Bamsoet Dorong Eksportir Indonesia Cari Pasar Baru Atasi Dampak Bea Masuk 32% dari Amerika Serikat

- Penulis

Kamis, 10 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia sekaligus anggota DPR RI Bambang Soesatyo menghimbau semua pihak untuk proporsional menyikapi dampak pembebanan bea masuk oleh Amerika Serikat terhadap produk ekpor Indonesia, Jakarta, Rabu (8/4/25).

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia sekaligus anggota DPR RI Bambang Soesatyo menghimbau semua pihak untuk proporsional menyikapi dampak pembebanan bea masuk oleh Amerika Serikat terhadap produk ekpor Indonesia, Jakarta, Rabu (8/4/25).

“Untuk menjaga produktivitas industri dalam negeri, KADIN Indonesia akan memperkuat kerja sama dengan para pelaku ekspor untuk memetakan peluang baru dan membuka jalur ekspor ke negara-negara lain. Dengan langkah ini, Indonesia tidak hanya mampu menghadapi tantangan proteksionisme Amerika Serikat, tetapi juga memperluas jejaring perdagangan global secara lebih berkelanjutan,”

 

JAKARTA – PERSADA KITA.ID|
Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia sekaligus anggota DPR RI Bambang Soesatyo menghimbau semua pihak untuk proporsional menyikapi dampak pembebanan bea masuk oleh Amerika Serikat terhadap produk ekpor Indonesia. Peningkatan bea masuk produk ekspor Indonesia ke pasar Amerika Serikat sudah diantisipasi oleh KADIN Indonesia. KADIN pun sepakat dan mendukung saran Presiden Prabowo Subianto untuk mencari dan menjajaki pasar baru sebagai tujuan ekspor Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dampak pembebanan bea masuk 32 persen untuk produk ekspor Indonesia ke pasar Amerika Serikat tidak signifikan. Bahkan, dampak peningkatan bea masuk ke pasar Amerika Serikat itu bisa diminimalisir dengan mencari tujuan pasar ekspor yang baru. Meninggalkan pasar Amerika Serikat menjadi strategi paling elegan mengerdilkan intimidasi Presiden AS Donald Trump terhadap mekanisme perdagangan global,” ujar Bamsoet di Jakarta, Rabu (8/4/25).

Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, jika berpijak pada nilai ekspor Indonesia ke Amerika Serikat, dampak menghindari pasar Amerika Serikat untuk sementara tidak terlalu signifikan. Selama ini, ekspor Indonesia ke pasar Amerika Serikat meliputi mesin, peralatan listrik, produk garmen, lemak, minyak nabati hingga alas kaki.

Baca Juga:  Bupati Konawe Apresiasi Kades Lalomboda Pelopori Kelengkeng: Ini Bukan Sekadar Panen, Ini Gerbang Ekonomi Baru untuk Masyarakat

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2023, total nilai ekspor Indonesia mencapai 258,82 miliar USD. Dari jumlah itu, nilai ekspor Indonesia ke pasar Amerika Serikat tercatat 23,3 miliar USD. Artinya, nilai ekspor ke pasar Amerika Serikat tidak mencapai 10 persen dari total nilai ekpor Indonesia per tahunnya.

“Data nilai ekspor Indonesia tahun 2023 itu menjelaskan, kalau pun eksportir Indonesia harus menghindari pasar Amerika Serikat untuk sementara karena faktor tingginya bea masuk, dampaknya terhadap pertumbuhan ekspor nasional tidak terlalu signifikan. Dampaknya bahkan bisa diminimalisir jika segera dikompensasi dengan pencarian pasar yang baru untuk tujuan ekspor,”

Ketua Komisi III DPR RI ke-7 dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini juga menyinggung hubungan dagang Indonesia-Amerika Serikat yang akhir-akhir ini mengalami dinamika. Termasuk polemik pelarangan penjualan iPhone 16 di Indonesia, karena belum memenuhi tingkat komponen dalam negeri (TKDN). Langkah ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam melindungi industri lokal.

“Untuk menjaga produktivitas industri dalam negeri, KADIN Indonesia akan memperkuat kerja sama dengan para pelaku ekspor untuk memetakan peluang baru dan membuka jalur ekspor ke negara-negara lain. Dengan langkah ini, Indonesia tidak hanya mampu menghadapi tantangan proteksionisme Amerika Serikat, tetapi juga memperluas jejaring perdagangan global secara lebih berkelanjutan,” pungkas Bamsoet. (JM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

BULOG Unaaha Salurkan 985 Ton Beras Bansos Sekaligus 3 Bulan, Jangkau 32.861 KPM di Konawe
Bupati Yusran Akbar Resmi Buka Job Fair Konawe 2026, 31 Perusahaan Sediakan Ratusan Loker
Bupati Konawe Yusran Akbar Silaturahmi dengan Pedagang UMKM di Area ICP, Serap Aspirasi dan Nikmati Es Kelapa Muda
Bupati Yusran Akbar di HUT RI ke-81: “Sampah Bisa Jadi Berkah, Ini Peluang Kita!”
Inflasi 1,49% Konawe Paling Rendah se-Sultra, Bupati Yusran: “Realisasi Pendapatan dari Sektor Pajak Restoran Melesat 88%, Ini Bukti UMKM Bangkit!”
Capaian PAD Konawe Juli 2026, Andi Tenri: Bapenda Susun Langkah Atasi Bocoran Data dan Regulasi
Semester I PAD Konawe Capai 52,81%, Bupati Yusran: Tapi Jangan Sampai Masyarakat Tertekan
Konawe Incar Investor Raksasa! Bupati Yusran Jajaki Kerjasama Charoen Pokphand untuk Wujudkan Lumbung Pangan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:15 WITA

BULOG Unaaha Salurkan 985 Ton Beras Bansos Sekaligus 3 Bulan, Jangkau 32.861 KPM di Konawe

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:33 WITA

Bupati Yusran Akbar Resmi Buka Job Fair Konawe 2026, 31 Perusahaan Sediakan Ratusan Loker

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:46 WITA

Bupati Yusran Akbar di HUT RI ke-81: “Sampah Bisa Jadi Berkah, Ini Peluang Kita!”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:00 WITA

Inflasi 1,49% Konawe Paling Rendah se-Sultra, Bupati Yusran: “Realisasi Pendapatan dari Sektor Pajak Restoran Melesat 88%, Ini Bukti UMKM Bangkit!”

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:13 WITA

Capaian PAD Konawe Juli 2026, Andi Tenri: Bapenda Susun Langkah Atasi Bocoran Data dan Regulasi

Berita Terbaru