“Keberhasilan tidak semestinya hanya bergantung pada kebetulan, melainkan harus dibangun melalui perencanaan, persiapan, kerja keras, dan konsistensi. Kreativitas dan keberanian menghadirkan terobosan adalah kunci,”
KONAWE, PERSADA KITA.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe, Dr. Ferdinand, S.P., M.H., memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe, Senin (2/11/2026). Apel ini menjadi momentum penegasan komitmen seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan kinerja, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam menjalankan roda pemerintahan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Sekda Ferdinand menyoroti percepatan penyelesaian administrasi anggaran. Ia menegaskan agar Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bersama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) segera menuntaskan koreksi dan penyempurnaan dokumen APBD Perubahan. Percepatan ini krusial agar tahapan pembahasan anggaran berikutnya tidak tersendat dan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Jangan ada lagi keterlambatan. Seluruh perangkat daerah harus lebih tertib dalam menyampaikan dokumen perencanaan dan penganggaran,” tegas Sekda di hadapan para ASN.

Tidak hanya soal keuangan, Sekda juga meminta jajaran OPD meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai agenda kunjungan dan penilaian sepanjang November. Setiap perangkat daerah diinstruksikan melakukan evaluasi internal secara menyeluruh, mengidentifikasi kekurangan, serta segera menindaklanjuti aspek pelayanan yang masih butuh pembenahan, termasuk fasilitas pendidikan dan kesehatan.
Pada kesempatan tersebut, Sekda Ferdinand secara resmi mengumumkan rencana pembukaan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe. Pengumuman seleksi direncanakan mulai 3 November 2026 dengan total 14 jabatan yang akan diisi.

Ia mengajak para pejabat yang memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ruang menunjukkan kompetensi, pengalaman, dan kemampuan kepemimpinan. Para pimpinan OPD, khususnya pejabat eselon II dan pelaksana tugas, diminta tetap memastikan roda organisasi berjalan optimal selama proses seleksi berlangsung.
“Pengelolaan pekerjaan harus dilakukan secara efektif melalui pembagian tugas dan pendelegasian kewenangan yang tepat. Ini penting karena kita juga tengah mempersiapkan Pameran Inovasi Daerah 2026 yang membutuhkan keterlibatan seluruh perangkat daerah,” ujarnya.
Tiga Prinsip ASN: The Best, The First, The Different
Untuk mendongkrak kualitas aparatur, Sekda memotivasi ASN agar terus mengembangkan kemampuan melalui tiga prinsip utama, yakni menjadi yang terbaik (the best), menjadi yang pertama (the first), dan menjadi pribadi yang berbeda (the different). Ia menekankan bahwa aparatur tidak cukup hanya menjalankan rutinitas, tetapi harus mampu melahirkan gagasan dan inovasi untuk menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.
“Keberhasilan tidak semestinya hanya bergantung pada kebetulan, melainkan harus dibangun melalui perencanaan, persiapan, kerja keras, dan konsistensi. Kreativitas dan keberanian menghadirkan terobosan adalah kunci,” tegasnya.
Di akhir arahannya, Sekda Ferdinand memberikan apresiasi atas penataan wilayah Kabupaten Konawe yang mendapat tanggapan positif dari berbagai pihak. Namun, ia memberikan catatan tegas terkait kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan Gunung Nona yang masih ditemukan tumpukan sampah.
Ia menginstruksikan camat setempat bersama perangkat terkait untuk segera melakukan koordinasi dan penanganan cepat. “Kebersihan lingkungan harus tetap terjaga. Jangan sampai hal ini mencoreng citra Konawe yang Bersahaja,” pungkasnya.
Melalui apel ini, seluruh ASN diharapkan memperkuat koordinasi, meningkatkan disiplin, dan menjaga komitmen untuk menyukseskan setiap agenda pembangunan daerah. (JM)
















