Polres Konawe menggelar Gerakan Pangan Murah di Tongauna, menyalurkan 2 ton beras dengan harga terjangkau untuk meringankan beban masyarakat dan menekan inflasi.
Konawe, PERSADA KITA.ID – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat serta upaya menjaga stabilitas harga pangan, Polres Konawe melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kelurahan Puosu, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Konawe, IPTU Andi Aco Baso, bersama personel Satbinmas Polres Konawe. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak kegiatan dimulai, dengan warga memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah kali ini, sebanyak 2 ton atau 400 sak beras berhasil disalurkan kepada masyarakat. Program ini merupakan bagian dari komitmen Polres Konawe dalam mendukung program pemerintah untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan.

Kasat Binmas Polres Konawe, IPTU Andi Aco Baso, menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga di tengah potensi kenaikan harga pangan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat, khususnya kelompok rentan dan berpenghasilan rendah, dapat memperoleh bahan pangan pokok seperti beras dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, program ini juga menjadi langkah nyata dalam membantu pemerintah menekan laju inflasi pangan,” ujarnya.

Gerakan Pangan Murah tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui kegiatan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.
Kegiatan serupa sebelumnya juga pernah digelar Polres Konawe bersama Bulog Konawe dalam rangka menjaga stabilisasi harga pangan. Pada kesempatan lain, Polres Konawe bahkan menyediakan 3,4 ton beras SPHP serta gula pasir dan minyak goreng dengan harga terjangkau. Kapolres Konawe saat itu menyatakan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga serta menjaga kestabilan harga bahan pokok.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa Kabupaten Konawe mencatat inflasi terendah di Sulawesi Tenggara pada beberapa periode, salah satunya sebesar 2,59 persen pada Mei 2026. Upaya intervensi pasar seperti Gerakan Pangan Murah ini menjadi salah satu faktor yang berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga di wilayah Konawe.
Polres Konawe menegaskan akan terus mendukung berbagai program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi di wilayah Kabupaten Konawe.
Masyarakat Konawe pun menyambut positif kegiatan ini. Kehadiran Polri di tengah warga melalui program pangan murah dinilai sangat membantu, terutama bagi keluarga kurang mampu yang selama ini merasakan beratnya beban kenaikan harga kebutuhan pokok.
Program Gerakan Pangan Murah ini direncanakan akan terus berlanjut secara berkala, sejalan dengan komitmen Polres Konawe dan jajaran pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat serta mengendalikan inflasi pangan di Kabupaten Konawe. JM
















