Kilas Balik Kepemimpinan Yusran Akbar: Filosofi ‘Membangun Desa, Menata Kota’ Meraih Sultra Award 2025

- Penulis

Rabu, 12 November 2025 - 21:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prestasi untuk Rakyat Bumi Kalosara. Bupati Konawe Yusran Akbar dinobatkan menerima penghargaan Sultra Award 2025 sebagai salah satu Tokoh Kepala Daerah Muda Inspiratif dan Inovatif dari Harian Kendari Pos, Rabu (12/11/2025) malam.

Prestasi untuk Rakyat Bumi Kalosara. Bupati Konawe Yusran Akbar dinobatkan menerima penghargaan Sultra Award 2025 sebagai salah satu Tokoh Kepala Daerah Muda Inspiratif dan Inovatif dari Harian Kendari Pos, Rabu (12/11/2025) malam.

“Penghargaan ini milik 291 desa yang berani berinovasi, petani yang bangun sebelum subuh, dan guru di pelosok terpencil,” ucapnya di hadapan para elite dan undangan di Claro Hotel Kendari. Kalimat singkat nan powerful itu bukan sekadar retorika, melainkan kristalisasi dari filosofi kepemimpinan yang menjadi kompasnya: “Membangun Desa, Menata Kota.”

KENDARI, PERSADA KITA.ID –Sebuah momen penghargaan berubah menjadi ruang apresiasi bagi para pahlawan tanpa tanda jasa di pelosok Konawe. Bupati Konawe, Yusran Akbar, S.T., dengan sikap rendah hati yang langka, menerima Sultra Award 2025 untuk kategori Tokoh Kepala Daerah Muda Inspiratif dan Inovatif, Rabu (12/11/2025) malam. Alih-alih menyampaikan pidato kemenangan, ia justru mengalihkan seluruh cahaya kejayaan kepada para petani, guru, dan desa-desa yang menjadi tulang punggung pembangunan.

Di usia ke-30 Harian Kendari Pos, Sultra Award 2025 menjadi lebih dari sekadar seremoni. Ia adalah legitimasi atas kerja nyata yang berdenyut dari desa-desa. Dari 37 tokoh inspiratif yang diapresiasi, nama Yusran Akbar mencuat bukan karena gebrakan instan, melainkan berkat konsistensinya mengeksekusi visi “Konawe Bersahaja” (Berdaya Saing, Sejahtera, Adil dan Berkelanjutan) yang ia gagas bersama Wakil Bupati Syamsul Ibrahim.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penghargaan ini adalah bukti bahwa strategi fundamentalnya—menempatkan desa sebagai episentrum pertumbuhan—telah membuahkan hasil yang mendapat pengakuan.

Bupati Konawe, H Yusran Akbar ST didampingi Ketua DPRD Imade Asmaya saat mengunjungi lokasi Expo Inovasi Desa yang digelar di Unaaha

Dari Filsafat ke Aksi: Tiga Pilar Utama yang Mengonkretkan Gagasan

Lantas, bagaimana filsafat “Membangun Desa, Menata Kota” diwujudkan dalam langkah-langkah taktis? Jawabannya terpampang dalam tiga strategi utama:

Pemberdayaan Desa sebagai Episentrum. Baru saja berakhir, Expo Inovasi Desa (5-11 November 2025) menjadi bukti nyata. Sebanyak 291 desa berkumpul di Eks-STQ Unaaha bukan untuk seremonial, tapi sebagai pameran kekuatan riil. Di sana, UMKM berkembang, data desa diperbarui, dan digitalisasi diintegrasikan ke dalam tata kelola pemerintahan desa. Ini adalah wujud nyata dari pengakuan Yusran bahwa inovasi tak selalu datang dari kota.

Bupati Konawe, H Yusran Akbar ST terus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat di sektor pertanian dan perkebunan.

Pembangunan Berbasis Klaster Unggulan. Yusran menerapkan pendekatan cerdas dengan memetakan setiap kecamatan berdasarkan potensi terbaiknya. Mulai dari klaster pertanian pangan, perkebunan dan agrowisata, hingga industri dan pariwisata. Pembangunan infrastruktur penunjang pun difokuskan untuk mengakselerasi klaster-klaster ini, menciptakan efisiensi dan memaksimalkan dampak ekonomi.

Baca Juga:  Plt DLH Konawe Andriyati Razak: Penanganan Sampah yang Efektif, Optimis Penghargaan Adipura Akan Diraih

Lobi Cerdas untuk Mendatangkan Program Pusat. “Kami tidak menunggu. Kami melengkapi data, mencari, mengusulkan, lalu mengawal pelaksanaannya,” tegas Yusran pasca penerimaan penghargaan. Duetnya dengan Syamsul Ibrahim aktif menggaet program strategis seperti Dana Desa Terintegrasi, Program Prioritas Nasional (PPN) Infrastruktur, dan kemitraan dengan Kementan-KKP untuk benih unggul. Strategi pro-aktif ini memastikan Konawe tidak tertinggal dalam perebutan sumber daya pembangunan.

Sultra Award: Validasi atas Kinerja, Bukan Pencitraan

Penghargaan ini merupakan pengakuan atas hasil kerja yang fundamental. Di bawah kepemimpinannya, upaya mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Konawe melalui tiga pilar utama: kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak, menunjukkan progres. Realisasi serapan anggaran dan belanja infrastruktur hingga ke level desa, serta partisipasi publik dalam Musrenbangdes, menjadi bukti komitmennya membangun kemandirian dari akar rumput.

Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, dalam sambutannya secara halus mengapresiasi harmoni antara kepemimpinan dan pemberitaan. “Tanpa media yang kritis dan edukatif, pembangunan bisa salah arah. Tanpa kepemimpinan yang rendah hati, media tak punya bahan berita yang inspiratif,” ujarnya, menyiratkan bahwa penghargaan untuk Yusran adalah contoh sempurna dari simbiosis mutualisme antara pemimpin yang bekerja dan media yang meliputnya.

Enam Misi ke Depan: Perjalanan Masih Panjang

Bagi Yusran, trofi Sultra Award 2025 adalah cambuk, bukan mahkota. “Kita baru di kilometer 10 dari maraton 100 km,” ujarnya dengan nada rendah hati yang khas. Untuk melanjutkan perjalanan itu, ia telah menyiapkan enam misi strategis: peningkatan kualitas SDM, penguatan daya saing ekonomi, optimalisasi tata kelola pemerintahan yang bersih, penguatan ketahanan sosial budaya, pemerataan infrastruktur desa-kota, dan implementasi pembangunan berkelanjutan.

“Konawe Bersahaja” bukan lagi mimpi di papan visi, melainkan sebuah rencana kerja yang sedang dirajut dalam setiap tindakan. Dan malam itu, Sultra Award 2025 hanyalah sebuah penanda kilometer bahwa jalan yang ditempuh Yusran Akbar dan seluruh rakyat Konawe—dari desa hingga kota—adalah jalan yang benar. JM

Berita Terkait

Dinkes Konawe Siaga Bencana: Cegah DBD dan ISPA, Sekolah Terdampak Langsung Diberi Intervensi Fogging
Mentan Amran Tinjau Langsung Sawah Terdampak Banjir di Sultra, Bantuan Rp10 Miliar Disalurkan
Ideologi Pembangunan Prabowo Fokus Bangun Kemandirian di Tengah Pergolakan Dunia
Rotasi Besar di Polres Konawe: AKBP Noer Alam Lakukan Penyegaran Organisasi Lewat Sertijab
Bukan Sekadar Seremoni! MoU Konawe-TASPEN Jadi Fondasi Baru Pelayanan ASN yang Adaptif dan Terpercaya
Puskesmas Unaaha Target Periksa 26.083 Jiwa PKG Gratis, Kapus: Kami Butuh Tambahan Mobil Dinas dan Stok strip Gula Darah Tambahan
Abutment Jembatan Awuliti-Asaki Rusak Parah, Konawe Kerahkan Alat Berat Sebelum Putus Total
Menuju MTQ XXXI Sultra 2026, Konawe Latih Ratusan Petugas di 12 Cabang Lomba Sekaligus
Berita ini 2 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:28 WITA

Dinkes Konawe Siaga Bencana: Cegah DBD dan ISPA, Sekolah Terdampak Langsung Diberi Intervensi Fogging

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:55 WITA

Rotasi Besar di Polres Konawe: AKBP Noer Alam Lakukan Penyegaran Organisasi Lewat Sertijab

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:43 WITA

Bukan Sekadar Seremoni! MoU Konawe-TASPEN Jadi Fondasi Baru Pelayanan ASN yang Adaptif dan Terpercaya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:57 WITA

Abutment Jembatan Awuliti-Asaki Rusak Parah, Konawe Kerahkan Alat Berat Sebelum Putus Total

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:21 WITA

Menuju MTQ XXXI Sultra 2026, Konawe Latih Ratusan Petugas di 12 Cabang Lomba Sekaligus

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:19 WITA

Bukan Sekadar Angka: Konawe Buktikan Diri sebagai Kabupaten Layak Anak dengan Raih Skor 128 di Tengah 17 Daerah

Senin, 4 Mei 2026 - 14:31 WITA

Call Center 112 Konawe Beroperasi 24 Jam: Gratis-Bebas Pulsa

Senin, 4 Mei 2026 - 13:42 WITA

MTQ XXXI Sultra di Konawe Diundur karena Ujian Nasional, Target Juara 1 Dicanangkan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x