Luncurkan MBG, Bupati Konawe Yusran Akbar Bagikan Makan Bergizi untuk 9.133 Peserta Didik

- Penulis

Senin, 25 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar ST, didampingi Forkopimda resmikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Wawotobi, Senin (25/8/2025). Program ini akan menyasar 9.133 siswa di 4 kecamatan pertama.

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar ST, didampingi Forkopimda resmikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Wawotobi, Senin (25/8/2025). Program ini akan menyasar 9.133 siswa di 4 kecamatan pertama.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Konawe bukan sekadar pemberian makanan, tetapi merupakan investasi strategis dalam pembangunan manusia unggul. Dengan target 33 SPPG dan jangkauan 27.000+ peserta, Konawe menunjukkan komitmen nyata dalam memerangi stunting, meningkatkan kualitas pendidikan, dan mendukung ketahanan pangan lokal.

Konawe, PERSADA KITA.IDBupati Konawe, H. Yusran Akbar ST, secara resmi meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Wawotobi, Senin (25/8/2025). Peluncuran ini menandai dimulainya operasional empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Wonggeduku dan Wawotobi, yang akan melayani 9.133 peserta didik dari jenjang PAUD hingga SMA.

Bupati Konawe, H Yusran Akbar ST

Acara yang penuh semangat dan kebersamaan ini menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Konawe dalam mewujudkan Asta Cita visi Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini. Program ini juga selaras dengan program strategis Bupati Yusran Akbar dan Wakil Bupati H. Syamsul Ibrahim SE MSi, dalam mewujudkan Konawe Bersahaja, Yang Berdaya Saing, Sejahtera, Adil, dan Berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

4 Dapur SPPG Resmi Beroperasi, Sasar 27 Ribu Siswa di Seluruh Konawe

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Kabupaten Konawe, Nopri Al Ikmansyah, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa peluncuran program ini merupakan bagian dari rencana besar nasional untuk memastikan setiap anak mendapatkan asupan gizi yang cukup dan teratur.

“Hari ini kita resmikan 4 dapur SPPG yang berlokasi di Kasupute, Wonggeduku, Wawotobi, dan Lalosabila. Minggu ini satu dapur melayani 1.500 siswa, insyaAllah minggu depan sudah mencapai 3.000 peserta didik. Kita lakukan secara bertahap, dari PAUD hingga SMA,” ujar Nopri.

Dengan telah beroperasinya 9 dapur SPPG di Kabupaten Konawe, program MBG kini menyasar lebih dari 27.000 pelajar. Setiap hari, dapur-dapur ini memproduksi ribuan porsi makanan bergizi yang terdiri dari telur, ayam potong, daging sapi, sayuran segar, dan buah-buahan, yang dipasok dari petani dan peternak lokal.

Tidak hanya terbatas pada peserta didik, Program Makan Bergizi Gratis juga akan menyasar kelompok rentan gizi, yaitu Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita (3B). Ini merupakan bagian dari intervensi gizi komprehensif yang bertujuan menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas generasi penerus.

“Kita ingin program ini benar-benar menyentuh akar masalah gizi. Anak-anak sekolah dapat makanan bergizi, ibu hamil dan menyusui juga terpenuhi kebutuhannya, begitu pula balita yang rentan stunting,” tegas Nopri.

Baca Juga:  Peringatan Hardiknas 2025 di Konawe Semarak dengan Nuansa Kebhinekaan

Langkah ini sejalan dengan target nasional penurunan prevalensi stunting di bawah 14% pada 2024, serta komitmen Pemkab Konawe untuk mencapai Zero Stunting di tingkat desa dan kecamatan.

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar ST, memberikan sambutan saat resmikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Wawotobi, Senin (25/08/2025).

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar ST, dalam peluncuran itu menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menjamin kelancaran dan keberlanjutan program. Ia meminta seluruh leading sector, camat, kepala OPD, dan instansi terkait untuk bekerja sama dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan lokal.

“Tantangan kita saat ini adalah bagaimana menjaga suplai bahan pangan. Kita harus pastikan kebutuhan setiap dapur terpenuhi tanpa saling berebut. Jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan pribadi,” tegas Bupati Yusran.

Ia juga menyoroti pentingnya pemberdayaan ekonomi lokal, di mana bahan baku SPPG diprioritaskan berasal dari petani, peternak, dan nelayan Konawe, sehingga program ini tidak hanya menyehatkan anak-anak, tapi juga menggerakkan ekonomi rakyat.

Pemerintah Kabupaten Konawe menargetkan 33 SPPG akan beroperasi di seluruh kecamatan dalam waktu dekat. Saat ini, 9 dapur telah aktif, dan 24 lainnya dalam tahap persiapan.

“Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan Konawe. Anak-anak yang sehat dan cerdas akan menjadi generasi emas kita. Mereka bukan hanya penerus, tapi juga agen perubahan untuk Konawe yang lebih maju,” ujar Bupati Yusran.

Ia menambahkan, keberhasilan program ini akan menjadi model ketahanan gizi daerah yang bisa direplikasi di kabupaten-kabupaten lain di Sulawesi Tenggara dan Indonesia.

Acara peluncuran dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain:
Kapolres Konawe, AKBP Noer Alam SIK, Danramil Wawotobi, Kasubsi B Intelijen, Andi Amin Syukur, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala SPPG se-Kabupaten Konawe, Para Camat dan Kepala Sekolah.

Kehadiran Forkopimda menunjukkan dukungan penuh terhadap program ini sebagai bagian dari ketahanan sosial dan keamanan daerah.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Konawe bukan sekadar pemberian makanan, tetapi merupakan investasi strategis dalam pembangunan manusia unggul. Dengan target 33 SPPG dan jangkauan lebih dari 27.000 peserta, Konawe menunjukkan komitmen nyata dalam:

  • Memerangi stunting dan malnutrisi
  • Meningkatkan kualitas pendidikan melalui asupan gizi
  • Mendukung ketahanan pangan lokal
  • Memberdayakan petani dan pelaku UMKM pangan

“Anak sehat, masa depan cerah. Konawe siap menjadi contoh kabupaten gizi mandiri.” JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Evaluasi Kinerja Pemkab Konawe 2025, Bupati Yusran: Indeks Kepuasan Masyarakat Dianggap Baik dan Instruksikan Pacu Kinerja Pelayanan Optimal
Bupati Konawe Yusran Akbar Silaturahmi dengan Pedagang UMKM di Area ICP, Serap Aspirasi dan Nikmati Es Kelapa Muda
Bupati Yusran Akbar di HUT RI ke-81: “Sampah Bisa Jadi Berkah, Ini Peluang Kita!”
Forkopimda Konawe Solid! Bupati, Kapolres, dan Kajari Kompak Jaga Stabilitas demi Pembangunan
Paparkan Konawe Bersahaja, Bupati Yusran Sebut PPPK Bukan Sekadar Tenaga Tambahan, Tapi Tulang Punggung Birokrasi
Inflasi 1,49% Konawe Paling Rendah se-Sultra, Bupati Yusran: “Realisasi Pendapatan dari Sektor Pajak Restoran Melesat 88%, Ini Bukti UMKM Bangkit!”
Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono Rajut Sinergi Kuat Bersama Kejari dan DPRD
Capaian PAD Konawe Juli 2026, Andi Tenri: Bapenda Susun Langkah Atasi Bocoran Data dan Regulasi
Berita ini 125 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:30 WITA

Evaluasi Kinerja Pemkab Konawe 2025, Bupati Yusran: Indeks Kepuasan Masyarakat Dianggap Baik dan Instruksikan Pacu Kinerja Pelayanan Optimal

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:23 WITA

Bupati Konawe Yusran Akbar Silaturahmi dengan Pedagang UMKM di Area ICP, Serap Aspirasi dan Nikmati Es Kelapa Muda

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:46 WITA

Bupati Yusran Akbar di HUT RI ke-81: “Sampah Bisa Jadi Berkah, Ini Peluang Kita!”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:58 WITA

Forkopimda Konawe Solid! Bupati, Kapolres, dan Kajari Kompak Jaga Stabilitas demi Pembangunan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:49 WITA

Paparkan Konawe Bersahaja, Bupati Yusran Sebut PPPK Bukan Sekadar Tenaga Tambahan, Tapi Tulang Punggung Birokrasi

Berita Terbaru