Konawe Berderap Maju: Bupati Yusran Gerakkan Penyuluh Pertanian Hadapi Tantangan Ketahanan Pangan

- Penulis

Kamis, 3 Juli 2025 - 16:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP), Pemkab menggelar kegiatan Temu Teknis Penyuluh Lapangan dan UPTD Pertanian Bersama Bupati Konawe, Kamis (3/7/2025), di Gedung Wekoila, Unaaha.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP), Pemkab menggelar kegiatan Temu Teknis Penyuluh Lapangan dan UPTD Pertanian Bersama Bupati Konawe, Kamis (3/7/2025), di Gedung Wekoila, Unaaha.

“Dari target 1 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) dalam RPJMD pertanian Sultra, 500 ribu ton menjadi tanggung jawab kita di Konawe. Ini bukan angka kecil, tapi saya yakin, dengan kerja keras kita bisa mencapainya,”

PERSADA KITA.ID| KONAWE — Di tengah ancaman krisis pangan global, Kabupaten Konawe tampil sebagai pionir dalam penguatan sektor pertanian. Kamis (3/7/2025), Gedung Wekoila di Unaaha menjadi saksi semangat ratusan penyuluh pertanian yang berkumpul dalam Temu Teknis Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan UPTD Pertanian se-Kabupaten Konawe.

Acara ini menjadi langkah strategis dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Visi ini sejalan dengan arah pembangunan daerah menuju Konawe yang Berdaya Saing, Sejahtera, Adil, dan Berkelanjutan (BERSAHAJA) di bawah kepemimpinan Yusran Akbar dan Wakil Bupati Syamsul Ibrahim.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Konawe, H Yusran Akbar ST saat memberikan arahan kepada 242 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) aktif, terdiri dari 92 ASN, 34 PPPK Kabupaten, 39 PPPK Provinsi, dan 73 CPNSD dalam kegiatan Temu Teknis Penyuluh Lapangan dan UPTD Pertanian Bersama Bupati Konawe, Kamis (3/7/2025), di Gedung Wekoila, Unaaha. 

Bupati Konawe, H Yusran Akbar, ST, membuka kegiatan ini dengan optimisme dan arah yang jelas. Ia mengingatkan bahwa pertanian bukan hanya sektor produksi, tetapi fondasi kedaulatan pangan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Konawe mendapat amanah dari pemerintah pusat dan provinsi untuk menyuplai 500 ribu ton beras dari target 1 juta ton Sulawesi Tenggara.

Bupati Konawe, H Yusran Akbar ST dalam arahannya pada 242 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) aktif dalam Temu Teknis Penyuluh Lapangan dan UPTD Pertanian Bersama Bupati Konawe, Kamis (3/7/2025), di Gedung Wekoila, Unaaha.

“Dari target 1 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) dalam RPJMD pertanian Sultra, 500 ribu ton menjadi tanggung jawab kita di Konawe. Ini bukan angka kecil, tapi saya yakin, dengan kerja keras kita bisa mencapainya,” tegas Yusran disambut tepuk tangan peserta.

Baca Juga:  Bupati Konawe H. Yusran Akbar ST Dorong Desa Lalombonda Jadi Kampung Tematik Kelengkeng

Pernyataan itu bukan sekadar angka. Ia menggambarkan tantangan dan peluang yang dihadapi daerah yang memiliki infrastruktur irigasi strategis, seperti Bendung Wawotobi yang mengairi 18.000 hektare sawah dan Bendungan Ameroro yang mendukung 3.600 hektare lahan pertanian. Dua sumber daya alam ini dianggap sebagai berkah yang harus dimanfaatkan demi kemajuan masyarakat petani.

“Temu teknis ini bukan pertemuan biasa. Ini adalah ruang kolaborasi lintas lini pertanian, tempat kita menyamakan visi, menyerap inovasi, dan menguatkan sinergi,” tegas Yusran, penuh keyakinan.

Temu Teknis Penyuluh Lapangan dan UPTD Pertanian Bersama Bupati Konawe, Kamis (3/7/2025), di Gedung Wekoila, Unaaha.

Hadir dalam kegiatan ini Sekda Konawe, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura, sejumlah kepala OPD Pemda Konawe, Kepala Balai Penerapan dan Modernisasi Pertanian Provinsi Sultra, serta perwakilan Badan Meteorologi dan Geofisika Sultra.

Forum ini sekaligus menjadi wadah evaluasi dan dialog terbuka antara penyuluh, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait. Suasana hangat dipenuhi diskusi teknis, mulai dari penguatan sistem penyuluhan, pemanfaatan teknologi modern, hingga strategi menghadapi dampak perubahan iklim dan dinamika pasar.

Kadis Pertanian Kabupaten Konawe, H. Gunawan Samad

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Konawe, H. Gunawan Samad dalam laporannya menekankan pentingnya peran penyuluh sebagai ujung tombak pembangunan pertanian. Saat ini, terdapat 242 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) aktif, terdiri dari 92 ASN, 34 PPPK Kabupaten, 39 PPPK Provinsi, dan 73 CPNSD.

Keterbatasan fasilitas pendukung masih menjadi tantangan. Namun, melalui forum ini, harapannya adalah mempercepat pemetaan solusi dan memperkuat efektivitas pendampingan kepada petani. Komitmen penuh juga ditunjukkan untuk program prioritas seperti cetak sawah dan distribusi sarana produksi.

Dinas Pertanian menegaskan arah pembangunan pertanian Konawe sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto, yakni mewujudkan ketahanan pangan berbasis pemberdayaan petani. Setiap penyuluh ditantang bukan hanya menjadi instruktur, tetapi inovator dan pelindung ekosistem pertanian lokal.

“Mereka adalah ujung tombak keberhasilan berbagai program pertanian, baik dari kabupaten, provinsi, maupun pusat,” ujar Gunawan.

Materi teknis yang disampaikan dalam temu teknis ini meliputi mekanisasi pertanian, digitalisasi sistem penyuluhan, dan pemetaan risiko pertanian berbasis iklim. Penyuluh didorong agar tak hanya mengedukasi, tetapi menjadi problem solver di tengah kompleksitas lapangan.

Di akhir kegiatan, suasana terasa lebih dari sekadar formalitas. Ada semangat kebersamaan dan tekad untuk bergerak maju. Para penyuluh meninggalkan ruangan dengan bekal ilmu baru, jaringan kolaborasi yang lebih luas, dan semangat baru untuk mengabdi.

Konawe tidak sedang membangun pertanian biasa. Ia sedang membangun harapan—dari sawah, dari semangat penyuluh, dan dari keyakinan bahwa petani tak boleh berjalan sendirian. JM

Berita Terkait

Puskesmas Unaaha Target Periksa 26.083 Jiwa PKG Gratis, Kapus: Kami Butuh Tambahan Mobil Dinas dan Stok strip Gula Darah Tambahan
Abutment Jembatan Awuliti-Asaki Rusak Parah, Konawe Kerahkan Alat Berat Sebelum Putus Total
Menuju MTQ XXXI Sultra 2026, Konawe Latih Ratusan Petugas di 12 Cabang Lomba Sekaligus
Bukan Sekadar Angka: Konawe Buktikan Diri sebagai Kabupaten Layak Anak dengan Raih Skor 128 di Tengah 17 Daerah
Call Center 112 Konawe Beroperasi 24 Jam: Gratis-Bebas Pulsa
MTQ XXXI Sultra di Konawe Diundur karena Ujian Nasional, Target Juara 1 Dicanangkan
Gelora UKW Perdana di Konawe: Puluhan Wartawan Asah Mental Jelang Uji Kompetensi
Momentum Hari Buruh, Bupati Konawe Beri Apresiasi Pekerja Teladan di PT OSS Morosi
Berita ini 25 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 15:39 WITA

Puskesmas Unaaha Target Periksa 26.083 Jiwa PKG Gratis, Kapus: Kami Butuh Tambahan Mobil Dinas dan Stok strip Gula Darah Tambahan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:57 WITA

Abutment Jembatan Awuliti-Asaki Rusak Parah, Konawe Kerahkan Alat Berat Sebelum Putus Total

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:21 WITA

Menuju MTQ XXXI Sultra 2026, Konawe Latih Ratusan Petugas di 12 Cabang Lomba Sekaligus

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:19 WITA

Bukan Sekadar Angka: Konawe Buktikan Diri sebagai Kabupaten Layak Anak dengan Raih Skor 128 di Tengah 17 Daerah

Senin, 4 Mei 2026 - 13:42 WITA

MTQ XXXI Sultra di Konawe Diundur karena Ujian Nasional, Target Juara 1 Dicanangkan

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:48 WITA

Gelora UKW Perdana di Konawe: Puluhan Wartawan Asah Mental Jelang Uji Kompetensi

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:55 WITA

Momentum Hari Buruh, Bupati Konawe Beri Apresiasi Pekerja Teladan di PT OSS Morosi

Kamis, 30 April 2026 - 16:45 WITA

Siap Jadi Tuan Rumah Rakordes Nasional, Wakil Bupati Konawe Matangkan Persiapan dengan Libatkan Kemendagri dan Seluruh OPD

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x