“Jadikan Konawe daerah yang dirindukan. Kalau datang, dia pergi, dia rindu lagi,”
Konawe, PERSADA KITA.ID – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar ST, secara resmi membuka kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2025 untuk Tenaga Kesehatan, Guru, dan Tenaga Teknis di Gedung Wekoila, Unaaha, Senin (27/7/2026).
Bupati Yusran Akbar dalam sambutannya yang penuh semangat, ia menekankan pentingnya integritas, etos kerja, dan peningkatan kompetensi bagi ribuan kader baru ini untuk mendukung visi besar pembangunan daerah .
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Kepala BKPSDM, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini diikuti oleh 2.910 peserta. Mereka terdiri dari 195 Tenaga Kesehatan, 239 Tenaga Guru, dan 2.476 Tenaga Teknis.
Orientasi ini digelar berdasarkan Peraturan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Nomor 15 Tahun 2020 dan Keputusan Kepala LAN Nomor 289/K.1/PDP.07/2022, dengan kurikulum yang mencakup pembelajaran mandiri melalui Massive Open Online Course (MOOC) dan pengenalan nilai-nilai etika instansi pemerintah .

Bupati Yusran Akbar menyampaikan tiga pesan utama kepada para peserta. Pertama, jaga integritas dan bekerja dengan jujur, utamanya bagi yang bertugas di sektor pelayanan publik seperti Puskesmas, PTSP, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, serta BLUD RSUD Konawe. Ia mengingatkan agar melayani tanpa pandang bulu dan mendahulukan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi. “Kerjakan apa yang diperintahkan pimpinan, kurangi mengeluh. Orang yang mengeluh adalah yang cenderung tidak mensyukuri nikmat,” tegasnya.
Kedua, ia mendorong para PPPK untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi melalui berbagai media, baik online, buku, maupun diskusi. “Kompetensi Bapak-Ibu tingkatkan terus agar bisa menyesuaikan dengan perkembangan,” ujarnya.

Pesan ketiga adalah mencintai daerah dan bekerja untuk pelayanan publik terbaik bagi warga Konawe. Ia juga mengingatkan bahwa kinerja PPPK akan dievaluasi setiap tahun dan kontrak dapat tidak dilanjutkan jika kinerja tidak sesuai atau aturan dilanggar, sehingga semangat kerja dipandang sangat krusial .

Terakhir, Bupati Yusran Akbar mengajak seluruh elemen untuk bersama membangun Konawe. Ia meminta semua OPD untuk memikirkan kebersihan kota dan memberikan contoh perilaku positif. “Jadikan Konawe daerah yang dirindukan. Kalau datang, dia pergi, dia rindu lagi,” pungkasnya, seraya menargetkan Konawe menjadi kota tujuan pada tahun 2030. “Mari kita bangun Konawe yang ramah, cantik, dan sejahtera,” tutupnya sebelum secara resmi pembukaan orientasi. JM
















