Di Bawah Langit Merdeka, Bupati Konawe Menunduk: ‘Mereka Bukan Sekadar Nama di Batu Nisan, Tapi Cahaya yang Masih Menyala’

- Penulis

Senin, 10 November 2025 - 17:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Konawe Yusran Akbar, ST meletakkan karangan bunga usai memimpin upacara Hari Pahlawan ke-80 di Taman Makam Pahlawan Asao, Unaaha, Senin (10/11/2025)

Bupati Konawe Yusran Akbar, ST meletakkan karangan bunga usai memimpin upacara Hari Pahlawan ke-80 di Taman Makam Pahlawan Asao, Unaaha, Senin (10/11/2025)

Di Taman Makam Pahlawan Asao, Bupati Konawe Yusran Akbar, ST memimpin upacara Hari Pahlawan ke-80 dengan suara yang bergetar penuh khidmat: “Mereka berjuang bukan demi dirinya sendiri, tapi demi kita — generasi yang bahkan belum lahir saat mereka gugur.” Di sanalah, di antara makam-makam yang sunyi, api perjuangan kembali dinyalakan — bukan dengan senjata, tapi dengan tekad, ilmu, dan pengabdian.

Konawe, PERSADA KITA.ID — Di bawah langit biru yang cerah, Senin (10/11/2025), Taman Makam Pahlawan (TMP) Asao, Kec Tongauna, menjadi saksi khidmatnya upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional ke-80. Bupati Konawe, H Yusran Akbar, ST, memimpin langsung ziarah nasional yang dihadiri lengkap oleh jajaran Forkopimda, OPD, TNI–Polri, veteran, ASN, kepala desa, pelajar, hingga organisasi kemasyarakatan.

Pidato Bupati Konawe: Bupati Konawe H Yusran Akbar ST membacakan amanat Menteri Sosial RI, Gus Ipul, yang menggambarkan para pahlawan rela mengorbankan segalanya, di Taman Makam Pahlawan Asao. Senin (10/11/2025)

Upacara dimulai pukul 08.30 WITA dengan penghormatan kepada arwah pahlawan dan detik-detik mengheningkan cipta. Bupati Yusran membacakan amanat resmi Menteri Sosial RI, Syaifullah Yusuf, dengan suara tegas namun penuh semangat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini, di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat. Mereka bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini.”

Pidato tersebut menggugah kesadaran: dari Surabaya hingga Biak, dari Ambarawa hingga Konawe, para pahlawan berjuang bukan untuk ketenaran atau kekuasaan—tapi demi sebuah mimpi: Indonesia merdeka, adil, dan makmur.

Dalam amanatnya, Bupati menekankan nilai inti yang harus diwarisi generasi kini: Kesabaran dalam berjuang, meski dalam keterbatasan dan tekanan; Semangat kebangsaan — menempatkan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi atau kelompok; Pandangan jauh ke depan, yaitu perjuangan yang berorientasi pada masa depan generasi penerus.

“Kemerdekaan tidak lahir dari kebetulan. Ia lahir dari keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan,” tegas Yusran.

Perjuangan Masa Kini: Ilmu, Empati, dan Pengabdian
Bupati menegaskan bahwa medan perjuangan kini telah bergeser. “Kita tak lagi mengangkat senjata, tapi mengasah akal, memupuk empati, dan memperluas pengabdian.”

Baca Juga:  KCR 2025 Cetak Sejarah! 435 Pembalap Berebut Gelar Juara di Ajang Balap Motor Terbesar se-Sultra

Menariknya, ia mengaitkan semangat ini dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin tentang:

  • Penguatan ketahanan nasional,
  • Pemajuan pendidikan berkualitas,
  • Penegakan keadilan sosial,
  • Pembangunan manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya.

“Sebagaimana para pahlawan memberi segalanya untuk Indonesia, kini giliran kita memastikan kemerdekaan ini tak sia-sia — dengan bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus.”

Usai upacara, Bupati bersama Forkopimda melakukan tabur bunga di makam pahlawan sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa mereka yang gugur membela kemerdekaan RI.

Tabur Bunga dan Apresiasi untuk 11 Veteran Konawe
Usai upacara, rangkaian dilanjutkan dengan tabur bunga di makam para pahlawan. Tak kalah menyentuh, Bupati menyerahkan bingkisan dan penghargaan kepada 11 veteran asal Konawe yang masih hidup — di antaranya Muhammad Zein (92), mantan pejuang kemerdekaan yang hingga kini aktif membina generasi muda.

Ketua DPC LVRI Konawe, Muhammad Zein

Dalam wawancara eksklusif, Ketua DPC LVRI Konawe, Muhammad Zein, menyampaikan pesan mendalam:

“Jangan sekali-kali melupakan sejarah. Kenali wajah-wajah veteran yang masih hidup. Mereka bukan masa lalu — mereka adalah jembatan antara perjuangan dan harapan.”

Zein pun mengapresiasi perhatian Pemkab Konawe atas pemberian tunjangan bulanan, jaminan kesehatan, keringanan PBB dan listrik, hingga jaminan dimakamkan di TMP Asao. Namun ia juga berharap ada tambahan bentuk penghormatan, seperti pemberian pakaian adat Konawe untuk para veteran — sebagai simbol bahwa jasa mereka melekat dalam identitas daerah.

Bupati Konawe H Yusran Akbar ST Menyerahkan Bingkisan: Sebanyak 11 veteran Konawe menerima bingkisan dan penghargaan dari Pemkab Konawe — simbol apresiasi atas dedikasi mereka sejak masa kemerdekaan hingga kini.

Pesan untuk Generasi Muda: “Jadilah Pahlawan Ilmu & Kebaikan”
Sebelum menutup rangkaian, Bupati Yusran menyampaikan pesan khusus kepada pelajar dan mahasiswa:

“Kepada generasi muda Konawe, teruslah menimba ilmu setinggi-tingginya. Perjuangan kalian hari ini adalah melawan kebodohan, kemiskinan, dan ketidakadilan — dengan karya, inovasi, dan integritas.”

Peringatan Hari Pahlawan tahun ini mengusung tema nasional. “Pahlawanku Teladanku: Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan” — sebuah seruan bahwa kepahlawanan bukan hanya soal masa lalu, tapi gerakan berkelanjutan di masa kini dan masa depan.

Upacara berakhir dengan doa bersama, dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohon agar arwah para pahlawan diterima di sisi-Nya, dan semangat mereka terus menyala di dada setiap anak bangsa.

Mereka rela mati demi Indonesia merdeka. Kita? berjuang dengan kerja keras, jujur, dan peduli.
Karena pahlawan bukan hanya yang gugur — tapi juga yang tak pernah lelah membangun. JM

Berita Terkait

Puskesmas Unaaha Target Periksa 26.083 Jiwa PKG Gratis, Kapus: Kami Butuh Tambahan Mobil Dinas dan Stok strip Gula Darah Tambahan
Abutment Jembatan Awuliti-Asaki Rusak Parah, Konawe Kerahkan Alat Berat Sebelum Putus Total
Menuju MTQ XXXI Sultra 2026, Konawe Latih Ratusan Petugas di 12 Cabang Lomba Sekaligus
Bukan Sekadar Angka: Konawe Buktikan Diri sebagai Kabupaten Layak Anak dengan Raih Skor 128 di Tengah 17 Daerah
Call Center 112 Konawe Beroperasi 24 Jam: Gratis-Bebas Pulsa
MTQ XXXI Sultra di Konawe Diundur karena Ujian Nasional, Target Juara 1 Dicanangkan
Gelora UKW Perdana di Konawe: Puluhan Wartawan Asah Mental Jelang Uji Kompetensi
Momentum Hari Buruh, Bupati Konawe Beri Apresiasi Pekerja Teladan di PT OSS Morosi
Berita ini 15 kali dibaca
3 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 15:39 WITA

Puskesmas Unaaha Target Periksa 26.083 Jiwa PKG Gratis, Kapus: Kami Butuh Tambahan Mobil Dinas dan Stok strip Gula Darah Tambahan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:57 WITA

Abutment Jembatan Awuliti-Asaki Rusak Parah, Konawe Kerahkan Alat Berat Sebelum Putus Total

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:21 WITA

Menuju MTQ XXXI Sultra 2026, Konawe Latih Ratusan Petugas di 12 Cabang Lomba Sekaligus

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:19 WITA

Bukan Sekadar Angka: Konawe Buktikan Diri sebagai Kabupaten Layak Anak dengan Raih Skor 128 di Tengah 17 Daerah

Senin, 4 Mei 2026 - 13:42 WITA

MTQ XXXI Sultra di Konawe Diundur karena Ujian Nasional, Target Juara 1 Dicanangkan

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:48 WITA

Gelora UKW Perdana di Konawe: Puluhan Wartawan Asah Mental Jelang Uji Kompetensi

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:55 WITA

Momentum Hari Buruh, Bupati Konawe Beri Apresiasi Pekerja Teladan di PT OSS Morosi

Kamis, 30 April 2026 - 16:45 WITA

Siap Jadi Tuan Rumah Rakordes Nasional, Wakil Bupati Konawe Matangkan Persiapan dengan Libatkan Kemendagri dan Seluruh OPD

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x