Panen Raya Serentak di 14 Provinsi, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Wujudkan Kedaulatan Pangan

- Penulis

Senin, 7 April 2025 - 12:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri acara Panen Raya Nasional yang dipusatkan di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jati 7, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Senin (7/4/2025). Dengan semangat, beliau langsung turun ke sawah dan melakukan panen padi menggunakan combine harvester

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri acara Panen Raya Nasional yang dipusatkan di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jati 7, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Senin (7/4/2025). Dengan semangat, beliau langsung turun ke sawah dan melakukan panen padi menggunakan combine harvester

“Para petani adalah produsen pangan. Tanpa pangan, tidak ada negara. Saya katakan berkali-kali, bertahun-tahun tanpa pangan tidak ada negara. Tanpa pangan, tidak ada NKRI.”

MAJALENGKA-JABAR (Persadakita.id)

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri acara Panen Raya Nasional yang dipusatkan di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jati 7, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Senin (7/4/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari panen serentak di 14 provinsi dan 156 kabupaten/kota se-Indonesia, sebagai wujud komitmen pemerintah mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Prabowo tiba di lokasi dan disambut antusias oleh para petani, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, serta masyarakat setempat. Dengan semangat, beliau langsung turun ke sawah dan melakukan panen padi menggunakan combine harvester, dilanjutkan dengan menyaksikan transaksi pembelian gabah oleh Perum Bulog sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan petani.

Acara kemudian dilanjutkan dengan dialog interaktif antara Presiden Prabowo dan para petani, yang juga terhubung secara virtual dengan 13 provinsi lain yang turut melaksanakan panen raya. Dalam kesempatan itu, Presiden mengapresiasi kerja keras seluruh pihak dalam menjaga stabilitas pangan selama Ramadan hingga Idulfitri, termasuk pengendalian harga bahan pokok.

“Setiap kali saya cari, beliau ada di sawah, ada di daerah. Satu hari di Kalimantan Barat, besoknya di Merauke, lusanya di Lampung. Inilah menteri-menteri kabinet kita, semuanya bekerja keras, turun ke lapangan,” ujar Presiden Prabowo, memuji kinerja tim sektor pertanian.

Di hadapan ribuan petani, Presiden Prabowo kembali menegaskan pentingnya peran petani sebagai tulang punggung bangsa dan negara. “Para petani adalah produsen pangan. Tanpa pangan, tidak ada negara. Saya katakan berkali-kali, bertahun-tahun tanpa pangan tidak ada negara. Tanpa pangan, tidak ada NKRI.”ucap Presiden.

Stok Beras Nasional Mencapai Rekor Tertinggi

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melaporkan bahwa keberhasilan panen tahun ini adalah hasil dari kebijakan pro-petani Presiden Prabowo. Serapan gabah oleh Bulog melonjak signifikan, dengan stok beras nasional saat ini mencapai 2,4 juta ton dan diproyeksikan 3 juta ton pada akhir bulan—angka tertinggi dalam 10 hingga 20 tahun terakhir.

“Ini betul-betul cerah bagi petani, secerah kebijakan Bapak selama 169 hari. Ini luar biasa bagi petani Indonesia” ujar Amran.

Hadir mendampingi Presiden Prabowo dalam acara tersebut Turut hadir dalam acara tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Panen raya serentak ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, dan mewujudkan Indonesia yang berdaulat pangan. JM

 

Berita Terkait

Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Penguatan Yudikatif & Langkah Tegas Negara: Ini Soal Survival 287 Juta Rakyat
Wamen Nezar: Krisis Media Bukan Lagi Soal Bisnis, Tapi Cenderung Jadi Ancaman bagi Kualitas Informasi Publik
Forum Investasi Konawe 2026: Pemda, Pengusaha dan Perbankan Bersatu Dorong Ekonomi Produktif Konawe Bersahaja
Bupati Yusran Akbar Bersama Kepala BWS Wil IV Kendari Teken Berita Acara Hibah Lahan Eksklusif 7,39 hektar dari Pusat
Ideologi Pembangunan Prabowo Fokus Bangun Kemandirian di Tengah Pergolakan Dunia
Kilau Investasi Routa: PT SCM Gelontorkan Rp6,3 M, 136 Mahasiswa Raih Beasiswa, 45 Guru Tersenyum
Momentum Hari Buruh, Bupati Konawe Beri Apresiasi Pekerja Teladan di PT OSS Morosi
Bukan Cuma Angka: Inflasi Konawe 1,81%, Tagihan Listrik & Air Jadi Pemicu Utama
Berita ini 20 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:25 WITA

Wamen Nezar: Krisis Media Bukan Lagi Soal Bisnis, Tapi Cenderung Jadi Ancaman bagi Kualitas Informasi Publik

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:31 WITA

Forum Investasi Konawe 2026: Pemda, Pengusaha dan Perbankan Bersatu Dorong Ekonomi Produktif Konawe Bersahaja

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:36 WITA

Tidak Hanya Bansos! Bupati Yusran Akbar Pastikan Kesehatan Pengungsi Banjir Dawi-Dawi Terjaga dengan Posko Medis dan Fogging

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:28 WITA

Dinkes Konawe Siaga Bencana: Cegah DBD dan ISPA, Sekolah Terdampak Langsung Diberi Intervensi Fogging

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:51 WITA

Mentan Amran Tinjau Langsung Sawah Terdampak Banjir di Sultra, Bantuan Rp10 Miliar Disalurkan

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:18 WITA

Ideologi Pembangunan Prabowo Fokus Bangun Kemandirian di Tengah Pergolakan Dunia

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:55 WITA

Rotasi Besar di Polres Konawe: AKBP Noer Alam Lakukan Penyegaran Organisasi Lewat Sertijab

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:43 WITA

Bukan Sekadar Seremoni! MoU Konawe-TASPEN Jadi Fondasi Baru Pelayanan ASN yang Adaptif dan Terpercaya

Berita Terbaru