Bank Sampah hingga Adipura: Langkah Bupati Yusran Wujudkan Konawe Bersahaja di Tengah Tantangan Nasional

- Penulis

Minggu, 22 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar ST, hadiri Rakornas Pengelolaan Sampah 2025 KLHK di Jakarta, Minggu (22/6). Acara yang dihadiri kepala daerah se-Indonesia dengan strategi mencapai target 100% pengelolaan sampah nasional pada 2029.

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar ST, hadiri Rakornas Pengelolaan Sampah 2025 KLHK di Jakarta, Minggu (22/6). Acara yang dihadiri kepala daerah se-Indonesia dengan strategi mencapai target 100% pengelolaan sampah nasional pada 2029.

“Kami ingin ‘Bersahaja’ bukan sekadar slogan, tapi nyata di tengah masyarakat,”

PERSADA KITA.ID | JAKARTA – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar ST, hadir dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah 2025 yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Jakarta, Minggu (22/6/2025). Acara ini dihadiri pemimpin daerah se-Indonesia untuk menyusun strategi mencapai target 100% pengelolaan sampah nasional pada 2029.

Menteri KLHK Hanif Faisol Nurofiq mengungkap fakta mengejutkan: berdasarkan Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPS), baru 39,01% sampah di Indonesia yang terkelola. Bahkan, 343 Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dinyatakan bermasalah. “Verifikasi lapangan menunjukkan kondisi riil lebih buruk dari data SIPS,” tegas Hanif, dikutip dari Antara News.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri KLHK Hanif Faisol Nurofiq

Lebih dalam, Hanif menyebut hanya 10% pengelolaan sampah yang benar-benar terintegrasi. Rakornas ini pun menjadi momentum krusial bagi daerah untuk mempercepat inovasi, termasuk Konawe yang telah memulai gerakan sistematis melalui program bank sampah dan partisipasi masyarakat.

“Tidak bisa bekerja sendiri. Pusat, daerah, dan masyarakat harus bersinergi,” tegas Hanif. Pernyataan ini sejalan dengan langkah Bupati Yusran yang menggerakkan seluruh lapisan masyarakat Konawe, dari tingkat desa hingga kabupaten, untuk terlibat aktif dalam pengurangan sampah.

Baca Juga:  9.035 Personel Dikerahkan! Ini Strategi Polri Amankan HUT ke-80 RI
Bupati Konawe, H Yusran Akbar ST Hadir bersama para Kepala daerah di Rakornas Pengelolaan Sampah 2025 yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Jakarta, Minggu (22/6/2025).

Di bawah visi “Konawe Bersahaja”, Pemkab Konawe akan meluncurkan program bank sampah di setiap RT/RW, khususnya untuk plastik bernilai ekonomis. Program ini tak hanya mengurangi timbunan sampah, tetapi juga menciptakan pendapatan tambahan bagi warga melalui tabungan sampah.

Bupati Yusran menjelaskan, pengelolaan sampah di Konawe dirancang sebagai gerakan kolektif. “Kami libatkan tokoh masyarakat, pelajar, hingga UMKM. Sampah bukan lagi beban, tapi sumber daya,” ujarnya. Pendekatan ini diharapkan menjadi model bagi daerah lain.

Dengan sejumlah terobosan, Konawe menargetkan penghargaan Adipura pada 2026. “Ini bukan sekadar penghargaan, tapi bukti bahwa kami serius membangun lingkungan berkelanjutan,” tambah Yusran.

Dengan langkah konkret dan target jelas, Konawe berpotensi menjadi pelopor pengelolaan sampah berkelanjutan. “Kami ingin ‘Bersahaja’ bukan sekadar slogan, tapi nyata di tengah masyarakat,” pungkas Yusran. (JM)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Resmi Diluncurkan! Program E-Learning Nasional Jadi Kunci Penguatan Integritas ASN oleh MenPANRB dan KPK
Lemahnya Permintaan Emas Picu Penurunan HPE dan HR Emas pada Periode II Juni 2026
Wamendagri RI Tiba di Sultra, Disambut Pengalungan Tenun Adat Tolaki Oleh Bupati Konawe Yusran Akbar
Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Penguatan Yudikatif & Langkah Tegas Negara: Ini Soal Survival 287 Juta Rakyat
Ideologi Pembangunan Prabowo Fokus Bangun Kemandirian di Tengah Pergolakan Dunia
Lawan Korupsi Desa, Mendagri Andalkan ABPEDNAS: “Mekanisme Pengawasan dari Bawah Lebih Penting”
Bamsoet Soroti Bencana Sumatera, Ajak Para Konglomerat dan Pengusaha KADIN Ikut “Bahu Membahu” Dukung Kebijakan Prabowo
Prabowo Geram, Perintahkan Pembangunan 300 Ribu Jembatan: “Anak-anakku Sabar, Saya Sedang Bekerja!”
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:40 WITA

Resmi Diluncurkan! Program E-Learning Nasional Jadi Kunci Penguatan Integritas ASN oleh MenPANRB dan KPK

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:39 WITA

Lemahnya Permintaan Emas Picu Penurunan HPE dan HR Emas pada Periode II Juni 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:02 WITA

Wamendagri RI Tiba di Sultra, Disambut Pengalungan Tenun Adat Tolaki Oleh Bupati Konawe Yusran Akbar

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:51 WITA

Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Penguatan Yudikatif & Langkah Tegas Negara: Ini Soal Survival 287 Juta Rakyat

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:18 WITA

Ideologi Pembangunan Prabowo Fokus Bangun Kemandirian di Tengah Pergolakan Dunia

Berita Terbaru