Gubernur Sultra Pimpin Puncak Hari Ikan Nasional 2026 di Konawe, Ajak Warga Jadikan Ikan Menu Wajib Harian

- Penulis

Sabtu, 31 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sultra, H. Andi Sumangerukka, memberikan arahan strategis kepada jajaran pejabat Pemprov Sultra dan Pemkab Konawe terkait implementasi Perpres No. 74 Tahun 2026 tentang Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

Gubernur Sultra, H. Andi Sumangerukka, memberikan arahan strategis kepada jajaran pejabat Pemprov Sultra dan Pemkab Konawe terkait implementasi Perpres No. 74 Tahun 2026 tentang Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

Mari kita jadikan makan ikan sebagai budaya sehari-hari di Bumi Anoa,”

 

Konawe, PERSADA KITA.ID – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), H. Andi Sumangerukka, secara resmi memimpin puncak peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) Tahun 2026. Mengusung semangat baru, peringatan kali ini dipusatkan di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Sorue Jaya, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sabtu (31/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Sulawesi Tenggara, H. Andi Sumangerukka (tengah), meninjau langsung kualitas ikan tuna hasil tangkapan nelayan di fasilitas cold storage, Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya, Sabtu (31/10/2026).

Kehadiran Gubernur Andi Sumangerukka didampingi langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Dr. Ferdinand, beserta jajaran pejabat Pemprov Sultra dan Pemda Konawe. Acara ini menjadi bukti nyata sinergisitas pemerintah pusat dan daerah dalam mengawal program nasional.

Sekda Konawe, Dr. Ferdinand (kiri), meninjau langsung kualitas ikan tuna hasil tangkapan nelayan di fasilitas cold storage, Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya, Sabtu (31/10/2026).

Peringatan Hari Ikan Nasional tahun ini bukan sekadar seremonial. Pemerintah menegaskan komitmennya dalam mengawal pelaksanaan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang kini memiliki payung hukum melalui Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2026.

Regulasi ini menargetkan percepatan pemenuhan gizi masyarakat, pemerataan konsumsi ikan, serta penguatan ekonomi nasional melalui sektor kelautan dan perikanan.

Gubernur Sultra, H. Andi Sumangerukka

Dalam arahannya, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa kekayaan sumber daya laut Sultra harus dimanfaatkan secara optimal untuk kesehatan dan kecerdasan generasi penerus.

“Kampung Nelayan Merah Putih ini adalah simbol kita. Ikan bukan hanya komoditas ekonomi, tetapi kunci utama dalam memerangi stunting dan mewujudkan kedaulatan pangan. Mari kita jadikan makan ikan sebagai budaya sehari-hari di Bumi Anoa,” tegas Gubernur Andi Sumangerukka di hadapan masyarakat nelayan dan tamu undangan.

Baca Juga:  Bukan Cuma Angka: Inflasi Konawe 1,81%, Tagihan Listrik & Air Jadi Pemicu Utama

Mengacu pada Perpres No. 74 Tahun 2026, kebijakan strategis Gemarikan tidak hanya berfokus pada peningkatan minat konsumsi, tetapi juga menjamin penyediaan ikan yang bermutu dan aman dikonsumsi.

Hal ini mencakup pengelolaan produksi perikanan tangkap dan budi daya yang berkelanjutan, serta pemberian kemudahan akses distribusi dan pemasaran hasil perikanan.

Sekda Konawe, Dr. Ferdinand (kiri),

Senada dengan Gubernur, Sekda Konawe Dr. Ferdinand menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung penuh program ini.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan untuk memastikan ketersediaan pasokan ikan yang sehat dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat Konawe dan Sultra pada umumnya.

Kegiatan yang berlangsung penuh antusiasme ini juga diwarnai dengan peninjauan fasilitas rantai dingin (cold storage) oleh Gubernur Sultra bersama sejumlah pejabat daerah. Fasilitas ini menjadi bukti nyata dari amanat Perpres untuk melakukan penguatan prasarana dan sarana penanganan hasil perikanan guna menjaga kualitas dan mutu ikan sebelum sampai ke konsumen.

Dengan adanya regulasi baru ini, diharapkan target penurunan angka stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Tenggara dapat segera terwujud melalui asupan protein hewani yang berlimpah dari hasil laut. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Satu Paket Konawe, Abd Rahman Djuhasin Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif BIK Award 2026
Terobosan Konawe: Sinergi Kampung Nelayan Merah Putih Bawa Pulang BIK Award 2026
Bupati Konawe Tegaskan Pentingnya Profesionalisme ASN dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Sinergi Polri dan Gapoktan, Panen Raya Jagung di Wonggeduku Konawe Dukung Ketahanan Pangan
Konawe Akan Gelar Pameran Inovasi Daerah 2026, 436 Peserta Siap Unjuk Karya
Pesona Malam Minggu di ICP “Malioboro” Konawe, Rekreasi Keluarga dan Surga Kuliner UMKM
Jawab Kebutuhan Industri, Bupati Konawe Targetkan BLK Beroperasi Tahun 2027
Dinas Perikanan Konawe Monitor Progres KNMP Muara Sampara Capai 45,11 Persen
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Gubernur Sultra Pimpin Puncak Hari Ikan Nasional 2026 di Konawe, Ajak Warga Jadikan Ikan Menu Wajib Harian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:47 WITA

Satu Paket Konawe, Abd Rahman Djuhasin Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif BIK Award 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:07 WITA

Terobosan Konawe: Sinergi Kampung Nelayan Merah Putih Bawa Pulang BIK Award 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:44 WITA

Bupati Konawe Tegaskan Pentingnya Profesionalisme ASN dalam Pengadaan Barang dan Jasa

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:47 WITA

Sinergi Polri dan Gapoktan, Panen Raya Jagung di Wonggeduku Konawe Dukung Ketahanan Pangan

Berita Terbaru