Pameran Inovasi Daerah 2026, Kadis Ketapang Konawe Pamerkan Sistem Pangan Terintegrasi

- Penulis

Minggu, 8 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekerja tengah merampungkan stan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Konawe di area Pekan Inovasi Daerah 2026, eks MTQ Unaaha, Minggu (8/11/2026). (Persada Kita)

Pekerja tengah merampungkan stan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Konawe di area Pekan Inovasi Daerah 2026, eks MTQ Unaaha, Minggu (8/11/2026). (Persada Kita)

“Sistem ini terintegrasi dan bisa diakses untuk melihat pergerakan harga kebutuhan pokok masyarakat,” 

Konawe, PERSADA KITA.ID – Pemerintah Kabupaten Konawe tak mau tinggal diam soal urusan perut. Melalui Pekan Inovasi Daerah 2026 di eks MTQ Unaaha, Minggu (8/11/2026), Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) memamerkan terobosan nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Kadis Ketahanan Pangan Kab Konawe, Abdul Hasyim SP, MSi di lokasi acara menunjukkan gestur jempol, menandakan kesiapan menyukseskan gelaran Pekan Inovasi Daerah 2026 Kabupaten Konawe. (Persada Kita)

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Konawe, Abdul Hasyim, SP. MSi, menegaskan bahwa pihaknya menghadirkan inovasi yang mudah diakses publik. Fokus utamanya adalah pengelolaan 19 komunitas komoditas pangan strategis, seperti beras, telur, dan cabai, yang menjadi barometer utama harga di pasaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami memastikan inovasi ini tidak hanya berhenti di atas kertas. Sistem ini terintegrasi dan bisa diakses untuk melihat pergerakan harga kebutuhan pokok masyarakat,” tegas Abdul Hasyim di lokasi pameran.

Tampilan antarmuka Sistem Informasi Pangan Terintegrasi Kabupaten Konawe di layar ponsel, yang menyajikan data harga pangan pokok harian secara real-time. (Persada Kita)

Sistem Informasi Pangan Terintegrasi

Inovasi pertama yang dijagokan adalah Sistem Informasi Pangan Terintegrasi. Aplikasi berbasis online ini menjadi “otak” pengendali inflasi daerah dengan mengintegrasikan seluruh data harga pasar harian, data Bulog (SPHP beras dan minyak), hingga data dari Dinas Perindag ke dalam satu basis data terpusat.

“Data harian di-update tiap hari. Total ada 19 komoditas yang kita laporkan di aplikasi itu untuk mengukur inflasi harga. Jadi kita bisa tahu komoditas apa yang naik secara real-time,” papar Hasyim.

Baca Juga:  Bupati Yusran Akbar Dorong Kolaborasi Bersama PT OSS, BLK Konawe Siap Cetak SDM Unggul

Kualitas sistem ini bukan kaleng-kaleng. Terbukti, aplikasi yang telah beroperasi secara daring selama dua tahun terakhir ini sukses menyabet Juara 1 Inovasi Daerah pada tahun 2024 silam. Masyarakat kini bisa memantau langsung pergerakan harga melalui gawai mereka.

Bukan hanya urusan harga, Dinas Ketapang Konawe juga menaruh perhatian serius pada kualitas pangan segar asal tumbuhan. Abdul Hasyim menyoroti ketergantungan pasar terhadap merek dagang beras dari luar, seperti sejumlah merek yang sudah beredar di pasaran.

“Kita sosialisasikan penggunaan merek dagang beras kepada masyarakat dan pengusaha penggilingan. Tujuannya untuk mengurangi merek dagang yang beredar saat ini. Kita usahakan penggilingan padi di Konawe punya merek dagang sendiri,” jelasnya.

Dengan memiliki merek sendiri, lanjut Hasyim, kualitas beras dari masing-masing penggilingan dapat dipertanggungjawabkan. Untuk melegalkan peredaran dan menjamin standarisasi kualitas, program ini akan segera didorong ke tingkat kabupaten melalui payung hukum Peraturan Bupati (Perbup).

“Perbup ini nantinya yang akan mengatur peredaran merek dagang beras lokal di wilayah Kabupaten Konawe,” pungkasnya. JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

H-3 Blusukan ke Eks MTQ Unaaha, Bupati Yusran Pastikan Progres Pekan Inovasi 2026 On-Track
“Bukan Cuma Buka Jalan! Ekspedisi Latoma-Routa Temukan Makam Leluhur hingga Danau Tersembunyi di Konawe”
Pendaftaran Lapak UMKM Pekan Inovasi Daerah Konawe 2026 Ditutup, NIB Jadi Syarat Mutlak
Menyongsong Pekan Inovasi Konawe: Sinergi Lintas Sektor, Panggung UMKM, Hingga Terobosan Pelayanan Publik
Jelang Pekan Inovasi Daerah: Dari Antrean Panjang Hingga Pelayanan Jemput Bola, Begini Cara Forum Konawe Layani UMKM
Ketua Forum UKM-IKM Konawe Rita Harmasan Gas Pol! Gratiskan UMKM Lokal di Pekan Inovasi Daerah 2026, NIB Jadi Harga Mati
KPK Apresiasi Komitmen Pemda Konawe, Desa Ahuawatu Dijadikan Percontohan Antikorupsi
KPK Cek Indikator Antikorupsi di Konawe, Bupati Yusran Akbar Paparkan Rahasia Ketahanan Pangan di Tengah Kemarau
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 17:31 WITA

Pameran Inovasi Daerah 2026, Kadis Ketapang Konawe Pamerkan Sistem Pangan Terintegrasi

Minggu, 8 November 2026 - 15:51 WITA

H-3 Blusukan ke Eks MTQ Unaaha, Bupati Yusran Pastikan Progres Pekan Inovasi 2026 On-Track

Sabtu, 7 November 2026 - 21:36 WITA

“Bukan Cuma Buka Jalan! Ekspedisi Latoma-Routa Temukan Makam Leluhur hingga Danau Tersembunyi di Konawe”

Jumat, 6 November 2026 - 20:38 WITA

Pendaftaran Lapak UMKM Pekan Inovasi Daerah Konawe 2026 Ditutup, NIB Jadi Syarat Mutlak

Jumat, 6 November 2026 - 15:10 WITA

Menyongsong Pekan Inovasi Konawe: Sinergi Lintas Sektor, Panggung UMKM, Hingga Terobosan Pelayanan Publik

Berita Terbaru