Airlangga Hartanto Pimpin Rapat Strategi Hadapi Kebijakan Tarif Baru AS, Fokus pada Peningkatan Impor dan Deregulasi  

- Penulis

Senin, 7 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Peningkatan impor produk AS bisa menjadi solusi untuk menyeimbangkan perdagangan kedua negara sekaligus mengurangi risiko kenaikan tarif,”

JAKARTA (persadakita.id)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto, memimpin rapat koordinasi bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih serta perwakilan asosiasi usaha secara hybrid guna membahas langkah antisipasi penerapan tarif perdagangan baru oleh Amerika Serikat (AS). Rapat yang digelar di Kantor Kemenko Perekonomian ini menekankan strategi peningkatan impor dari AS dan deregulasi untuk memitigasi dampak kebijakan proteksionis Negeri Paman Sam, Senin (8/4/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Airlangga menyatakan bahwa defisit neraca perdagangan AS terhadap Indonesia yang mencapai US$17,88 miliar pada 2024 menjadi salah satu faktor utama tekanan tarif. “Peningkatan impor produk AS bisa menjadi solusi untuk menyeimbangkan perdagangan kedua negara sekaligus mengurangi risiko kenaikan tarif,” ujarnya.

Insentif Fiskal dan Nonfiskal untuk Dongrak Ekspor-Impor

Pemerintah menyiapkan paket insentif guna memperlancar arus perdagangan, termasuk:

– Penurunan bea masuk untuk produk tertentu.

– Keringanan PPh dan PPN impor guna menekan biaya logistik.

– Penyederhanaan regulasi terkait Non-Tariff Measures (NTMs) yang kerap menghambat ekspor.

Langkah ini bertujuan menjaga daya saing produk Indonesia di pasar AS, sekaligus merespons laporan National Trade Estimate (NTE) 2025 dari US Trade Representative yang menyoroti hambatan perdagangan bilateral.

Baca Juga:  Bupati dan Wakil Bupati Konawe Berqurban Sapi di Anggaberi, Berbagi Kebahagiaan kepada Warga

Deregulasi Jadi Prioritas, Presiden Prabowo Minta Langkah Konkret

Airlangga menegaskan komitmen pemerintah untuk melakukan perbaikan struktural melalui deregulasi, termasuk penghapusan aturan yang dinilai menghambat investasi dan perdagangan. “Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan kabinet untuk mengambil langkah strategis agar kebijakan perdagangan Indonesia tetap kompetitif,” tegasnya.

Rapat turut dihadiri oleh Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, serta perwakilan dari KADIN dan asosiasi sektor strategis. Para pelaku usaha mendorong percepatan implementasi insentif dan transparansi kebijakan guna meminimalisir gejolak pasar.

Langkah ke Depan, Sinergi Pemerintah-Swasta

Pemerintah akan segera menyusun peta jalan (roadmap) perdagangan dengan AS, termasuk negosiasi bilateral dan diversifikasi pasar ekspor. “Kami akan optimalkan kerja sama business-to-business dan diplomasi ekonomi,” pungkas Airlangga.

Analis memprediksi, kebijakan tarif AS berpotensi memengaruhi kinerja ekspor Indonesia, khususnya di sektor tekstil, elektronik, dan sawit. Namun, dengan strategi yang terukur, defisit perdagangan AS-Indonesia diharapkan bisa menyusut pada 2025. JM

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Resmi Diluncurkan! Program E-Learning Nasional Jadi Kunci Penguatan Integritas ASN oleh MenPANRB dan KPK
Menkeu dan Mitra Tiongkok Perkuat Kerja Sama Pembiayaan Strategis
Demo GEMPAR di Konawe: Penambang Pasir Teriak Minta Solusi, Pemda Janji Bentuk Tim Percepatan
Pantauan Harga di Pasar Tutuwi Motaha: Minyak Goreng Turun, Sayuran Naik, Pedagang Prediksi Fluktuasi Berlanjut
Lemahnya Permintaan Emas Picu Penurunan HPE dan HR Emas pada Periode II Juni 2026
Sultra Ditunjuk BPS RI Jadi Lokasi Pencanangan SE2026, Ribuan Petugas Langsung Diterjunkan
Gerak Cepat Dukung Data Nasional, Bupati Konawe dan Istri Disensus Petugas BPS
Sensus Ekonomi 2026 di Konawe Mulai, Bupati: Data Akurat Kunci Turunkan Kemiskinan
Berita ini 24 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:40 WITA

Resmi Diluncurkan! Program E-Learning Nasional Jadi Kunci Penguatan Integritas ASN oleh MenPANRB dan KPK

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:26 WITA

Menkeu dan Mitra Tiongkok Perkuat Kerja Sama Pembiayaan Strategis

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:26 WITA

Demo GEMPAR di Konawe: Penambang Pasir Teriak Minta Solusi, Pemda Janji Bentuk Tim Percepatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:46 WITA

Pantauan Harga di Pasar Tutuwi Motaha: Minyak Goreng Turun, Sayuran Naik, Pedagang Prediksi Fluktuasi Berlanjut

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:39 WITA

Lemahnya Permintaan Emas Picu Penurunan HPE dan HR Emas pada Periode II Juni 2026

Berita Terbaru