Kemelut Tawamelewe, Ketua DPRD Konawe: Ini Solusi Terbaik Akhiri Sengketa Lahan

- Penulis

Senin, 2 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Konawe, H Syamsul Ibrahim, SE., M.Si bersama Kapolres Konawe, AKBP Noer Alam, S.I.K; Kajari Konawe, Dr. Musafir Menca, S.H., S.Pd., MH, serta sejumlah pejabat terkait saat pertemuan bersama warga di Desa Tawamelewe, Senin (2/6/2025).

Wakil Bupati Konawe, H Syamsul Ibrahim, SE., M.Si bersama Kapolres Konawe, AKBP Noer Alam, S.I.K; Kajari Konawe, Dr. Musafir Menca, S.H., S.Pd., MH, serta sejumlah pejabat terkait saat pertemuan bersama warga di Desa Tawamelewe, Senin (2/6/2025).

“Kami tidak ingin konflik berkepanjangan bisa melemahkan kerukunan warga. Dengan pendekatan melalui jalur hukum ditingkat pengadilan, ini menjadi solusi terbaik dan adil bagi kedua belah pihak,”

PERSADA KITA.ID| KONAWE – Babak baru penyelesaian sengketa lahan di Desa Tawamelewe, Kecamatan Uepai, akhirnya dimulai. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe mengerahkan 520 personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mengamankan proses pematokan lahan transmigrasi seluas 908,7 hektar, Senin (2/6/2025).

Pemasangan Patok: Konflik lahan di Desa Tawamelewe, Kecamatan Uepai, yang berlarut-larut selama bertahun-tahun akhirnya memasuki babak penyelesaian. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe mengambil langkah tegas dengan mengerahkan 520 personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mengamankan proses pematokan lahan transmigrasi seluas 908,7 hektar, Senin (2/6/2025).

Operasi besar-besaran ini melibatkan pemasangan 81 patok beton dan 180 patok non-beton di tiga poligon, menandai langkah tegas pemerintah dalam memberikan kepastian hukum setelah sengketa berlarut-larut selama bertahun-tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPRD: Pendekatan Hukum Solusi Paling Adil
Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa operasi ini merupakan titik terang penyelesaian konflik yang selama ini cenderung bisa melemahkan kerukunan warga.

Dialog: Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya di dampingi

“Kami tidak ingin konflik berkepanjangan bisa melemahkan kerukunan warga. Dengan pendekatan melalui jalur hukum ditingkat pengadilan, ini menjadi solusi terbaik dan adil bagi kedua belah pihak,” tegas Made Asmaya di lokasi pematokan.

Baca Juga:  Semarak HUT RI ke-80 di Konawe, Gerak Jalan 17 KM dengan Pesona Monumen Kalosara & Spirit "Konawe Bersahaja"

Ia juga menyoroti pentingnya kepastian hukum dan keadilan sosial bagi masyarakat. “DPRD mendukung penuh langkah Pemda dan aparat keamanan dalam menyelesaikan sengketa ini secara definitif. Ini momentum untuk membangun Konawe yang lebih damai,” tambahnya.

Wakil Bupati Konawe, H Syamsul Ibrahim usai menancapkan papan pengumuman di lokasi.

Operasi Gabungan dengan Pengamanan Ketat
Hadir dalam operasi tersebut Wakil Bupati Konawe, Syamsul Ibrahim, SE., M.Si; Kapolres Konawe, AKBP Noer Alam, S.I.K; Kajari Konawe, Dr. Musafir Menca, S.H., S.Pd., MH, serta sejumlah pejabat terkait.

Wakil Bupati Syamsul Ibrahim menyatakan bahwa lahan sengketa akan dikosongkan selama satu bulan ke depan. “Hanya pemegang sertifikat resmi yang boleh menggarap lahan setelah ini. Bagi yang tidak puas, silakan tempuh jalur hukum,” tegasnya.

Kapolres Konawe, AKBP Noer Alam, juga mengingatkan bahwa tidak ada toleransi bagi pelanggar. “Ini penyelesaian definitif. Kami akan bertindak tegas jika masih ada yang mengganggu proses ini,” tegasnya.

Wakil Bupati Konawe, H Syamsul Ibrahim bersama Forkopimda saat meninjau lahan sengketa di Desa Tawamelewe.

Akhir Polemik yang Berlarut-Larut
Konflik lahan di Tawamelewe telah menjadi persoalan sejak era kepemimpinan Kery Saiful Konggoasa, berlanjut di masa PJ Harmin Ramba dan Stanley, hingga kini di bawah Bupati Yusran Akbar. Baru di periode ini, penyelesaian dilakukan secara terstruktur melalui pendekatan hukum dan pengamanan ketat.

Dengan langkah ini, diharapkan petani pemilik hak sah dapat kembali mengolah lahan tanpa kekhawatiran, sementara pihak yang merasa dirugikan tetap memiliki kesempatan menyelesaikan sengketa melalui jalur hukum.

“Kami berharap ini menjadi awal baru bagi masyarakat Tawamelewe untuk hidup rukun dan sejahtera,” pungkas Ketua DPRD Made Asmaya, menutup pernyataannya. (JM/PERSADA KITA.ID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Evaluasi Kinerja Pemkab Konawe 2025, Bupati Yusran: Indeks Kepuasan Masyarakat Dianggap Baik dan Instruksikan Pacu Kinerja Pelayanan Optimal
Bupati Konawe Yusran Akbar Silaturahmi dengan Pedagang UMKM di Area ICP, Serap Aspirasi dan Nikmati Es Kelapa Muda
Bupati Yusran Akbar di HUT RI ke-81: “Sampah Bisa Jadi Berkah, Ini Peluang Kita!”
Forkopimda Konawe Solid! Bupati, Kapolres, dan Kajari Kompak Jaga Stabilitas demi Pembangunan
Paparkan Konawe Bersahaja, Bupati Yusran Sebut PPPK Bukan Sekadar Tenaga Tambahan, Tapi Tulang Punggung Birokrasi
Inflasi 1,49% Konawe Paling Rendah se-Sultra, Bupati Yusran: “Realisasi Pendapatan dari Sektor Pajak Restoran Melesat 88%, Ini Bukti UMKM Bangkit!”
Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono Rajut Sinergi Kuat Bersama Kejari dan DPRD
Capaian PAD Konawe Juli 2026, Andi Tenri: Bapenda Susun Langkah Atasi Bocoran Data dan Regulasi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:30 WITA

Evaluasi Kinerja Pemkab Konawe 2025, Bupati Yusran: Indeks Kepuasan Masyarakat Dianggap Baik dan Instruksikan Pacu Kinerja Pelayanan Optimal

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:23 WITA

Bupati Konawe Yusran Akbar Silaturahmi dengan Pedagang UMKM di Area ICP, Serap Aspirasi dan Nikmati Es Kelapa Muda

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:46 WITA

Bupati Yusran Akbar di HUT RI ke-81: “Sampah Bisa Jadi Berkah, Ini Peluang Kita!”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:58 WITA

Forkopimda Konawe Solid! Bupati, Kapolres, dan Kajari Kompak Jaga Stabilitas demi Pembangunan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:49 WITA

Paparkan Konawe Bersahaja, Bupati Yusran Sebut PPPK Bukan Sekadar Tenaga Tambahan, Tapi Tulang Punggung Birokrasi

Berita Terbaru