Pendaftaran Lapak UMKM Pekan Inovasi Daerah Konawe 2026 Ditutup, NIB Jadi Syarat Mutlak

- Penulis

Jumat, 6 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Konawe, Marjuni Ma'mir SP MSi (kiri), memberikan arahan serta memantau langsung jalannya pendaftaran dan transparansi undian.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Konawe, Marjuni Ma'mir SP MSi (kiri), memberikan arahan serta memantau langsung jalannya pendaftaran dan transparansi undian.

Dengan sistem undian lot, kita juga memastikan tidak ada yang diabaikan, semua berjalan transparan dan adil.

Konawe, PERSADA KITA.ID – Menjelang pembukaan Pekan Inovasi Daerah Kabupaten Konawe 2026, antusiasme para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terbilang sangat tinggi. Terpantau pada Jumat (6/11/2026), pendaftaran lapak UMKM resmi ditutup.

Antusiasme warga dan pelaku usaha yang hadir langsung ke lokasi untuk menyaksikan proses verifikasi data dan pengundian lot lapak UMKM.

Meski pendaftaran telah ditutup, panitia memastikan sistem undian lot tetap diberlakukan untuk menentukan peserta yang berhak mengisi stan. Hal ini dilakukan karena jumlah pendaftar yang membludak, sementara kuota lapak yang disediakan telah tercukupi untuk 124 lapak stan penjualan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Forum UKM-IKM Konawe, Rasnawati SH, saat ditemui di lokasi kegiatan.

Sekretaris Forum UKM-IKM Konawe, Rasnawati SH (mengenakan masker), tengah memeriksa kelengkapan berkas pendaftaran pelaku UMKM, termasuk Nomor Induk Berusaha (NIB), di lokasi Pekan Inovasi Daerah Konawe 2026, Jumat (6/11/2026).

“Pendaftaran lapak UMKM sudah kita tutup hari ini. Karena animo peserta sangat luar biasa, sistem undian lot tetap kita berlakukan. Kuota kita mencukupi 124 lapak stan penjualan, sehingga undian ini menjadi cara yang adil untuk menentukan posisi dan peserta yang berhak mengisi stan,” ujar Rasnawati.

Suasana di lokasi pendaftaran yang dipusatkan di Posko Panitia UMKM tersebut terlihat sangat ramai. Puluhan pelaku UMKM tampak hadir memadati area meja registrasi untuk memantau langsung proses verifikasi data dan pengundian.

Perlu diketahui, proses pendaftaran jualan UMKM di kegiatan ini mutlak menyertakan Nomor Induk Berusaha (NIB). Kebijakan ini diterapkan guna memastikan bahwa seluruh pelaku usaha yang terlibat telah memiliki legalitas dan terdata secara resmi.

Baca Juga:  Bupati Konawe Apresiasi Kades Lalomboda Pelopori Kelengkeng: Ini Bukan Sekadar Panen, Ini Gerbang Ekonomi Baru untuk Masyarakat

Di tengah keramaian tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Konawe, Marjuni Ma’mir SP MSi, turut hadir memantau langsung perkembangan pendaftaran para pelaku usaha yang akan menempati lapak jualan.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Konawe, Marjuni Ma’mir SP MSi

Marjuni menyampaikan apresiasinya terhadap tingginya partisipasi masyarakat. Menurutnya, pendataan yang mewajibkan NIB serta sistem undian yang diterapkan merupakan bentuk transparansi, keadilan, dan upaya penguatan legalitas bagi seluruh pelaku UMKM.

“Kami dari Dinas Koperasi dan UMKM terus memantau langsung proses ini. Antusiasme yang tinggi ini adalah hal yang sangat positif. Kami pastikan syarat mutlak seperti kepemilikan NIB benar-benar dipenuhi agar usaha mereka naik kelas dan terdata dengan baik. Dengan sistem undian lot, kita juga memastikan tidak ada yang diabaikan, semua berjalan transparan dan adil. Kami berharap para peserta yang terpilih nanti bisa maksimal dalam menjajakan produk unggulannya di Pekan Inovasi Daerah,” ujar Marjuni saat memantau jalannya pendaftaran.

Dengan ditutupnya pendaftaran dan dilakukannya sistem undian, diharapkan seluruh pelaku UMKM yang terpilih dapat segera mempersiapkan produk unggulan mereka.

Pekan Inovasi Daerah Kabupaten Konawe 2026 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang promosi bagi para pelaku usaha lokal, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk menggerakkan perekonomian daerah serta memperkenalkan inovasi produk UMKM Konawe ke jangkauan yang lebih luas. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Menyongsong Pekan Inovasi Konawe: Sinergi Lintas Sektor, Panggung UMKM, Hingga Terobosan Pelayanan Publik
Jelang Pekan Inovasi Daerah: Dari Antrean Panjang Hingga Pelayanan Jemput Bola, Begini Cara Forum Konawe Layani UMKM
Ketua Forum UKM-IKM Konawe Rita Harmasan Gas Pol! Gratiskan UMKM Lokal di Pekan Inovasi Daerah 2026, NIB Jadi Harga Mati
KPK Apresiasi Komitmen Pemda Konawe, Desa Ahuawatu Dijadikan Percontohan Antikorupsi
KPK Cek Indikator Antikorupsi di Konawe, Bupati Yusran Akbar Paparkan Rahasia Ketahanan Pangan di Tengah Kemarau
Gurihnya Nasi Bakar Tri N, dari Hobi Masak hingga Cuan di Malam Minggu
Rilis IHK Oktober 2026, Konawe Deflasi 0,03 Persen, Tapi Inflasi Tahunan Melonjak Ekstrem ke 5,44 Persen
Gubernur Andi Sumangerukka Apresiasi Petani Koltim, Sumbang 16 Persen Pangan Sultra
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:38 WITA

Pendaftaran Lapak UMKM Pekan Inovasi Daerah Konawe 2026 Ditutup, NIB Jadi Syarat Mutlak

Jumat, 6 November 2026 - 15:10 WITA

Menyongsong Pekan Inovasi Konawe: Sinergi Lintas Sektor, Panggung UMKM, Hingga Terobosan Pelayanan Publik

Kamis, 5 November 2026 - 16:23 WITA

Jelang Pekan Inovasi Daerah: Dari Antrean Panjang Hingga Pelayanan Jemput Bola, Begini Cara Forum Konawe Layani UMKM

Rabu, 4 November 2026 - 19:16 WITA

KPK Apresiasi Komitmen Pemda Konawe, Desa Ahuawatu Dijadikan Percontohan Antikorupsi

Rabu, 4 November 2026 - 11:29 WITA

KPK Cek Indikator Antikorupsi di Konawe, Bupati Yusran Akbar Paparkan Rahasia Ketahanan Pangan di Tengah Kemarau

Berita Terbaru