“Tahun 2025 adalah fondasi awal pemerintahan kami. Ini bukan angka biasa, ini adalah penentu arah pembangunan Konawe untuk lima tahun ke depan,”
Konawe, PERSADA KITA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe menorehkan catatan kinerja impresif sepanjang Tahun Anggaran 2025. Capaian ini diresmikan melalui penyerahan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Konawe 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Konawe yang digelar khidmat, Selasa (31/3/2026). Dua indikator utama mengalami lonjakan: Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Pertumbuhan Ekonomi daerah.

Rapat paripurna yang berlangsung di gedung DPRD setempat itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, S.Pd, MM. Ia didampingi jajaran pimpinan, yaitu Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Ir. H. Majenuddin, M.Si, serta Ketua Komisi I Dedy, S.Si. Acara ini juga dihadiri oleh unsur Forkopimda, termasuk Wakapolres Konawe Kompol Hasruddin, SE, ME (mewakili Kapolres), Kejaksaan Negeri Konawe, serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena Bupati Konawe H. Yusran Akbar, ST berhalangan hadir, LKPJ tersebut dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Dr. Ferdinand Sapan. Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa penyampaian LKPJ bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan puncak akuntabilitas dan transparansi pemerintahan kepada rakyat.
“Tahun 2025 adalah fondasi awal pemerintahan kami. Ini bukan angka biasa, ini adalah penentu arah pembangunan Konawe untuk lima tahun ke depan,” ujar Ferdinand Sapan di hadapan para dewan.

Deretan Capaian Spektakuler Tahun 2025
Dari data yang diserahkan, pertumbuhan ekonomi Konawe melesat dari 11,82 persen di tahun 2024 menjadi 12,28 persen di tahun 2025. Sektor pertanian (terutama padi), industri pengolahan, dan perdagangan menjadi lokomotif utama perputaran uang di Bumi Anoa.
Sementara itu, dari sisi kualitas sumber daya manusia, IPM Konawe sukses naik dari 74,50 menjadi 75,09. Peningkatan ini didukung oleh:
Usia Harapan Hidup: 72,85 tahun → 73,04 tahun.
Harapan Lama Sekolah: 13,05 tahun → 13,11 tahun.
Rata-rata Lama Sekolah: 9,69 tahun → 9,80 tahun.
Pengeluaran Riil per Kapita: Rp11,415 juta → Rp11,763 juta.
Kemiskinan Tersisa 12,28%, Pengangguran Hanya 2,81%
Kabar baik juga datang dari sektor kesejahteraan sosial. Tingkat kemiskinan di Konawe berhasil ditekan signifikan dari 13,25 persen menjadi 12,28 persen. Ini berarti daya beli masyarakat semakin membaik.
Lebih menggembirakan lagi, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) meningkat menjadi 76,84 persen, dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) hanya berada di angka 2,81 persen. Angka ini jauh di bawah rata-rata nasional, menandakan bahwa penyerapan tenaga kerja berjalan optimal.

Konawe sebagai Lumbung Pangan Sultra
Sebagai daerah agraris, produksi gabah kering giling (GKG) melonjak dari 216.342 ton menjadi 241.504 ton. Produksi beras pun ikut terdongkrak dari 124.241 ton menjadi 138.691 ton, didukung perluasan lahan panen hingga 54.057 hektare. Inflasi daerah pun terjaga stabil di level 3,57 persen.
Meski gemilang, Pemkab Konawe mengakui masih ada pekerjaan rumah (PR), terutama dalam pemerataan infrastruktur dan transformasi ekonomi berbasis nilai tambah. Pemerintah berharap rekomendasi dari DPRD terhadap LKPJ ini menjadi koreksi konstruktif untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun depan.
















