Gerak Cepat Andi Tendri Rawe Lasandara Benahi Ketertinggalan Bapenda Konawe

- Penulis

Rabu, 17 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Bapenda Kabupaten Konawe, Andi Tendri Rawe Lasandara, memberikan arahan kepada seluruh jajaran pegawai dalam upaya mengejar target PAD yang tertinggal, Rabu (17/6/2026). Foto menunjukkan suasana rapat koordinasi di kantor Bapenda Konawe.

Plt Kepala Bapenda Kabupaten Konawe, Andi Tendri Rawe Lasandara, memberikan arahan kepada seluruh jajaran pegawai dalam upaya mengejar target PAD yang tertinggal, Rabu (17/6/2026). Foto menunjukkan suasana rapat koordinasi di kantor Bapenda Konawe.

Plt Kepala Bapenda Konawe Andi Tendri Rawe Lasandara gerakkan strategi baru kejar target PAD yang tertinggal melalui optimalisasi lapangan.

Konawe, PERSADA KITA.ID – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Konawe, Andi Tendri Rawe Lasandara, mengambil langkah strategis untuk mengejar ketertinggalan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masih jauh dari target tahun 2026.

Andi Tendri Rawe Lasandara menekankan pentingnya pegawai Bapenda untuk lebih aktif turun ke lapangan melakukan pendataan dan pengawasan objek pajak, bukan hanya bekerja di belakang meja.

Dalam arahan kepada seluruh jajaran Bapenda Konawe, Rabu (17/6/2026), Andi Tendri mengungkapkan bahwa realisasi PAD saat ini tertinggal signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi ini menuntut kerja keras dan perubahan pola kerja seluruh pegawai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jika kita melihat kondisi saat ini, jumlah PAD yang masuk masih jauh tertinggal dibandingkan tahun lalu. Oleh karena itu, saya menghimbau kepada seluruh teman-teman di Bapenda agar lebih semangat dan lebih maksimal dalam bekerja untuk mengejar target yang telah diberikan,” tegasnya.

Sebagai nahkoda baru di Bapenda Konawe, Andi Tendri segera menyusun formulasi strategis yang berfokus pada optimalisasi potensi pajak dan retribusi daerah. Langkah konkret yang diambil meliputi penguatan pengawasan terhadap objek-objek pendapatan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

Salah satu terobosan yang diambil adalah penugasan ASN dan PPPK di lingkungan Bapenda sesuai dengan domisili masing-masing. Strategi ini dirancang untuk mempercepat capaian target melalui sinergi dengan pemerintah kecamatan maupun desa.

Andi Tendri menekankan perbedaan fundamental karakteristik kerja Bapenda dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. Ia menginstruksikan agar pegawai lebih aktif turun ke lapangan untuk melakukan pendataan, pengawasan, penagihan, dan edukasi kepada wajib pajak.

Baca Juga:  Menlu Sugiono dan Menlu Thailand Pimpin Bersama Pertemuan Joint Commission Meeting ke-10, Sepakati Kemitraan Strategis

“Sekadar mengingatkan bahwa Bapenda berbeda dengan kantor lain. Kita bukan bagian pengarsipan. Pegawai Bapenda seharusnya lebih banyak berada di lapangan. Yang berada di ruangan hanyalah operator atau petugas yang sedang piket pada hari itu,” tegasnya dengan nada tegas.

Lebih lanjut, Andi Tendri mengingatkan bahwa ASN memiliki tanggung jawab besar sebagai pelayan publik. Kehadiran di kantor tidak cukup hanya untuk absensi, tetapi harus mampu menghadirkan inovasi dalam menjawab setiap tantangan sesuai tugas yang diberikan.

“ASN digaji oleh negara bukan sekadar datang absen lalu pulang. Tetapi bagaimana kita selalu berinovasi untuk menjawab setiap tantangan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan,” jelasnya.

Di akhir arahannya, Andi Tendri berharap seluruh pegawai Bapenda Konawe dapat memahami peran masing-masing serta membangun budaya kerja yang aktif, responsif, dan berorientasi pada pencapaian target pendapatan daerah.

“Target yang diberikan bukan hanya menjadi tanggung jawab pimpinan, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Dengan kerja keras, disiplin, dan kebersamaan, saya yakin target PAD Kabupaten Konawe dapat kita capai,” pungkasnya.

Dengan komitmen dan strategi baru ini, Bapenda Konawe optimistis mampu meningkatkan realisasi PAD serta memberikan kontribusi lebih besar terhadap pembangunan daerah. (JM)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Menuju MTQ XXXI Sultra di Konawe, Wabup Syamsul Ibrahim: Ini Tanggung Jawab Kita Bersama
Bupati Konawe Utara Resmi Luncurkan Paket Gizi untuk Cegah Stunting
DLH Konawe Turunkan 50 Personel Kolaborasi Bersama Ratusan ASN, Fokus Bersihkan 3 Titik Jelang MTQ XXXI Sultra
Resmi Diluncurkan! Program E-Learning Nasional Jadi Kunci Penguatan Integritas ASN oleh MenPANRB dan KPK
Demo GEMPAR di Konawe: Penambang Pasir Teriak Minta Solusi, Pemda Janji Bentuk Tim Percepatan
Pantauan Harga di Pasar Tutuwi Motaha: Minyak Goreng Turun, Sayuran Naik, Pedagang Prediksi Fluktuasi Berlanjut
Sultra Ditunjuk BPS RI Jadi Lokasi Pencanangan SE2026, Ribuan Petugas Langsung Diterjunkan
Bupati Konawe Panggil Seluruh OPD: Evaluasi Program, Kejar Target Pembangunan Daerah
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18 WITA

Menuju MTQ XXXI Sultra di Konawe, Wabup Syamsul Ibrahim: Ini Tanggung Jawab Kita Bersama

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:58 WITA

Bupati Konawe Utara Resmi Luncurkan Paket Gizi untuk Cegah Stunting

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:02 WITA

DLH Konawe Turunkan 50 Personel Kolaborasi Bersama Ratusan ASN, Fokus Bersihkan 3 Titik Jelang MTQ XXXI Sultra

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:34 WITA

Gerak Cepat Andi Tendri Rawe Lasandara Benahi Ketertinggalan Bapenda Konawe

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:40 WITA

Resmi Diluncurkan! Program E-Learning Nasional Jadi Kunci Penguatan Integritas ASN oleh MenPANRB dan KPK

Berita Terbaru