Polda Sultra menggerebek tiga lokasi di Kampung Salo, Kendari, dan mengamankan 11 orang
Kendari, PERSADA KITA.ID – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran narkotika. Melalui operasi penggerebekan di tiga titik di Kelurahan Kampung Salo, Kecamatan Kendari, Kota Kendari petugas berhasil mengamankan 11 orang terduga pelaku serta segudang barang bukti yang mengejutkan.

Pengungkapan kasus ini bukan sekadar penegakan hukum biasa. Kapolda Sultra, Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., dalam konferensi pers di Aula Dachara, Jumat (16/10/2026), menegaskan bahwa aksi ini merupakan tindak lanjut instruksi Presiden RI melalui program Quick Wins Kapolri. Tujuannya jelas: memulihkan wilayah yang terdampak permasalahan narkoba agar masyarakat kembali merasa aman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Petugas gabungan bergerak cepat menyisir Jalan Nangka dan Lorong Levis. Di lokasi pertama, tiga orang berinisial FM, SW, dan VN diamankan. Dua di antaranya terindikasi positif menggunakan amfetamin. Tak berhenti di situ, di lokasi kedua, petugas mencokok MF dan MH, dengan satu orang dinyatakan positif narkotika.

Namun, penggerebekan di lokasi ketiga menjadi sorotan paling menegangkan. Dari lokasi ini, enam orang berinisial T, S, H, A, I, dan J diamankan. Tiga di antaranya terindikasi positif menggunakan narkotika. Yang lebih mengejutkan, petugas menyita dua sachet sabu seberat 0,20 gram bruto, satu pucuk senjata jenis softgun, serta 13 bilah parang dan sejumlah alat isap sabu.
Secara keseluruhan, barang bukti yang disita dari ketiga lokasi sangat bervariasi. Mulai dari 13 alat isap (bong), 11 korek gas, lima kamera CCTV, hingga senjata tajam seperti taji, busur, dan arit. Petugas juga mengamankan uang tunai Rp2.397.000 yang diduga kuat sebagai hasil transaksi narkotika, serta buku catatan penjualan sabu.

“Polda Sulawesi Tenggara berkomitmen untuk memastikan tidak ada lagi lokasi yang dijadikan tempat penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika, sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman,” tegas Kapolda di hadapan awak media.
Irjen Himawan juga menekankan bahwa upaya ini adalah bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden. Polda Sultra pun mengapresiasi dukungan BNN, pemerintah setempat, dan masyarakat. Ke depan, pengembangan dan pendalaman kasus akan terus dilakukan untuk menjerat para pelaku hingga ke akar-akarnya. (*)















