Menyelami Amanat Presiden, Bupati Yusran Pimpin Upacara HBN dengan Refleksi Sejarah & Solidaritas Kekinian

- Penulis

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Konawe H. Yusran Akbar membacakan Amanat Presiden RI pada Upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke-77 di Lapangan Upacara Pemda Konawe, Jumat (19/12/2025). Pidato Presiden menyoroti sejarah heroik Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Bupati Konawe H. Yusran Akbar membacakan Amanat Presiden RI pada Upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke-77 di Lapangan Upacara Pemda Konawe, Jumat (19/12/2025). Pidato Presiden menyoroti sejarah heroik Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Suara Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., menggema khidmat di Lapangan Upacara Pemda Konawe, membacakan amanat mendalam Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Peringatan Hari Bela Negara (HBN) Ke-77. Amanat tersebut bukan sekadar kilas balik sejarah, tetapi sebuah narasi kuat yang menghubungkan keteguhan para pejuang kemerdekaan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan ujian solidaritas kekinian yang dihadapi ketiga wilayah tersebut akibat bencana alam. 

 

Konawe, PERSADA KITA.ID — Langit pagi menyambut khidmat Upacara Peringatan Hari Bela Negara (HBN) Ke-77 Tahun 2025 di Lapangan Upacara Pemda Konawe, Jumat (19/12/2025). Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, bertindak sebagai inspektur upacara yang dihadiri segenap unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD I Made Asmaya, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemda Konawe. Tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju” menjadi semangat yang digaungkan sepanjang acara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam amanatnya yang dibacakan Bupati Yusran Akbar, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengingatkan tonggak sejarah HBN yang berawal dari berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada 19 Desember 1948. Peristiwa heroik itu menunjukkan bahwa semangat bela negara mampu menjaga eksistensi Indonesia di tengah ancaman paling kritis.

Amanat Presiden tidak hanya menyentuh romantisme masa lalu, tetapi juga mengaitkannya dengan realitas kekinian. Presiden secara khusus menyoroti kontribusi tiga wilayah yang sedang diuji bencana alam: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

 

“Dari Aceh, kita belajar tentang keteguhan sebuah wilayah yang sejak masa kerajaan telah menjadi benteng pertahanan Nusantara… Tanpa keteguhan Aceh, perjuangan mempertahankan kemerdekaan tidak akan sekuat yang kita kenal hari ini,” kutip Bupati Yusran dari amanat Presiden.

Baca Juga:  UMKM Expo 2025, Bupati Yusran Akbar: UMKM adalah Tulang Punggung Ekonomi Konawe

 

Pidato dilanjutkan dengan apresiasi terhadap ketangguhan rakyat Sumatera Utara sebagai bagian fondasi berdirinya negara, serta keberanian pemimpin dan masyarakat Sumatera Barat, khususnya Bukittinggi, yang menjadi penyelamat republik melalui PDRI.

 

“Karena itu, tanpa Aceh, tanpa Sumatera Utara, dan tanpa Sumatera Barat, sejarah bela negara tidak akan lengkap,” tegas amanat tersebut, menekankan bahwa persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa.

 

Presiden menegaskan, semangat bela negara di era modern harus menjadi kekuatan kolektif untuk menghadapi tantangan non-konvensional seperti perang siber, radikalisme, dan bencana alam. Ujian yang menimpa ketiga wilayah bersejarah itu disebutnya sebagai “panggilan bagi kita semua untuk hadir dan membantu mereka.”

 

“Hadir dalam membantu sesama yang sedang tertimpa bencana, menjaga ruang digital dari hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, dan berkontribusi dalam pembangunan sesuai peran masing-masing,” pesan Presiden yang dibacakan Bupati Yusran, mengajak seluruh elemen bangsa mewujudkan cinta tanah air dalam tindakan nyata.

 

Melalui upacara ini, Pemkab Konawe di bawah kepemimpinan Bupati Yusran Akbar dan Wakil Bupati Syamsul Ibrahim tidak hanya menjalankan agenda kenegaraan, tetapi juga menginternalisasikan pesan solidaritas dan ketangguhan nasional. Pesannya jelas: membela negara adalah tugas setiap warga Indonesia, di mana pun dan kapan pun. (JM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Evaluasi Kinerja Pemkab Konawe 2025, Bupati Yusran: Indeks Kepuasan Masyarakat Dianggap Baik dan Instruksikan Pacu Kinerja Pelayanan Optimal
Bupati Konawe Yusran Akbar Silaturahmi dengan Pedagang UMKM di Area ICP, Serap Aspirasi dan Nikmati Es Kelapa Muda
Bupati Yusran Akbar di HUT RI ke-81: “Sampah Bisa Jadi Berkah, Ini Peluang Kita!”
Forkopimda Konawe Solid! Bupati, Kapolres, dan Kajari Kompak Jaga Stabilitas demi Pembangunan
Paparkan Konawe Bersahaja, Bupati Yusran Sebut PPPK Bukan Sekadar Tenaga Tambahan, Tapi Tulang Punggung Birokrasi
Inflasi 1,49% Konawe Paling Rendah se-Sultra, Bupati Yusran: “Realisasi Pendapatan dari Sektor Pajak Restoran Melesat 88%, Ini Bukti UMKM Bangkit!”
Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono Rajut Sinergi Kuat Bersama Kejari dan DPRD
Capaian PAD Konawe Juli 2026, Andi Tenri: Bapenda Susun Langkah Atasi Bocoran Data dan Regulasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:30 WITA

Evaluasi Kinerja Pemkab Konawe 2025, Bupati Yusran: Indeks Kepuasan Masyarakat Dianggap Baik dan Instruksikan Pacu Kinerja Pelayanan Optimal

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:23 WITA

Bupati Konawe Yusran Akbar Silaturahmi dengan Pedagang UMKM di Area ICP, Serap Aspirasi dan Nikmati Es Kelapa Muda

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:46 WITA

Bupati Yusran Akbar di HUT RI ke-81: “Sampah Bisa Jadi Berkah, Ini Peluang Kita!”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:58 WITA

Forkopimda Konawe Solid! Bupati, Kapolres, dan Kajari Kompak Jaga Stabilitas demi Pembangunan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:49 WITA

Paparkan Konawe Bersahaja, Bupati Yusran Sebut PPPK Bukan Sekadar Tenaga Tambahan, Tapi Tulang Punggung Birokrasi

Berita Terbaru