Gus Ipul Paparkan Strategi Pengentasan Kemiskinan di Sumut Lewat DTSEN dan Sekolah Rakyat

- Penulis

Sabtu, 12 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kunjungan kerjanya Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Sumatera Utara (Sumut), Jumat (11/4/2025)

kunjungan kerjanya Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Sumatera Utara (Sumut), Jumat (11/4/2025)

“Kami tak ingin lagi ada tepuk tangan sendiri. Yang penting, rakyat merasakan manfaatnya,”

PERSADA KITA.ID| Medan

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan komitmen pemerintah dalam mengatasi kemiskinan melalui dua strategi utama: Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan Sekolah Rakyat. Hal ini disampaikan dalam kunjungan kerjanya di Sumatera Utara (Sumut), Jumat (11/4/2025), sebagai bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gus Ipul menjelaskan, DTSEN menjadi fondasi kebijakan penanggulangan kemiskinan dengan memastikan bantuan sosial (bansos) dan program pemberdayaan tepat sasaran. Data ini diintegrasikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan divalidasi berdasarkan standar Badan Pusat Statistik (BPS).

“Kami targetkan kelompok desil 1 dan 2 (miskin ekstrem dan rentan). Data ini akan diserahkan ke pemerintah daerah untuk intervensi terukur,” ujarnya di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut.

Ia mengkritik praktik lama yang sering kali terfragmentasi oleh ego sektoral, sehingga menghambat efektivitas program. “DTSEN harus jadi acuan bersama. Masyarakat juga bisa berkontribusi memutakhirkan data lewat aplikasi Cek Bansos atau jalur RT/RW,” tambahnya.

Selain pendekatan ekonomi, Gus Ipul menekankan pentingnya pendidikan melalui Sekolah Rakyat. Program ini dirancang untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak keluarga miskin, sekaligus mengurangi ketimpangan sosial.

Baca Juga:  Prabowo Geram, Perintahkan Pembangunan 300 Ribu Jembatan: "Anak-anakku Sabar, Saya Sedang Bekerja!"

“Alhamdulillah, Gubernur Sumut Bobby Nasution dan para bupati/wali kota mendukung penuh. Bahkan, sudah ada 20 kabupaten/kota yang mengajukan lokasi pembangunan,” ungkapnya.

Tahun ini, Sumut akan memulai operasional 4 Sekolah Rakyat, dengan lokasi di:
1. Sentra Kementerian Sosial (2 sekolah)
2. Kabupaten Tebing Tinggi (1 sekolah)
3. Aset Pemprov Sumut (1 sekolah, hasil revitalisasi).

Gus Ipul mengapresiasi capaian Sumut yang berhasil menekan angka kemiskinan di bawah rata-rata nasional. Namun, ia mengingatkan bahwa kemiskinan ekstrem masih menjadi pekerjaan rumah.

Gubernur Bobby Nasution menyatakan kesiapan daerahnya untuk bersinergi dengan pusat. “Sesuai arahan Presiden, kami ingin warga miskin bisa tersenyum, terutama melalui pendidikan yang layak,” tegas Bobby.

Kedua program ini membutuhkan sinergi multipihak, termasuk:
– Pemerintah daerah**: Memastikan DTSEN jadi basis kebijakan dan menyediakan infrastruktur Sekolah Rakyat.
– Masyarakat: Berpartisipasi dalam validasi data dan memantau implementasi program.
– Kemensos: Memperluas cakupan bansos berbasis DTSEN dan mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat.

“Kami tak ingin lagi ada tepuk tangan sendiri. Yang penting, rakyat merasakan manfaatnya,” pungkas Gus Ipul. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Tuntas: Bukan Siapa Siapa Juara, 62 Tim Berebut Rp15 Juta
Tarian Mondotambe dan Atraksi Tamalaki Meriahkan Pembukaan Porseni Kecamatan Anggaberi
Bukan Sekadar Juara! Kapolres Konawe Ungkap Makna di Balik Porseni HUT RI ke-81 Tongauna Utara
Pekan Olah Raga Kecamatan Routa, Kapolres Konawe: Kalah Menang di Lapangan, Persaudaraan Tetap Milik Kita Bersama
Bupati Yusran Akbar Beri Pembinaan Bagi 581 P3K Gelombang III: “Kalian Tulang Punggung Birokrasi Konawe!”
Igho Lagaligo Sabet Emas Kejurprov Taekwondo Sultra 2026, Bupati Yusran: Dia Salah Satu Putra Terbaik Konawe yang Miliki Talenta
Tancap Gas! Plt Ketua PWI Minut Deibby Malongkade Langsung Konsolidasi, Program 2026 Dimatangkan
JMSI Sultra keluarkan Surat Edaran: Tegaskan Larangan Pencatutan Nama Organisasi dan Ancam Sanksi Anggota Nakal
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 10:28 WITA

Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Tuntas: Bukan Siapa Siapa Juara, 62 Tim Berebut Rp15 Juta

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:07 WITA

Tarian Mondotambe dan Atraksi Tamalaki Meriahkan Pembukaan Porseni Kecamatan Anggaberi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:28 WITA

Bukan Sekadar Juara! Kapolres Konawe Ungkap Makna di Balik Porseni HUT RI ke-81 Tongauna Utara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:57 WITA

Pekan Olah Raga Kecamatan Routa, Kapolres Konawe: Kalah Menang di Lapangan, Persaudaraan Tetap Milik Kita Bersama

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:54 WITA

Bupati Yusran Akbar Beri Pembinaan Bagi 581 P3K Gelombang III: “Kalian Tulang Punggung Birokrasi Konawe!”

Berita Terbaru