Kenaikan Harga Emas Dorong Kenaikan HPE Konsentrat Tembaga di Awal Mei 2025

- Penulis

Rabu, 30 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi produksi konsentrat tembaga di salah satu smelter dalam negeri.

Ilustrasi produksi konsentrat tembaga di salah satu smelter dalam negeri.

“Kenaikan HPE konsentrat tembaga pada periode pertama Mei 2025 terutama disebabkan oleh kenaikan harga emas, meskipun komoditas lain seperti tembaga dan perak masih menunjukkan penurunan selama periode pengumpulan data,”

PERSADA KITA.ID | JAKARTA – Harga Patokan Ekspor (HPE) konsentrat tembaga dengan kadar tembaga (Cu) minimal 15 persen pada periode pertama Mei 2025 (1–14 Mei) mengalami kenaikan sebesar 0,27 persen menjadi USD 4.410,96 per Wet Ton, dibandingkan periode kedua April 2025 yang tercatat sebesar USD 4.378,58 per Wet Ton.

Penetapan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) Nomor 591 Tahun 2025 tanggal 29 April 2025 tentang HPE Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar, yang berlaku mulai 1 hingga 14 Mei 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Isy Karim menjelaskan, kenaikan HPE konsentrat tembaga dipicu oleh meningkatnya harga emas (Au) di pasar global, meskipun harga tembaga dan perak (Ag) masih mengalami tren penurunan.

“Kenaikan HPE konsentrat tembaga pada periode pertama Mei 2025 terutama disebabkan oleh kenaikan harga emas, meskipun komoditas lain seperti tembaga dan perak masih menunjukkan penurunan selama periode pengumpulan data,” ujar Isy dalam keterangan resmi, Rabu (30/4/2025).

Baca Juga:  Konawe Pacu Pembangunan Berbasis Data: Bupati Yusran Akbar Bahas Strategi Ekonomi dan Inflasi Bersama BPS

Isy menegaskan bahwa penetapan HPE dilakukan berdasarkan masukan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai instansi teknis, yang mengacu pada data harga dari London Bullion Market Association (LBMA) untuk emas dan perak, serta London Metal Exchange (LME) untuk tembaga.

Proses penetapan HPE melibatkan rapat koordinasi antarlembaga, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perdagangan, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perindustrian, untuk memastikan kebijakan yang tepat sesuai perkembangan pasar komoditas global.

Kenaikan HPE konsentrat tembaga ini menjadi indikator penting bagi pelaku usaha pertambangan, terutama eksportir, dalam menghadapi fluktuasi harga komoditas di pasar internasional. Meskipun harga tembaga dan perak masih cenderung turun, kenaikan harga emas memberikan dampak positif terhadap nilai ekspor mineral Indonesia.

Kebijakan HPE secara berkala ini juga bertujuan untuk menjaga stabilitas penerimaan negara dari bea keluar (BK) sekaligus memastikan daya saing produk tambang Indonesia di pasar global.

Beberapa analis memperkirakan, meskipun harga tembaga masih tertekan oleh perlambatan ekonomi global, permintaan emas yang tetap tinggi dapat terus memengaruhi pergerakan HPE konsentrat tembaga dalam beberapa periode ke depan. (JM)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Menkeu dan Mitra Tiongkok Perkuat Kerja Sama Pembiayaan Strategis
Demo GEMPAR di Konawe: Penambang Pasir Teriak Minta Solusi, Pemda Janji Bentuk Tim Percepatan
Pantauan Harga di Pasar Tutuwi Motaha: Minyak Goreng Turun, Sayuran Naik, Pedagang Prediksi Fluktuasi Berlanjut
Lemahnya Permintaan Emas Picu Penurunan HPE dan HR Emas pada Periode II Juni 2026
Sultra Ditunjuk BPS RI Jadi Lokasi Pencanangan SE2026, Ribuan Petugas Langsung Diterjunkan
Gerak Cepat Dukung Data Nasional, Bupati Konawe dan Istri Disensus Petugas BPS
Sensus Ekonomi 2026 di Konawe Mulai, Bupati: Data Akurat Kunci Turunkan Kemiskinan
STIE 66 Kendari Target Raih Akreditasi Unggul 2026, Luncurkan Program Kerjasama Pemerintah Daerah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:26 WITA

Menkeu dan Mitra Tiongkok Perkuat Kerja Sama Pembiayaan Strategis

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:26 WITA

Demo GEMPAR di Konawe: Penambang Pasir Teriak Minta Solusi, Pemda Janji Bentuk Tim Percepatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:46 WITA

Pantauan Harga di Pasar Tutuwi Motaha: Minyak Goreng Turun, Sayuran Naik, Pedagang Prediksi Fluktuasi Berlanjut

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:39 WITA

Lemahnya Permintaan Emas Picu Penurunan HPE dan HR Emas pada Periode II Juni 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 22:45 WITA

Sultra Ditunjuk BPS RI Jadi Lokasi Pencanangan SE2026, Ribuan Petugas Langsung Diterjunkan

Berita Terbaru