Pemerintah Konawe Perluas Perlindungan Jamsostek bagi Pekerja Informal dan UMKM

- Penulis

Jumat, 9 Mei 2025 - 13:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Ferdinand membuka Rapat Peningkatan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Ruang Rapat Bupati, di Unaaha, Jumat (9/5/2025). Kegiatan ini bertujuan memperluas akses perlindungan sosial bagi pekerja, khususnya di sektor informal dan UMKM, melalui program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek)

Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Ferdinand membuka Rapat Peningkatan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Ruang Rapat Bupati, di Unaaha, Jumat (9/5/2025). Kegiatan ini bertujuan memperluas akses perlindungan sosial bagi pekerja, khususnya di sektor informal dan UMKM, melalui program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek)

Upaya Kolaboratif Tingkatkan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

 

PERSADA KITA.ID|KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Ferdinand membuka Rapat Peningkatan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Ruang Rapat Bupati, di Unaaha, Jumat (9/5/2025). Kegiatan ini bertujuan memperluas akses perlindungan sosial bagi pekerja, khususnya di sektor informal dan UMKM, melalui program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir dalam rapat ini Asisten III Setda Konawe, Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), serta Kepala Inspektorat Kabupaten Konawe. Turut hadir Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kendari, Gatot Prabowo, yang memaparkan perkembangan kepesertaan Jamsostek di wilayah Konawe.

Sekda Ferdinand menekankan pentingnya sinergi antarinstansi untuk meningkatkan cakupan Jamsostek. “Program ini adalah bentuk perlindungan dasar bagi pekerja, terutama yang bergerak di sektor informal, agar mereka memiliki jaminan kesehatan, keselamatan kerja, dan pensiun,” ujarnya.

Gatot menambahkan, pekerja rentan adalah kelompok yang bekerja dengan upah rendah, kondisi tidak stabil, dan berpenghasilan di bawah standar, termasuk kategori miskin/miskin ekstrem. “Ini menjadi fokus kami untuk mengurangi kemiskinan baru dan menjaga keberlangsungan pendidikan anak-anak mereka,” jelasnya.

Baca Juga:  Rapat Evaluasi Expo Desa: Bupati Janji Reward, Kajari Minta Transparansi, Wabup Soroti Dana Kedukaan.

BPJS Ketenagakerjaan merujuk pada sejumlah regulasi, termasuk UU No. 40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, Instruksi Presiden No. 2/2021, dan Permendagri No. 10/2023. Gatot juga menyoroti Surat Kemendagri No. 100.2.1.6/2379/OTDA tentang percepatan pembentukan hukum daerah untuk UCJ.

Data per 30 April 2025 menunjukkan, dari 79.388 angkatan kerja non-ASN di Konawe, baru 34,81% (27.636 orang) yang aktif menjadi peserta Jamsostek. Sebanyak 51.752 pekerja belum terdaftar.

Pemerintah Kabupaten Konawe berkomitmen memperkuat pendataan melalui kolaborasi dengan kecamatan dan desa. “Kami akan mengoptimalkan peran pemerintah desa serta mendorong kepatuhan perusahaan dalam membayar iuran,” tegas Ferdinand.

Rapat ini menghasilkan rekomendasi, antara lain: Optimalisasi pendataan berbasis desa, Sinergi dengan pelaku usaha untuk kepatuhan iuran dan Sosialisasi intensif kepada pekerja sektor informal.

Dengan langkah ini, Pemerintah Konawe berharap cakupan Jamsostek meningkat signifikan, mendorong kesejahteraan pekerja dan pengurangan kemiskinan ekstrem. (JM)

 

Berita Terkait

Wamen Nezar: Krisis Media Bukan Lagi Soal Bisnis, Tapi Cenderung Jadi Ancaman bagi Kualitas Informasi Publik
Forum Investasi Konawe 2026: Pemda, Pengusaha dan Perbankan Bersatu Dorong Ekonomi Produktif Konawe Bersahaja
Tidak Hanya Bansos! Bupati Yusran Akbar Pastikan Kesehatan Pengungsi Banjir Dawi-Dawi Terjaga dengan Posko Medis dan Fogging
Bupati Yusran Akbar Bersama Kepala BWS Wil IV Kendari Teken Berita Acara Hibah Lahan Eksklusif 7,39 hektar dari Pusat
Dinkes Konawe Siaga Bencana: Cegah DBD dan ISPA, Sekolah Terdampak Langsung Diberi Intervensi Fogging
Mentan Amran Tinjau Langsung Sawah Terdampak Banjir di Sultra, Bantuan Rp10 Miliar Disalurkan
Ideologi Pembangunan Prabowo Fokus Bangun Kemandirian di Tengah Pergolakan Dunia
Rotasi Besar di Polres Konawe: AKBP Noer Alam Lakukan Penyegaran Organisasi Lewat Sertijab
Berita ini 39 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:25 WITA

Wamen Nezar: Krisis Media Bukan Lagi Soal Bisnis, Tapi Cenderung Jadi Ancaman bagi Kualitas Informasi Publik

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:31 WITA

Forum Investasi Konawe 2026: Pemda, Pengusaha dan Perbankan Bersatu Dorong Ekonomi Produktif Konawe Bersahaja

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:36 WITA

Tidak Hanya Bansos! Bupati Yusran Akbar Pastikan Kesehatan Pengungsi Banjir Dawi-Dawi Terjaga dengan Posko Medis dan Fogging

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:28 WITA

Dinkes Konawe Siaga Bencana: Cegah DBD dan ISPA, Sekolah Terdampak Langsung Diberi Intervensi Fogging

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:51 WITA

Mentan Amran Tinjau Langsung Sawah Terdampak Banjir di Sultra, Bantuan Rp10 Miliar Disalurkan

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:18 WITA

Ideologi Pembangunan Prabowo Fokus Bangun Kemandirian di Tengah Pergolakan Dunia

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:55 WITA

Rotasi Besar di Polres Konawe: AKBP Noer Alam Lakukan Penyegaran Organisasi Lewat Sertijab

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:43 WITA

Bukan Sekadar Seremoni! MoU Konawe-TASPEN Jadi Fondasi Baru Pelayanan ASN yang Adaptif dan Terpercaya

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x