Bapemperda DPRD Konawe Fokus Garap 10 Raperda Strategis untuk Rakyat

- Penulis

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat tertutup Bapemperda DPRD Konawe: Ketua Bapemperda DPRD Konawe, Ir. H. Majenuddin, M.Si (kiri) saat memverifikasi 10 judul Raperda untuk Propemperda 2026.

Suasana rapat tertutup Bapemperda DPRD Konawe: Ketua Bapemperda DPRD Konawe, Ir. H. Majenuddin, M.Si (kiri) saat memverifikasi 10 judul Raperda untuk Propemperda 2026.

Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Konawe secara resmi menetapkan 10 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) sebagai prioritas Program Pembentukan Perda (Propemperda) Tahun 2026. Ketua Bapemperda, Ir. H. Majenuddin, M.Si, menegaskan bahwa nasib seluruh Raperda ini sangat bergantung pada kemampuan keuangan daerah, seraya mengkritisi lemahnya implementasi Perda selama ini yang kerap hanya menjadi “tumpukan kertas di lemari.”

Konawe, PERSADA KITA.ID – Di tengah dinamika politik tahun 2026, DPRD Kabupaten Konawe justru memacu langkah dalam fungsi legislasi. Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) setempat telah mengunci 10 judul Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang akan masuk dalam Propemperda tahun depan.

Ketua Bapemperda DPRD Konawe, Ir. H. Majenuddin, M.Si

Ketua Bapemperda DPRD Konawe, Ir. H. Majenuddin, M.Si, dalam wawancara eksklusif dengan PERSADA KITA.ID, Selasa (3/2/2026), mengungkapkan bahwa proses verifikasi oleh Bagian Hukum Setda Konawe telah rampung. Langkah ini krusial untuk memastikan tidak ada tumpang tindih pengaturan dan kesesuaian dengan peraturan perundang-undangan terbaru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan sampai ada Perda yang lahir belakangan, tapi mengatur hal yang sama dengan Perda lama. Dulu masih banyak yang pakai dasar hukum kadaluwarsa. Sekarang kita sesuaikan semua,” tegas Majenuddin.

Tahapan dan Kendala Anggaran

Setelah verifikasi daerah, tahap selanjutnya adalah harmonisasi di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Sulawesi Tenggara. Namun, titik kritis terletak pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Majenuddin secara blak-blakan menyatakan bahwa pembahasan 10 Raperda tidak mutlak akan tuntas seluruhnya.

Baca Juga:  Gakkum Kehutanan Lacak Pemodal Tambang Ilegal Nabire, 7 WNA China dan 10 Alat Berat Diamankan

“Semua tergantung kemampuan anggaran. Bisa saja nanti ada pengurangan. Prioritas utama adalah Raperda yang merupakan perintah langsung undang-undang dan yang berkaitan erat dengan pelayanan serta kesejahteraan masyarakat,” ujar mantan Kepala Dinas PUPR Konawe Utara itu.

Ketua Bapemperda DPRD Konawe, Ir. H. Majenuddin, M.Si

Sorotan Tajam: Perda yang Mandul

Yang menarik dari pernyataan Majenuddin adalah kritik pedas terhadap efektivitas Perda selama ini. Menurutnya, kelemahan utama pembentukan Perda di Konawe adalah berhentinya regulasi setelah diundangkan. Minimnya sosialisasi dan penegakan membuat Perda kehilangan ruh.

“Output dari semua proses ini adalah pelayanan publik dan kesejahteraan. Tapi seringkali, setelah diundangkan, Perda hanya menjadi tumpukan kertas di lemari. Ini yang harus kita ubah,” sindir politisi PBB tersebut.

Bapemperda berencana mengintegrasikan sosialisasi Perda ke dalam masa reses anggota dewan, sehingga masyarakat tidak hanya tahu, tetapi juga memahami dan menjalankan aturan yang dibuat.

“Harapan kami, Perda yang lahir ini benar-benar dijalankan dan dirasakan manfaatnya. Jangan sampai fungsi regulasi kita lemah, sementara fungsi anggaran dan pengawasan sudah berjalan,” pungkasnya. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Tasyakuran PAN ke-28, dari Aksi Sosial di Sultra hingga Peluncuran Program Lapor PAN di Jakarta
Bupati Konawe Yusran Akbar Tutup Rangkaian HUT ke-81 RI dengan Upacara Penurunan Bendera
Kepahlawanan Tak Pernah Pudar, BupatiKonawe Yusran Akbar Beri Penghormatan Kepada Veteran di HUT ke-81 RI
Suasana Haru! I Bupati Yusran Akbar Pimpin Upacara HUT RI ke-81 di Konawe
Ketua DPW PAN Sultra Serahkan SK Pengurus DPD Kab/Kota, Tegaskan Sinergi Partai-Pemerintah
Bupati Konawe Yusran Akbar Pimpin Langsung Penganugerahan Satyalancana Karya Satya kepada 29 ASN
Paripurna HUT ke-81 RI, Inflasi Terendah se-Sultra! Bupati Konawe: Ini Hasil Kerja Keras Kita Semua
BULOG Unaaha Salurkan 985 Ton Beras Bansos Sekaligus 3 Bulan, Jangkau 32.861 KPM di Konawe
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:01 WITA

Tasyakuran PAN ke-28, dari Aksi Sosial di Sultra hingga Peluncuran Program Lapor PAN di Jakarta

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:56 WITA

Bupati Konawe Yusran Akbar Tutup Rangkaian HUT ke-81 RI dengan Upacara Penurunan Bendera

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:17 WITA

Kepahlawanan Tak Pernah Pudar, BupatiKonawe Yusran Akbar Beri Penghormatan Kepada Veteran di HUT ke-81 RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:11 WITA

Suasana Haru! I Bupati Yusran Akbar Pimpin Upacara HUT RI ke-81 di Konawe

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:40 WITA

Ketua DPW PAN Sultra Serahkan SK Pengurus DPD Kab/Kota, Tegaskan Sinergi Partai-Pemerintah

Berita Terbaru

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, saat menyampaikan pernyataan terkait capaian inflasi Kabupaten Konawe yang kembali menjadi yang terendah se-Sulawesi Tenggara di ruang kerjanya, Unaaha, Rabu (2/9/2026).

EKONOMI & BISNIS

Delapan Bulan Beruntun! Konawe Jawara Inflasi Terendah Se-Sultra

Rabu, 2 Sep 2026 - 13:41 WITA