Bukan Cuma Angka: Inflasi Konawe 1,81%, Tagihan Listrik & Air Jadi Pemicu Utama

- Penulis

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasriati, S.Pi menyoroti bahwa kenaikan tarif dasar listrik dan biaya pemeliharaan rumah menjadi penyumbang utama inflasi month to month sebesar 1,14% di Maret 2026. Setda Konawe Dr Ferdinand, Kepala BAPPEDA, dan jajaran OPD mencermati data inflasi kelompok perumahan yang mencapai 8,70% – angka tertinggi dalam setahun terakhir.

Hasriati, S.Pi menyoroti bahwa kenaikan tarif dasar listrik dan biaya pemeliharaan rumah menjadi penyumbang utama inflasi month to month sebesar 1,14% di Maret 2026. Setda Konawe Dr Ferdinand, Kepala BAPPEDA, dan jajaran OPD mencermati data inflasi kelompok perumahan yang mencapai 8,70% – angka tertinggi dalam setahun terakhir."

Badan Pusat Statistik Kabupaten Konawe merilis fakta mencengangkan: meskipun inflasi year on year (y-on-y) tercatat 1,81%, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga justru melejit hingga 8,70% – tertinggi di antara seluruh kelompok pengeluaran.

Konawe, PERSADA KITA.ID – Ada yang berbeda dari rilis BPS Kabupaten Konawe kali ini. Bukan hanya soal angka inflasi, melainkan perubahan struktur tekanan harga yang mulai merambah ke sektor-sektor non-pangan.

Dalam rilis resmi yang disampaikan oleh Kepala BPS Konawe, Ade Ida Mane, S.St, M.Si, yang diwakili Hasriati, S.Pi (Kordinator Statistik Distribusi BPS Konawe), di Unaaha, Rabu (1/4/2026) disebutkan bahwa pada Maret 2026:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Inflasi y-on-y: 1,81% dengan IHK 111,14.

Inflasi m-to-m (Maret vs Februari 2026): 1,14%

Inflasi y-to-d (Januari-Maret 2026): 1,36%

Namun yang paling mencuri perhatian adalah lonjakan kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 8,70% secara tahunan.
Secara berurutan, penyumbang inflasi lainnya:

Perawatan pribadi & jasa lainnya: 4,37%

Pendidikan: 1,42%

Restoran: 1,34%

Makanan, minuman, tembakau: 1,04%

Perlengkapan rumah tangga: 0,90%

Informasi & jasa keuangan: 0,46%

Transportasi: 0,44%

Pakaian & alas kaki: 0,28%

Sementara itu, kelompok kesehatan serta rekreasi, olahraga, dan budaya tidak mengalami perubahan indeks.

Baca Juga:  Gerak Cepat Tim URC Polres Konawe, Pelaku Curanmor di Unaaha Diringkus

Hasriati, S.Pi menegaskan bahwa data ini dihimpun dari berbagai titik pantau harga di seluruh wilayah Konawe.
“Kenaikan kelompok perumahan tidak bisa diabaikan. Ini menyangkut listrik, air, hingga bahan bakar rumah tangga yang menjadi kebutuhan mutlak setiap warga,” ujarnya di sela rilis.

Jika dibandingkan bulan sebelumnya (Februari 2026), tekanan inflasi month-to-month sebesar 1,14% menunjukkan bahwa harga-harga sedang bergerak cepat naik dalam rentak satu bulan. Hal ini mengindikasikan adanya gangguan distribusi atau kebijakan harga di level produsen.

Kepala BPS Konawe, Ade Ida Mane, dalam arahannya menekankan:

“Rilis IHK ini bukan sekadar laporan statistik. Kami berharap Pemerintah Daerah Konawe, terutama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), menjadikan data ini sebagai rujukan utama untuk menyusun kebijakan intervensi harga. Jangan sampai daya beli masyarakat tergerus tanpa ada langkah antisipasi.”

Acara rilis yang juga dihadiri oleh Setda Konawe Dr. Ferdinand, SP., MH., Kepala BAPPEDA, Kabag Ekonomi, serta sejumlah OPD berlangsung dalam suasana diskusi teknis yang serius. Beberapa perwakilan OPD mengaku baru menyadari bahwa beban biaya perumahan dan listrik kini menjadi pemicu inflasi utama di Konawe. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

SPPG Wonggeduku Bantah Isu Tikus, Sebut Bau Saat Sidak Berasal dari Pembersihan IPAL
Dukung Digitalisasi Pajak, Bupati Yusran Akbar Bersama Kepala Daerah dari Berbagai Provinsi Teken Kerja Sama Replikasi SISGITA
Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta
Sentuhan Hj Hania di Sendang Mulyasari: Rumah Dilan, Solusi Olahan Sampah dan Pusat Keterampilan Warga
Bupati Konawe Tantang PKK, Rumah Dilan Bersahaja Jadi Jawabannya
Bupati KonaweYusran Akbar: Pertumbuhan 14,94% Bukti Nyata Keberhasilan Ekonomi Daerah
Delapan Bulan Beruntun! Konawe Jawara Inflasi Terendah Se-Sultra
Antisipasi Karhutla, Bupati Konawe Yusran Akbar Perintahkan Pemantauan Titik Rawan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 11:42 WITA

SPPG Wonggeduku Bantah Isu Tikus, Sebut Bau Saat Sidak Berasal dari Pembersihan IPAL

Senin, 21 September 2026 - 14:06 WITA

Dukung Digitalisasi Pajak, Bupati Yusran Akbar Bersama Kepala Daerah dari Berbagai Provinsi Teken Kerja Sama Replikasi SISGITA

Sabtu, 19 September 2026 - 21:44 WITA

Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 16:30 WITA

Sentuhan Hj Hania di Sendang Mulyasari: Rumah Dilan, Solusi Olahan Sampah dan Pusat Keterampilan Warga

Senin, 7 September 2026 - 21:25 WITA

Bupati KonaweYusran Akbar: Pertumbuhan 14,94% Bukti Nyata Keberhasilan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru