Bupati Konawe Turun Langsung Asesmen 9 ASN, Ini Tujuannya

- Penulis

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Konawe H Yusran Akbar ST (kiri) didampingi Kepala BKPSDM Suparjo (kanan) saat memimpin asesmen 9 ASN. Ia menegaskan mencari sosok berani dan inovatif yang memiliki talenta di Bapenda.

Bupati Konawe H Yusran Akbar ST (kiri) didampingi Kepala BKPSDM Suparjo (kanan) saat memimpin asesmen 9 ASN. Ia menegaskan mencari sosok berani dan inovatif yang memiliki talenta di Bapenda.

Bupati Konawe H Yusran Akbar ST langsung memimpin asesmen 9 ASN di Bapenda. Dari 4.000 pegawai, hanya segini yang lolos.

Konawe, PERSADA KITA.ID – Bupati Konawe H Yusran Akbar ST memimpin langsung kegiatan asesmen terhadap 9 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Konawe, Kamis (11/6/2026). Mereka diperebutkan untuk mengisi posisi strategis di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Kesembilan ASN yang mengikuti asesmen di ruang rapat Bupati Konawe itu merupakan hasil seleksi ketat dari total lebih 4.000 pegawai. Mereka terdiri dari 7 orang pejabat administrator dan 2 orang pejabat pengawas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan yang berlangsung tertutup itu, Bupati Yusran didampingi langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Konawe, Suparjo.

Usai memimpin asesmen, Bupati Yusran Akbar menyampaikan alasan di balik ketatnya seleksi ini. Menurutnya, Bapenda adalah ujung tombak pendapatan asli daerah (PAD).

“Saya tidak ingin mencari ASN yang biasa-biasa saja. Saya ingin yang punya kompetensi! Saya cari yang punya keberanian, dan punya teroboran untuk menggenjot PAD,” ujar Yusran kepada PERSADA KITA.ID usai kegiatan.

Orang nomor satu di Lingkup Pemkab Konawe itu menegaskan bahwa dirinya sengaja turun langsung menjadi juri tunggal. Ia menggali ide, strategi, hingga leadership para peserta melalui pertanyaan-pertanyaan kritis.

“Saya tanya mereka, ‘Apa yang akan Anda lakukan jika esok Anda dilantik di Bapenda?’. Dari situ saya bisa menilai, mana yang benar-benar punya konsep dan memahami sistem kerjanya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Wakil Bupati Konawe Pimpin Jumat Bersih, Perkuat Komitmen Raih Penghargaan Adipura
Kepala BKPSDM Konawe, Suparjo

Sementara itu, Kepala BKPSDM Konawe, Suparjo, membenarkan bahwa jumlah peserta asesmen sangat terbatas. Menurutnya, ketatnya penyaringan sejak tahap administrasi di BKPSDM sengaja dilakukan untuk menilai kualitas SDM birokrasi.

“Dari total lebih 4.000 ASN, hanya 9 orang yang dinyatakan layak mengikuti asesmen ini. Kami mencari yang benar-benar punya integritas dan tanggung jawab terhadap kinerja,” jelas Suparjo.

Ia menambahkan, proses penilaian dalam asesmen ini dilakukan melalui kriteria penilaian oleh Bupati Yusran Akbar. Meski demikian, keputusan akhir tetap melalui mekanisme tim Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

“Nilai-nilainya langsung dari Pak Bupati. Beliau sangat detail menilai satu per satu,” tambah Suparjo.

Suparjo menyampaikan, asesmen yang dipusatkan di Bapenda ini merupakan tahap awal dari program berkelanjutan.

“Ini khusus untuk Bapenda. Tujuannya untuk optimalisasi pendapatan daerah. Nanti akan bergilir menyusul untuk dinas-dinas yang lain dengan proses yang sama,” kata Suparjo.

Sementara itu, Bupati Yusran Akbar berpesan kepada siapapun yang nantinya terpilih untuk bekerja maksimal. “Jabatan ini amanah. Jangan sampai saya salah pilih,” pesannya.

Hasil asesmen ini masih menunggu keputusan resmi dari tim Baperjakat. PERSADA KITA.ID akan terus memantau perkembangan selanjutnya. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Inflasi 1,49% Konawe Paling Rendah se-Sultra, Bupati Yusran: “Pajak Restoran Melesat 88%, Ini Bukti UMKM Bangkit!”
Capaian PAD Konawe Juli 2026, Andi Tenri: Bapenda Susun Langkah Atasi Bocoran Data dan Regulasi
Semester I PAD Konawe Capai 52,81%, Bupati Yusran: Tapi Jangan Sampai Masyarakat Tertekan
Bupati Yusran Akbar Apresiasi Prof Najib usai Dikukuhkan Jadi Guru Besar UHO
Bupati Konawe: Jangan Jadi ASN Pengeluh, Jadilah Motor Perubahan untuk Konawe yang Dirindukan
PAD Konawe Tembus 56 Persen, Bapenda Akui Masih Ada Kendala di Sektor Retribusi
Sinergitas Polres dan Kejari Konawe, Penegakan hukum profesional
Dari Konawe untuk Indonesia: Semangat Gotong Royong Anggaberi, Bukti Nyata Kolaborasi Pemerintah dan Wujudkan Mimpi Kelurahan Terbaik
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:04 WITA

Inflasi 1,49% Konawe Paling Rendah se-Sultra, Bupati Yusran: “Pajak Restoran Melesat 88%, Ini Bukti UMKM Bangkit!”

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:13 WITA

Capaian PAD Konawe Juli 2026, Andi Tenri: Bapenda Susun Langkah Atasi Bocoran Data dan Regulasi

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WITA

Semester I PAD Konawe Capai 52,81%, Bupati Yusran: Tapi Jangan Sampai Masyarakat Tertekan

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:14 WITA

Bupati Yusran Akbar Apresiasi Prof Najib usai Dikukuhkan Jadi Guru Besar UHO

Senin, 27 Juli 2026 - 11:57 WITA

Bupati Konawe: Jangan Jadi ASN Pengeluh, Jadilah Motor Perubahan untuk Konawe yang Dirindukan

Berita Terbaru