Paling Stabil! Inflasi Konawe Semester I 2026 Terkendali, Bupati Yusran: Ini Komitmen Bersama

- Penulis

Jumat, 3 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, saat menyampaikan arahan pengendalian inflasi di Unaaha. Empat strategi jitu yang dipaparkan berhasil membawa Konawe sebagai daerah dengan inflasi terkendali se-Sulawesi Tenggara.

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, saat menyampaikan arahan pengendalian inflasi di Unaaha. Empat strategi jitu yang dipaparkan berhasil membawa Konawe sebagai daerah dengan inflasi terkendali se-Sulawesi Tenggara.

Kabupaten Konawe mencatat inflasi terkendali se-Sulawesi Tenggara di Juni 2026 dengan angka 2,12%, jauh di bawah rata-rata provinsi 4,68%. Keberhasilan ini diraih berkat empat strategi jitu Bupati Yusran Akbar yang fokus pada stabilitas pangan dan ekonomi kerakyatan.

Konawe, PERSADA KITA.ID — Di saat sejumlah daerah masih bergelut dengan lonjakan harga kebutuhan pokok, Kabupaten Konawe justru tampil dengan komitmen yang kuat serta kolaborasi dan sinergi bersama dalam pengendalian inflasi di Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Konawe berhasil mencatatkan diri sebagai daerah dengan inflasi year-on-year (y-on-y) paling terkendali se-provinsi pada penutupan semester pertama tahun 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Grafik tren inflasi Kabupaten Konawe periode Januari-Juni 2026 berdasarkan rilis BPS. Terlihat penurunan signifikan hingga menyentuh angka terkendali di 2,12% pada penutupan semester pertama.

Data BPS menunjukkan performa luar biasa yang konsisten sepanjang enam bulan pertama. Inflasi y-on-y Konawe terus melandai secara signifikan: dimulai dari angka 3,79% pada Januari 2026, kemudian menyusut ke 3,57% di Februari, dan merosot tajam ke 1,81% pada Maret. Puncak stabilitas tercapai di bulan April dengan inflasi hanya 1,61%. Meskipun sempat bergerak dinamis ke angka 2,59% di Mei akibat faktor musiman, inflasi kembali tertahan sangat baik di posisi 2,12% pada Juni 2026.

Capaian 2,12% ini bukan sekadar angka. Posisi tersebut menempatkan Konawe sebagai kabupaten/kota dengan inflasi terendah se-Sulawesi Tenggara, berbanding terbalik dengan Kota Baubau yang berada di posisi puncak dengan 5,60%. Lebih membanggakan lagi, capaian ini jauh di bawah rata-rata inflasi provinsi yang tercatat sebesar 4,68%.

Keberhasilan spektakuler ini tentu tidak lahir secara instan. Di balik grafik yang landai itu, terdapat kerja nyata dan kolaborasi erat antara Pemerintah Daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), hingga para pelaku usaha.

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, dalam wawancara dengan awak media di Unaaha, Jumat (3/7/2026), dengan tegas menyatakan bahwa pencapaian ini adalah buah dari gotong royong yang dibingkai dalam empat strategi utama.

“Ini adalah buah dari komitmen kita bersama. Kami tidak hanya fokus pada angka di atas kertas, tetapi turun langsung memastikan harga di pasar benar-benar terjangkau dan stok pangan aman. Empat pilar strategis ini kami jalankan secara konsisten dan terukur,” ujar Bupati Yusran Akbar dengan nada optimis.

Lebih lanjut, mantan Ketua Kadin Konawe itu membeberkan secara gamblang empat jurus jitu yang menjadi kuncinya.

Pertama, Jamin Ketersediaan Pangan dan Subsidi Transportasi. Dimana Pemkab Konawe memastikan siklus panen komoditas lokal berjalan tanpa hambatan, terutama dengan menjamin ketersediaan air irigasi. Untuk komoditas yang harus didatangkan dari luar daerah seperti bawang merah dan bawang putih, pemerintah memberikan subsidi transportasi agar harga di tingkat konsumen tetap terjangkau.

Baca Juga:  Kenaikan Anggaran Fantastis: APBD Konawe Tembus Rp1,9 Triliun, Sinyal Pembangunan Melonjak

Kedua, Pemerintah Kabupaten Konawe Menggerakan Roda Ekonomi Melalui Peran UMKM dan Event Pariwisata. Pemerintah gencar menggelar berbagai event ekonomi kreatif dan festival yang tidak hanya menggerakkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), tetapi juga mendatangkan pengunjung dari luar daerah, sehingga transaksi ekonomi di tingkat bawah terus berputar.

Operasi Pangan Murah salah satu strategi kebijakan Pemerintah Kabupaten Konawe dalam menjaga laju inflasi dan stabilitas harga bahan pangan di masyarakat.

Ketiga, Koordinasi Intensif Lintas Sektor. Melalui kolaborasi dibangun dengan sangat intensif bersama Bulog, Bank Indonesia (BI) dan lembaga perbankan lainnya, para pelaku usaha besar, serta seluruh stakeholder ekonomi. Hal ini memastikan kebijakan yang diambil selalu responsif dan tepat sasaran terhadap dinamika pasar.

Keempat, Komitmen Bersama Seluruh Elemen Daerah. Komitmen ini pilar penguatan dengan semangat kolektif. Seluruh jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga pedagang pasar dilibatkan untuk memiliki visi yang sama dalam membangun stabilitas ekonomi Konawe.

Bukan sekadar wacana, strategi subsidi transportasi dan penjagaan pasokan panen yang digaungkan Bupati Yusran terbukti ampuh di lapangan. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, komoditas pangan bergejolak yang sangat bergantung pada pasokan luar seperti bawang putih, bawang merah hingga daging ayam dan telur secara konsisten muncul sebagai komoditas utama yang memberikan andil sebagai pasokan dari luar Kabupaten Konawe.

Alih-alih menjadi pemicu inflasi, komoditas-komoditas ini justru berhasil menekan laju kenaikan harga dari sektor lainnya.

Suasana transaksi jual-beli di Pasar Tradisional Kabupaten Konawe yang tetap ramai dan stabil sepanjang semester I 2026. Stabilitas harga ini menjadi bukti nyata keberhasilan kebijakan pengendalian inflasi Pemkab Konawe.

Menutup sesi wawancara, Bupati H. Yusran Akbar menyampaikan apresiasi dan harapannya kepada seluruh masyarakat Konawe.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, pedagang, Bulog, Bank Indonesia, lembaga perbankan lainnya dan Forkopimda yang telah bergandengan tangan. Kami bersyukur seluruh elemen bersatu padu. Ini modal besar bagi Konawe ke depan. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan menjaga stabilitas ini, karena ekonomi yang stabil adalah fondasi utama untuk kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Dengan prestasi gemilang di paruh pertama 2026 ini, Kabupaten Konawe optimistis memasuki semester kedua dengan fondasi ekonomi yang kokoh. Stabilitas inflasi yang terjaga diharapkan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh warga Bumi Kalosara. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta
Sentuhan Hj Hania di Sendang Mulyasari: Rumah Dilan, Solusi Olahan Sampah dan Pusat Keterampilan Warga
Bupati Konawe Tantang PKK, Rumah Dilan Bersahaja Jadi Jawabannya
Bupati KonaweYusran Akbar: Pertumbuhan 14,94% Bukti Nyata Keberhasilan Ekonomi Daerah
Delapan Bulan Beruntun! Konawe Jawara Inflasi Terendah Se-Sultra
Antisipasi Karhutla, Bupati Konawe Yusran Akbar Perintahkan Pemantauan Titik Rawan
Bupati Konawe Tutup Orientasi PPPK, Sampaikan Pesan Penting untuk Peserta
Bupati Konawe Apresiasi Gotong Royong di Puncak Kemah Bakti dan Festival Bahari
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:44 WITA

Liga PAN Mobile Legend Brother Afdhal 2026 Resmi Digelar, 62 Tim Berebut Total Hadiah Rp15 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 16:30 WITA

Sentuhan Hj Hania di Sendang Mulyasari: Rumah Dilan, Solusi Olahan Sampah dan Pusat Keterampilan Warga

Kamis, 17 September 2026 - 14:11 WITA

Bupati Konawe Tantang PKK, Rumah Dilan Bersahaja Jadi Jawabannya

Senin, 7 September 2026 - 21:25 WITA

Bupati KonaweYusran Akbar: Pertumbuhan 14,94% Bukti Nyata Keberhasilan Ekonomi Daerah

Rabu, 2 September 2026 - 11:45 WITA

Antisipasi Karhutla, Bupati Konawe Yusran Akbar Perintahkan Pemantauan Titik Rawan

Berita Terbaru

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, memberikan sambutan sekaligus meresmikan Rumah Dilan Bersahaja. Turut mendampingi, Ketua TP PKK Kabupaten Konawe.

EKONOMI & BISNIS

Bupati Konawe Tantang PKK, Rumah Dilan Bersahaja Jadi Jawabannya

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:11 WITA