Plt Kepala Bapenda Konawe Andi Tendri Rawe Lasandara gerakkan strategi baru kejar target PAD yang tertinggal melalui optimalisasi lapangan.
Konawe, PERSADA KITA.ID – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Konawe, Andi Tendri Rawe Lasandara, mengambil langkah strategis untuk mengejar ketertinggalan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masih jauh dari target tahun 2026.

Dalam arahan kepada seluruh jajaran Bapenda Konawe, Rabu (17/6/2026), Andi Tendri mengungkapkan bahwa realisasi PAD saat ini tertinggal signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi ini menuntut kerja keras dan perubahan pola kerja seluruh pegawai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jika kita melihat kondisi saat ini, jumlah PAD yang masuk masih jauh tertinggal dibandingkan tahun lalu. Oleh karena itu, saya menghimbau kepada seluruh teman-teman di Bapenda agar lebih semangat dan lebih maksimal dalam bekerja untuk mengejar target yang telah diberikan,” tegasnya.

Sebagai nahkoda baru di Bapenda Konawe, Andi Tendri segera menyusun formulasi strategis yang berfokus pada optimalisasi potensi pajak dan retribusi daerah. Langkah konkret yang diambil meliputi penguatan pengawasan terhadap objek-objek pendapatan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.
Salah satu terobosan yang diambil adalah penugasan ASN dan PPPK di lingkungan Bapenda sesuai dengan domisili masing-masing. Strategi ini dirancang untuk mempercepat capaian target melalui sinergi dengan pemerintah kecamatan maupun desa.

Andi Tendri menekankan perbedaan fundamental karakteristik kerja Bapenda dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. Ia menginstruksikan agar pegawai lebih aktif turun ke lapangan untuk melakukan pendataan, pengawasan, penagihan, dan edukasi kepada wajib pajak.
“Sekadar mengingatkan bahwa Bapenda berbeda dengan kantor lain. Kita bukan bagian pengarsipan. Pegawai Bapenda seharusnya lebih banyak berada di lapangan. Yang berada di ruangan hanyalah operator atau petugas yang sedang piket pada hari itu,” tegasnya dengan nada tegas.
Lebih lanjut, Andi Tendri mengingatkan bahwa ASN memiliki tanggung jawab besar sebagai pelayan publik. Kehadiran di kantor tidak cukup hanya untuk absensi, tetapi harus mampu menghadirkan inovasi dalam menjawab setiap tantangan sesuai tugas yang diberikan.
“ASN digaji oleh negara bukan sekadar datang absen lalu pulang. Tetapi bagaimana kita selalu berinovasi untuk menjawab setiap tantangan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan,” jelasnya.
Di akhir arahannya, Andi Tendri berharap seluruh pegawai Bapenda Konawe dapat memahami peran masing-masing serta membangun budaya kerja yang aktif, responsif, dan berorientasi pada pencapaian target pendapatan daerah.
“Target yang diberikan bukan hanya menjadi tanggung jawab pimpinan, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Dengan kerja keras, disiplin, dan kebersamaan, saya yakin target PAD Kabupaten Konawe dapat kita capai,” pungkasnya.
Dengan komitmen dan strategi baru ini, Bapenda Konawe optimistis mampu meningkatkan realisasi PAD serta memberikan kontribusi lebih besar terhadap pembangunan daerah. (JM)
















