Pemerintah Kabupaten Konawe resmi mengoperasikan layanan Call Center 112 sebagai pintu darurat terpadu bagi masyarakat. Layanan yang di-launching langsung oleh Bupati Konawe ini beroperasi 24 jam nonstop dengan sistem shift tiga waktu, serta terintegrasi dengan seluruh layanan darurat seperti pemadam kebakaran, rumah sakit, dan kepolisian.
Konawe, PERSADA KITA.ID – Di tengah persiapan Kabupaten Konawe sebagai tuan rumah MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara, Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan kesiapan layanan Call Center 112. Layanan ini tidak hanya untuk mendukung kelancaran MTQ, tetapi juga menjadi sistem darurat terpadu bagi seluruh masyarakat Konawe.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kominfo Konawe, Drs. H. Akib Ras, M.Si, di sela-sela acara Uji Kompetensi Wartawan yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Konawe Angkatan I di Hotel Nugraha, Unaaha, Kabupaten Konawe, Senin (4/5/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Call center 112 ini sudah kita launching langsung oleh Bapak Bupati Konawe. Kami dari Diskominfo bersiaga 24 jam penuh,” ujar Akib Ras kepada awak media.
Jam Operasional 24 Jam dengan Sistem Shift
Akib Ras merinci bahwa layanan Call Center 112 beroperasi tanpa henti dengan sistem pembagian shift. Petugas dibagi dalam tiga waktu:
Shift 1: Pukul 08.00 – 16.00 WITA
Shift 2: Pukul 16.00 – 22.00 WITA
Shift 3: Pukul 22.00 – 08.00 WITA
“Jadi substansinya, kebutuhan masyarakat supaya bisa mengadu apa pun yang menjadi keluhan. Contoh, misalnya ada kebakaran atau pelayanan publik yang kurang bagus, bisa dilaporkan melalui call center 112,” jelasnya.
Waktu Respon Cepat, Langsung Terhubung ke Grup Darurat
Salah satu keunggulan layanan ini adalah kecepatan respons. Begitu menerima laporan, petugas call center langsung menghubungi unit terkait melalui grup koordinasi darurat.
“Begitu kita terima respon, langsung kita hubungi di grup. Misalnya kebakaran, otomatis kita hubungi pemadam kebakaran. Kalau ada yang butuh perawatan medis, kita hubungi rumah sakit,” terang Akib Ras.
Kendala Prank Call: Ada yang Telepon Sambil Ketawa
Meskipun layanan ini sangat dibutuhkan, Akib Ras mengakui bahwa pihaknya masih menghadapi kendala klasik, yakni prank call atau telepon iseng.
“Pengaduan banyak, tapi banyak juga yang prank. Mereka telepon sambil ketawa-ketawa bilang ada kebakaran, ada kecelakaan. Kami sudah tahu ciri-cirinya bahwa ini prank,” ungkapnya.
Namun demikian, pihaknya tetap melayani setiap panggilan masuk dengan profesionalisme.
Untuk memastikan kualitas layanan terus meningkat, Diskominfo Konawe melakukan evaluasi secara berkala. Bahkan, laporan bulanan disampaikan langsung kepada Bupati Konawe.
“Kami akan lapor setiap bulan ke Bupati. Berapa pengaduan prank yang kita terima, berapa yang beneran, berapa yang sudah kita tindak lanjuti, dan apakah sudah ditindaklanjuti oleh dinas yang bersangkutan,” jelas Akib Ras.
Bukan Program Daerah Biasa, Tapi Program Nasional dari Komdigi
Akib Ras menegaskan bahwa Call Center 112 di Konawe bukan sekadar program tiruan dari daerah lain, melainkan bagian dari program nasional Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI.
“Kita mengambil program dari Komdigi. Komdigi datang ke Konawe, memberikan pelatihan kepada kami tentang cara pengoperasian call center 112. Infrastruktur, sarana, maupun tenaga teknis sudah kami siapkan,” pungkasnya.
Layanan Gratis dan Bebas Pulsa
Akib Ras juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menggunakan layanan ini karena gratis dan bebas pulsa.
“Masyarakat cukup telepon 112. Tidak perlu bayar, tidak perlu punya pulsa. Laporkan jalan rusak, laporkan layanan jaringan yang kurang bagus, nanti kita teruskan ke Telkom atau dinas terkait. Harapan kami, masyarakat semakin paham dan memanfaatkan layanan ini dengan bijak,” tutupnya.
Dengan kehadiran Call Center 112, masyarakat Konawe kini memiliki saluran cepat, mudah, dan gratis untuk melaporkan berbagai kondisi darurat maupun keluhan pelayanan publik. Pemerintah pun memiliki data akurat untuk melakukan perbaikan secara terukur setiap bulannya. (JM)
















