sekarang? Anak-anak kami bisa kuliah. Ada beasiswa, ada ruang komputer. Saya bukan datang untuk membela perusahaan, tetapi untuk mendukung investasi karena kami merasakan manfaatnya,” tegas Darmon dengan lantang.
Pernyataan ini diamini oleh Taksir Unggahi, Kepala Desa Lalomerui. Dalam wawancara terpisah, ia mengonfirmasi bahwa masyarakat sudah merasakan dampak signifikan. “Di desa kami, sudah berdiri perumahan guru, laboratorium, dan kantin sehat. Program beasiswa untuk warga sudah berjalan beberapa tahun. Ini bukan isapan jempol,” ujarnya.

Bupati Konawe Beri Lampu Hijau
Kehadiran Bupati Konawe dalam upacara penyerahan bantuan menjadi sinyal kuat adanya sinergi antara pemerintah daerah dan korporasi. Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi langkah PT SCM yang tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga pada pembangunan sosial.
“Kolaborasi seperti ini adalah kunci pemerataan pendidikan. Kami berharap program ini menjadi contoh bagi perusahaan lain di Konawe agar tidak hanya mengambil, tetapi juga membangun,” pesan Bupati saat menyaksikan langsung penyerahan bantuan. JM
















