Dari Pantai di Kapoiala ke Pusat Pemerintahan, DLH Konawe Tancap Gas Jaga Kebersihan

- Penulis

Selasa, 1 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasukan

Pasukan "Hijau" ASN Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Konawe terlihat kompak membersihkan sampah dan memangkas rumput liar di bahu jalan kawasan perkantoran Pemda Konawe, Selasa (1/9/2026).

DLH Konawe memperluas Gerakan Indonesia Asri ke kawasan perkantoran dan fasilitas umum setelah aksi bersih pantai.

Konawe, PERSADA KITA.ID – Gerakan kebersihan di Kabupaten Konawe tidak berhenti di pesisir. Setelah sukses menggelar aksi bersih Pantai Lalimbue Kecamatan Kapoiala, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Konawe kembali mengerahkan ratusan aparatur sipil negara (ASN) untuk menyisir kawasan perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) dan sejumlah titik strategis lainnya di Unaaha pada Selasa (1/9/2026), melalui Gerakan Indonesia Asri (GIA).

Suasana pembersihan di salah satu titik drainase yang tersumbat oleh material dan sampah menjadi fokus utama dalam Gerakan Indonesia Asri (GIA) yang digalakkan DLH Konawe.

Kali ini, sasaran utama gerakan difokuskan pada pembersihan bahu jalan, pengurasan drainase, penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH), serta pemangkasan rumput liar yang dinilai mengganggu estetika dan kenyamanan kawasan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini menandai pergeseran pola kerja DLH dari aksi insidental menuju pemeliharaan lingkungan yang lebih konsisten dan berkelanjutan.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Konawe, Syahrul, SKM., MM., menegaskan bahwa GIA bukan sekadar agenda bersih-bersih seremonial.Tetapi, gerakan ini adalah fondasi untuk membangun budaya dan kesadaran kolektif bahwa kebersihan adalah tanggung jawab yang harus dirawat setiap hari, bukan hanya ketika ada momentum tertentu.

Baca Juga:  Gebyar Expo Inovasi Desa Konawe 2025, Bupati Yusran Akbar Turun Langsung: Ini Bukan Seremonial, Tapi Gerakan Ekonomi Nyata!

“Gerakan Indonesia Asri bukan hanya tentang mengangkat sampah. Ini tentang membangun budaya dan kesadaran bahwa lingkungan yang bersih harus dirawat setiap hari,” tegas Syahrul.

Ia juga menambahkan, kehadiran pemerintah dalam aksi ini harus diimbangi dengan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, guna menciptakan sinergi yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, Syahrul menjelaskan bahwa pembersihan bahu jalan dan drainase merupakan upaya menciptakan kawasan yang sehat dan aman.

“Kalau bahu jalan bersih, drainase tidak tersumbat, RTH tertata dan rumput tidak dibiarkan liar, maka wajah Konawe akan terlihat berbeda. Ini yang ingin kita bangun bersama,” ujarnya, menekankan bahwa lingkungan perkantoran adalah cerminan pelayanan publik.

DLH Konawe berharap Gerakan Indonesia Asri dapat menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen daerah.

Dengan konsistensi ini, pesan yang disampaikan jelas: Konawe tidak cukup hanya bersih sesaat, melainkan harus dirawat setiap saat untuk mewujudkan visi “Konawe Bersahaja” yang asri dan nyaman bagi semua. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:22 WITA

Dari Pantai di Kapoiala ke Pusat Pemerintahan, DLH Konawe Tancap Gas Jaga Kebersihan

Berita Terbaru