“Pasangan Serasi di Garis Depan: Bupati Berbusana Diponegoro, Istri Kenakan Kostum Pejuang Wanita”

- Penulis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan heroik Bupati dan Ketua TP-PKK Konawe hadir di malam resepsi kenegaraan HUT ke-81 RI. Bupati dengan surban putih dan keris pusaka, serta Ibu Hj. Hania dengan balutan kostum pejuang wanita, menyatukan simbol perlawanan dan pengabdian.

Pasangan heroik Bupati dan Ketua TP-PKK Konawe hadir di malam resepsi kenegaraan HUT ke-81 RI. Bupati dengan surban putih dan keris pusaka, serta Ibu Hj. Hania dengan balutan kostum pejuang wanita, menyatukan simbol perlawanan dan pengabdian.

Sebagai simbol kesucian niat dan kebersihan jiwa dalam memimpin

Konawe, PERSADA KITA.ID — Malam resepsi kenegaraan peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Konawe semakin khidmat dengan penampilan busana heroik dari pasangan Bupati dan Ketua Tim Penggerak PKK. Bupati H. Yusran Akbar, S.T. tampil gagah berkostum Pangeran Diponegoro, sementara sang istri, Hj. Hania, S.Pd., M.Pd., Gr., mengenakan kostum pejuang wanita yang merepresentasikan peran perempuan di garis depan pertempuran.

Bupati Yusran menampilkan detail kostum Pangeran Diponegoro yang sarat makna sejarah. Dengan bangga, Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., melangkah dalam balutan kostum Pangeran Diponegoro yang sarat makna.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengenakan jubah berwarna putih bersih sebagai simbol kesucian niat dan kebersihan jiwa dalam memimpin, serta surban putih yang melilit di kepalanya dengan rapi yang menggambarkan kewibawaan dan keteguhan seorang pemimpin yang mengayomi. Di pinggangnya, terselip sebilah keris pusaka, yang bukan sekadar aksesori, melainkan simbol ketegasan dan kewaspadaan dalam menjaga kehormatan serta kedaulatan negara.

Atribut paling ikonik yang melengkapi penampilannya adalah keris pusaka yang diselipkan di bagian pinggang depan. Dalam tradisi Jawa, posisi keris di bagian depan memiliki makna khusus, yaitu menandakan bahwa pemakainya sedang dalam kondisi perang dan siap menghadapi lawan. Keris yang dikenakan Bupati Yusran terinspirasi dari Kyai Bondoyudo, pusaka yang konon dibawa Pangeran Diponegoro dalam perlawanan terhadap Belanda.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Angka: Konawe Buktikan Diri sebagai Kabupaten Layak Anak dengan Raih Skor 128 di Tengah 17 Daerah

Kostum ini sengaja dipilih Bupati Yusran sebagai simbol perlawanan dan nasionalisme, mencerminkan karakter Pangeran Diponegoro sebagai pemimpin yang tegas, berwibawa, dan politis. “Ini idenya terinspirasi dari Pangeran Diponegoro yang berjuang menurut sejarah tahun 1825 sampai 1830. Ini semangat karena temanya perjuangan,” ujarnya.

Tak kalah memukau, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Konawe, Hj. Hania, S.Pd., M.Pd. Gr., turut mengenakan kostum pejuang wanita yang gagah. Busana yang dikenakannya merefleksikan semangat juang para perempuan tangguh di garis depan pertempuran, melambangkan peran krusial wanita dalam merebut dan mengisi kemerdekaan menjadi sebuah pengingat bahwa perjuangan bangsa tak pernah lepas dari tangan-tangan perempuan yang kuat dan berani.

Penampilan Hj. Hania turut melengkapi semangat kepahlawanan yang diusung pasangan suami-istri tersebut. Sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Konawe yang juga dikenal aktif mempromosikan budaya lokal melalui tenun Tabere Siwole khas Tolaki, Hj. Hania menunjukkan bahwa nilai-nilai perjuangan dapat dihadirkan dalam berbagai bentuk, termasuk melalui busana yang dikenakan. JM

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dinas Perikanan Konawe Raih Penghargaan Nasional, Sahruddin: Ini Bukti Sinergi Mutu Kampung Nelayan
Lapangan Voli PRI Diresmikan, H Amir: Ekonomi UMKM Tongauna Dipastikan Bergerak
Hari Ini, Menko Pangan Zulhas Kunjungi Sultra, Tinjau Pasar Murah, Temui Petani hingga Melantik Pengurus DPW PAN
Bupati Konawe Perpanjang Kontrak 4 Tahun Bagi 2.771 P3K, Tegaskan Peran Krusial di Balik Pertumbuhan Ekonomi 14,94%
Pelantikan Kades Lerehoma: Bupati Yusran Akbar Tekankan Kolaborasi dan Pemanfaatan Potensi Desa
Dinkes Konawe Skrining Kesehatan Ratusan Warga Binaan Rutan Unaaha, Kadis Yones: Ini Langkah Strategis Konawe Bersahaja!
Bupati Konawe Yusran Akbar Serahkan Hibah Lahan 43,839 m2 untuk Balai Pemasyarakatan
Wabup Syamsul Ibrahim Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Usai Upacara Pemda Konawe Serahkan Santunan BPJS
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:31 WITA

Dinas Perikanan Konawe Raih Penghargaan Nasional, Sahruddin: Ini Bukti Sinergi Mutu Kampung Nelayan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:06 WITA

Lapangan Voli PRI Diresmikan, H Amir: Ekonomi UMKM Tongauna Dipastikan Bergerak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:42 WITA

Hari Ini, Menko Pangan Zulhas Kunjungi Sultra, Tinjau Pasar Murah, Temui Petani hingga Melantik Pengurus DPW PAN

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:53 WITA

Bupati Konawe Perpanjang Kontrak 4 Tahun Bagi 2.771 P3K, Tegaskan Peran Krusial di Balik Pertumbuhan Ekonomi 14,94%

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:13 WITA

Pelantikan Kades Lerehoma: Bupati Yusran Akbar Tekankan Kolaborasi dan Pemanfaatan Potensi Desa

Berita Terbaru