Bamsoet: Hari Buruh Harus Jadi Momentum Atasi Pengangguran dan Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja

- Penulis

Kamis, 1 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menegaskan bahwa perayaan Hari Buruh harus menjadi refleksi bersama untuk mengatasi persoalan pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan pekerja. Jakarta, Kamis (1/5/25).

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menegaskan bahwa perayaan Hari Buruh harus menjadi refleksi bersama untuk mengatasi persoalan pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan pekerja. Jakarta, Kamis (1/5/25).

“Ini tantangan serius. Meski ada program pemulihan ekonomi pascapandemi, pengangguran tetap menjadi masalah krusial,”

PERSADA KITA.ID| JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menegaskan bahwa perayaan Hari Buruh harus menjadi refleksi bersama untuk mengatasi persoalan pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan pekerja. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam menciptakan solusi berkelanjutan.

“Hari Buruh tidak sekadar demonstrasi, tapi harus jadi momentum perubahan nyata bagi pekerja, terutama dalam penanganan pengangguran dan upah layak,” ujar Bamsoet di Jakarta, Kamis (1/5/25).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Agustus 2024, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Indonesia mencapai 5%, dengan angka lebih tinggi di kalangan pemuda (15-24 tahun). Bamsoet menyoroti fenomena “sarjana menganggur” sebagai bukti ketidaksesuaian antara lulusan pendidikan dan kebutuhan industri.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Tegaskan, TNI Aktif Tidak Bisa Masuk BUMN

“Ini tantangan serius. Meski ada program pemulihan ekonomi pascapandemi, pengangguran tetap menjadi masalah krusial,” ujarnya.

Bamsoet juga menyoroti upah minimum yang dinilai belum memadai. Sebagai contoh, Upah Minimum Provinsi (UMP) 2025 di Jawa Barat (Rp2,19 juta), Jawa Tengah (Rp2,16 juta), dan Jawa Timur (Rp2,03 juta) dinilai tidak sebanding dengan inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Survei Universitas Indonesia menunjukkan lebih dari 40% pekerja sektor informal masih berpenghasilan di bawah standar hidup layak,” paparnya.

Ia menambahkan, tingginya pengangguran memicu pekerja menerima upah rendah, memperburuk kondisi pasar kerja. “Ini siklus yang harus diputus dengan kebijakan konkret,” tegas Bamsoet. (JEMS)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Resmi Diluncurkan! Program E-Learning Nasional Jadi Kunci Penguatan Integritas ASN oleh MenPANRB dan KPK
Lemahnya Permintaan Emas Picu Penurunan HPE dan HR Emas pada Periode II Juni 2026
Wamendagri RI Tiba di Sultra, Disambut Pengalungan Tenun Adat Tolaki Oleh Bupati Konawe Yusran Akbar
Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Penguatan Yudikatif & Langkah Tegas Negara: Ini Soal Survival 287 Juta Rakyat
Ideologi Pembangunan Prabowo Fokus Bangun Kemandirian di Tengah Pergolakan Dunia
Lawan Korupsi Desa, Mendagri Andalkan ABPEDNAS: “Mekanisme Pengawasan dari Bawah Lebih Penting”
Bamsoet Soroti Bencana Sumatera, Ajak Para Konglomerat dan Pengusaha KADIN Ikut “Bahu Membahu” Dukung Kebijakan Prabowo
Prabowo Geram, Perintahkan Pembangunan 300 Ribu Jembatan: “Anak-anakku Sabar, Saya Sedang Bekerja!”
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:40 WITA

Resmi Diluncurkan! Program E-Learning Nasional Jadi Kunci Penguatan Integritas ASN oleh MenPANRB dan KPK

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:39 WITA

Lemahnya Permintaan Emas Picu Penurunan HPE dan HR Emas pada Periode II Juni 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:02 WITA

Wamendagri RI Tiba di Sultra, Disambut Pengalungan Tenun Adat Tolaki Oleh Bupati Konawe Yusran Akbar

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:51 WITA

Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Penguatan Yudikatif & Langkah Tegas Negara: Ini Soal Survival 287 Juta Rakyat

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:18 WITA

Ideologi Pembangunan Prabowo Fokus Bangun Kemandirian di Tengah Pergolakan Dunia

Berita Terbaru