Dinas Perikanan Konawe latih wanita nelayan di KNMP Sore Jaya lewat strategi sektor perikanan unggul.
Konawe, PERSADA KITA.ID – Dinas Perikanan Kabupaten Konawe menggelar pelatihan peningkatan kapasitas usaha bagi wanita nelayan melalui program replikasi best practice di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Sore Jaya, Kecamatan Soropia, Senin (24/8/2026). Kegiatan ini diikuti oleh Kelompok Nelayan, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, serta perwakilan Bank Sultra dan Bank Bahteramas yang mengambil peran strategis di sektor permodalan.

Pelatihan ini menghadirkan Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Konawe, Sahruddin, S.Pi, M.Si, sebagai narasumber utama. Ia memaparkan empat fungsi manajemen—planning, organizing, actuating, dan controlling—serta mendorong penerapan standar produksi melalui Good Aquaculture Practices (GAP) dan Good Handling Practices (GHP) guna menekan risiko operasional dan fluktuasi pasar global.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pemaparannya, Sahruddin menegaskan bahwa komponen pakan menyumbang 60 persen dari total biaya operasional usaha budidaya perikanan. “Efisiensi manajemen pakan menjadi kunci utama kelangsungan profitabilitas usaha,” tegasnya di hadapan para peserta.

Ia juga mengingatkan bahwa produk perikanan bersifat highly perishable atau mudah rusak, sehingga penanganan cepat melalui sistem rantai dingin (cold chain) dan logistik terintegrasi menjadi keharusan. Menurutnya, pengelolaan pasca-panen yang presisi mampu menekan tingkat kerugian (post-harvest loss) hingga di bawah 10 persen.
Peran perbankan turut mewarnai agenda tersebut. Perwakilan Bank Sultra dan Bank Bahteramas memaparkan skema kredit usaha dan fasilitas pembiayaan bagi kelompok nelayan, guna mengatasi kendala modal kerja sekaligus mendukung investasi infrastruktur budidaya dan rantai dingin di kawasan pesisir Soropia.
Para peserta menyambut antusias program yang mengusung pendekatan ekonomi biru (blue economy) ini. Mereka dibekali pemahaman tentang biosekuritas, pengendalian mutu, serta mitigasi risiko wabah dan lingkungan melalui sertifikasi GAP dan pemantauan kualitas air secara berkala.
Sebelumnya, KNMP Sore Jaya telah mencatatkan pengiriman perdana 8 ton ikan kualitas ekspor ke luar kota pada Agustus 2026. Pelatihan ini menjadi komitmen Dinas Perikanan Kabupaten Konawe dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia, khususnya wanita nelayan, guna menciptakan ekosistem usaha perikanan yang profesional, berkelanjutan, dan berdaya saing global sesuai dengan Visi-Misi dan program prioritas Bupati Konawe, H Yusran Akbar ST dan Wakil Bupati Konawe, H Syamsul Ibrahim, SE MSi menuju Konawe Bersahaja. (JM)















