Tri Tito Karnavian: Jangan Biarkan Gadget Merenggut Kehangatan Keluarga

- Penulis

Kamis, 9 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian, memberikan sambutan di hadapan para peserta workshop. Di latar belakang, terlihat spanduk bertajuk

Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian, memberikan sambutan di hadapan para peserta workshop. Di latar belakang, terlihat spanduk bertajuk "Merajut Kehangatan di Era Digital".

“Kita sering melihat waktu kita di restoran, semua orang berkumpul, tapi masing-masing asik dengan gadgetnya”

Makassar, PERSADA KITA.ID – Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Tri Tito Karnavian, menyoroti fenomena memprihatinkan di tengah gempuran era digital, yaitu lunturnya kehangatan keluarga akibat kecanduan gadget. Hal ini disampaikannya dalam Workshop “Kreasi Kriya Keluarga Tunas: Merajut Kehangatan di Era Digital” di Mall Trans Studio Makassar, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari hingga 12 Juli 2026 ini digelar Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dalam rangka memperingati HUT Dekranas ke-46. Acara yang mengusung tema penguatan ketahanan keluarga di era digital ini pun dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Ketua Bidang Promosi dan Humas Dekranas, Indri Angga Prabowo, serta Wakil Ketua Dekranasda Sulsel, Prof. Dr. Sri Asuti Tamrin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Tri Tito Karnavian dengan tegas mengingatkan para orang tua akan bahaya “kesibukan” di dunia maya yang mengancam interaksi nyata. Ia menggambarkan sebuah realita yang sering terjadi di ruang publik.

“Kita sering melihat waktu kita di restoran, semua orang berkumpul, tapi masing-masing asik dengan gadgetnya. Sekarang yang dekat jadi jauh, yang jauh didekatkan,” ujarnya.

Pernyataan Ketua Harian Dekranas ini menjadi sorotan utama, mengingat data terbaru menunjukkan bahwa Indonesia telah menembus 220 juta pengguna internet dengan penetrasi mencapai 80,66%. Di sisi lain, anak-anak di bawah usia 16 tahun menjadi kelompok yang paling rentan terhadap dampak negatif dunia siber, mulai dari perundungan daring hingga eksposur konten dewasa.

Baca Juga:  Sultra Ditunjuk BPS RI Jadi Lokasi Pencanangan SE2026, Ribuan Petugas Langsung Diterjunkan

Menanggapi tantangan tersebut, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS) serta aturan turunannya, Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026. Regulasi ini secara tegas mewajibkan platform digital untuk menonaktifkan akun pengguna di bawah usia 16 tahun.

Namun, Tri Tito menekankan bahwa regulasi saja tidak cukup tanpa pendampingan aktif dari orang tua. Workshop ini menghadirkan psikolog klinis, Ibu Nur Hafizah, S.Psi., untuk memberikan wawasan tentang pendampingan anak di ruang digital. Sesi crafting yang melibatkan orang tua dan anak dalam kegiatan merajut bersama pun menjadi momen berharga untuk mengingatkan bahwa di balik layar, sentuhan tangan dan kebersamaan keluarga tetap menjadi fondasi utama.

Sementara itu, Ketua Bidang Promosi dan Humas Dekranas, Indri Angga Prabowo, menambahkan bahwa nilai-nilai dalam berkriya—seperti kesabaran dan perhatian—adalah modal penting dalam membesarkan anak di tengah dunia digital yang serba cepat. Acara ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh keluarga untuk tidak hanya cakap secara digital, tetapi juga hangat dalam kebersamaan. JM

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Konawe Menuju Pariwisata Berkelas Dunia, Mudarman: Kolaborasi Menciptakan Ekosistem Pariwisata Berdaya Saing
PT SCM Raih Penghargaan Terbaik I Rehabilitasi DAS se-Sultra Tahun 2026
Paling Stabil! Inflasi Konawe Semester I 2026 Terkendali, Bupati Yusran: Ini Komitmen Bersama
Menkeu dan Mitra Tiongkok Perkuat Kerja Sama Pembiayaan Strategis
Demo GEMPAR di Konawe: Penambang Pasir Teriak Minta Solusi, Pemda Janji Bentuk Tim Percepatan
Pantauan Harga di Pasar Tutuwi Motaha: Minyak Goreng Turun, Sayuran Naik, Pedagang Prediksi Fluktuasi Berlanjut
Lemahnya Permintaan Emas Picu Penurunan HPE dan HR Emas pada Periode II Juni 2026
Sultra Ditunjuk BPS RI Jadi Lokasi Pencanangan SE2026, Ribuan Petugas Langsung Diterjunkan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:58 WITA

Tri Tito Karnavian: Jangan Biarkan Gadget Merenggut Kehangatan Keluarga

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:02 WITA

Konawe Menuju Pariwisata Berkelas Dunia, Mudarman: Kolaborasi Menciptakan Ekosistem Pariwisata Berdaya Saing

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:37 WITA

Paling Stabil! Inflasi Konawe Semester I 2026 Terkendali, Bupati Yusran: Ini Komitmen Bersama

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:26 WITA

Menkeu dan Mitra Tiongkok Perkuat Kerja Sama Pembiayaan Strategis

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:26 WITA

Demo GEMPAR di Konawe: Penambang Pasir Teriak Minta Solusi, Pemda Janji Bentuk Tim Percepatan

Berita Terbaru

Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian, memberikan sambutan di hadapan para peserta workshop. Di latar belakang, terlihat spanduk bertajuk

EKONOMI & BISNIS

Tri Tito Karnavian: Jangan Biarkan Gadget Merenggut Kehangatan Keluarga

Kamis, 9 Jul 2026 - 23:58 WITA