Wamen PKP Minta Kepala Daerah Data Kebutuhan Rumah, Fokus Bangun Vertikal di Kota dan Revitalisasi di Desa

- Penulis

Selasa, 29 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) Fahri Hamzah meminta kepala daerah se-Indonesia mendata kebutuhan rumah di wilayah masing-masing, termasuk jumlah rumah tidak layak huni. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Teknis Perumahan Perdesaan di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa (29/4/2025).

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) Fahri Hamzah meminta kepala daerah se-Indonesia mendata kebutuhan rumah di wilayah masing-masing, termasuk jumlah rumah tidak layak huni. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Teknis Perumahan Perdesaan di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa (29/4/2025).

“Sekali lagi, di desa pelibatan Koperasi dan BUMDes menjadi kunci. Presiden bahkan meminta pembentukan 80 ribu koperasi,”

PERSADA KITA.ID | JAKARTA – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) Fahri Hamzah meminta kepala daerah se-Indonesia mendata kebutuhan rumah di wilayah masing-masing, termasuk jumlah rumah tidak layak huni. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Teknis Perumahan Perdesaan di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa (29/4/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fahri menegaskan, pemerintah akan membangun rumah vertikal di perkotaan untuk mengatasi keterbatasan lahan. Sementara di pedesaan, fokusnya pada renovasi rumah dengan melibatkan Koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Sekali lagi, di desa pelibatan Koperasi dan BUMDes menjadi kunci. Presiden bahkan meminta pembentukan 80 ribu koperasi,” ujarnya.

Baca Juga:  Menuju MTQ XXXI Sultra 2026, Konawe Latih Ratusan Petugas di 12 Cabang Lomba Sekaligus

Rapat ini bertujuan memperkuat sinergi pusat-daerah dan mitra pembangunan guna mendukung Program Tiga Juta Rumah dalam ASTA CITA pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran. Selain itu, kegiatan ini juga untuk menyamakan persepsi peran Kementerian PKP sebagai regulator, fasilitator, dan eksekutor dalam penyediaan perumahan.

Fahri menekankan, kolaborasi solid antara pemerintah pusat, daerah, dan pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

“Melalui rapat ini, kami harap tercipta kebijakan dan aksi konkret yang operasional, sistematis, serta berkeadilan untuk menangani backlog perumahan di seluruh Indonesia,” pungkasnya. (JM)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Resmi Diluncurkan! Program E-Learning Nasional Jadi Kunci Penguatan Integritas ASN oleh MenPANRB dan KPK
Lemahnya Permintaan Emas Picu Penurunan HPE dan HR Emas pada Periode II Juni 2026
Wamendagri RI Tiba di Sultra, Disambut Pengalungan Tenun Adat Tolaki Oleh Bupati Konawe Yusran Akbar
Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Penguatan Yudikatif & Langkah Tegas Negara: Ini Soal Survival 287 Juta Rakyat
Ideologi Pembangunan Prabowo Fokus Bangun Kemandirian di Tengah Pergolakan Dunia
Lawan Korupsi Desa, Mendagri Andalkan ABPEDNAS: “Mekanisme Pengawasan dari Bawah Lebih Penting”
Bamsoet Soroti Bencana Sumatera, Ajak Para Konglomerat dan Pengusaha KADIN Ikut “Bahu Membahu” Dukung Kebijakan Prabowo
Prabowo Geram, Perintahkan Pembangunan 300 Ribu Jembatan: “Anak-anakku Sabar, Saya Sedang Bekerja!”
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:40 WITA

Resmi Diluncurkan! Program E-Learning Nasional Jadi Kunci Penguatan Integritas ASN oleh MenPANRB dan KPK

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:39 WITA

Lemahnya Permintaan Emas Picu Penurunan HPE dan HR Emas pada Periode II Juni 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:02 WITA

Wamendagri RI Tiba di Sultra, Disambut Pengalungan Tenun Adat Tolaki Oleh Bupati Konawe Yusran Akbar

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:51 WITA

Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Penguatan Yudikatif & Langkah Tegas Negara: Ini Soal Survival 287 Juta Rakyat

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:18 WITA

Ideologi Pembangunan Prabowo Fokus Bangun Kemandirian di Tengah Pergolakan Dunia

Berita Terbaru