“Kami pastikan pelaksanaan SOP dapur berjalan sesuai petunjuk dari BGN”
KONAWE, PERSADA KITA.ID – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wonggeduku angkat bicara menanggapi sejumlah informasi yang beredar usai inspeksi mendadak (sidak) anggota DPRD Konawe di dapur SPPG Wonggeduku, Kamis (24/9/2026) malam.
Kepala SPPG Wonggeduku, Rifda, menjelaskan bahwa bau yang disebut tercium saat sidak berkaitan dengan proses pembersihan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang sedang berlangsung pada hari tersebut. Pembersihan itu, kata dia, merupakan bagian dari kegiatan general cleaning rutin untuk menjaga kebersihan dan kelayakan fasilitas operasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pada hari Rabu, 23 September 2026, pihak kami melakukan pembersihan IPAL karena merupakan bagian dari general cleaning. Sehingga bau dari IPAL yang sedang dibersihkan masih tercium sampai ke dalam dapur,” jelas Rifda.
Pihak SPPG menegaskan, kegiatan pembersihan tersebut dilakukan ketika dapur tidak dalam kondisi operasional. Hal itu dilakukan agar proses pembersihan tidak mengganggu aktivitas pengolahan dan pelayanan makanan.
Menyoal informasi adanya tikus saat sidak, pihak SPPG menyatakan belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut.
“Kami belum bisa memastikan kebenarannya, karena sejauh ini kami tidak pernah mendapati hal tersebut. Dengan demikian, pemberitaan mengenai adanya tikus tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya,” tegasnya.
SPPG Wonggeduku juga menegaskan komitmennya untuk terus menerapkan standar operasional prosedur (SOP) dalam setiap pelaksanaan kegiatan, termasuk menjaga kebersihan dan sanitasi lingkungan dapur. General cleaning dilakukan secara rutin setiap bulan sebagai bagian dari upaya menjaga standar kebersihan fasilitas SPPG.
Menurut pihak SPPG, penerapan SOP dan kebersihan dapur merupakan bagian penting dalam pelaksanaan operasional SPPG, sebagaimana arahan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).
“Kami selalu menerapkan SOP SPPG, menjaga kebersihan dapur, dan rutin melakukan general cleaning setiap bulan. Sebagaimana arahan pimpinan BGN, penerapan SOP dan menjaga kebersihan merupakan hal utama dan penting dalam pelaksanaan operasional SPPG,” tegasnya.
SPPG Wonggeduku menegaskan bahwa aspek kebersihan, sanitasi, dan penerapan SOP menjadi perhatian dalam pelaksanaan operasional dapur.
“Kami pastikan pelaksanaan SOP dapur berjalan sesuai petunjuk dari BGN, terlebih lagi PIC atau penanggung jawab kami adalah anak anggota DPRD Konawe,” tukasnya. JM
















