Kunci Ekonomi Kuat, Bamsoet: Pengusaha Lokal Harus Berdaya Saing

- Penulis

Senin, 12 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bambang Soesatyo (Bamsoet) saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III HIPPI Tahun 2026 di Jakarta, Senin (12/10/26)

Bambang Soesatyo (Bamsoet) saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III HIPPI Tahun 2026 di Jakarta, Senin (12/10/26)

Pengusaha Nasional Harus Kuasai Pasar Sendiri

Jakarta, PERSADA KITA.ID — Di tengah derasnya arus produk impor dan persaingan global yang kian ketat, sosok Bambang Soesatyo (Bamsoet) hadir membawa pesan tegas. Anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI sekaligus Dewan Kehormatan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) ini menyerukan agar pengusaha nasional tidak lagi hanya menjadi penonton di negeri sendiri.

“Indonesia harus kuat di rumahnya sendiri,” ujar Bamsoet dengan lantang saat menghadiri Rakernas III HIPPI Tahun 2026 di Jakarta, Senin (12/10/26).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pesan itu bukan tanpa alasan. Bamsoet menekankan bahwa nilai tambah, lapangan kerja, dan kesejahteraan dari besarnya pasar Indonesia harus dinikmati oleh masyarakat sendiri, bukan negara lain. Ia pun mendorong pengusaha nasional untuk naik kelas, tidak sekadar berdagang, tetapi juga menjadi produsen, inovator, dan pemilik teknologi.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan nilai impor Indonesia sepanjang 2025 mencapai ratusan miliar dolar AS. Angka ini menjadi cermin besarnya ketergantungan pada barang konsumsi, bahan baku, hingga barang modal dari luar negeri. Bamsoet menilai kondisi ini sebagai pekerjaan rumah besar yang harus dijawab bersama.

“Kalau kebutuhan masyarakat terus dipenuhi produk dari luar, sementara kemampuan produksi nasional tertinggal, maka besarnya pasar Indonesia justru akan lebih banyak menciptakan keuntungan bagi negara lain,” tegasnya.

Baca Juga:  Dinas Perikanan Konawe Raih Penghargaan Nasional, Sahruddin: Ini Bukti Sinergi Mutu Kampung Nelayan

Ia pun memaparkan bahwa tantangan pengusaha saat ini jauh lebih kompleks. Persaingan tidak lagi hanya soal harga dan modal, tetapi juga penguasaan teknologi, efisiensi produksi, kualitas SDM, hingga akses pembiayaan dan jaringan distribusi.

Acara yang juga dihadiri Wakil Menko Perekonomian Drajat Wibowo, sejumlah anggota DPR RI, Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Bakrie, dan Ketua Umum HIPPI Erik Hidayat ini menjadi momentum penting. Bamsoet menekankan bahwa keberhasilan pembangunan ekonomi tidak cukup diukur dari pertumbuhan angka atau besarnya investasi.

“Kita juga harus melihat berapa banyak lapangan kerja berkualitas yang tercipta, berapa banyak pengusaha lokal yang berkembang, dan apakah kesenjangan antar daerah semakin berkurang,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Bamsoet juga menyoroti peran strategis HIPPI. Menurutnya, HIPPI harus hadir sebagai rumah perjuangan yang membantu pengusaha kecil dan menengah keluar dari keterbatasan modal, teknologi, sertifikasi, hingga akses ke rantai pasok perusahaan besar.

“Pengusaha daerah juga harus mendapatkan ruang yang lebih besar. Jangan sampai potensi ekonomi di daerah hanya menjadi sumber bahan mentah, sementara keuntungan terbesar justru dinikmati pihak lain,” pungkas Bamsoet. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dinas Perikanan Konawe Raih Penghargaan Nasional, Sahruddin: Ini Bukti Sinergi Mutu Kampung Nelayan
Lapangan Voli PRI Diresmikan, H Amir: Ekonomi UMKM Tongauna Dipastikan Bergerak
Dari Tugu Religi Kendari, Menko Pangan Zulkifli Hasan Umumkan Strategi Besar Jaga Pangan Nasional
Pelantikan Kades Lerehoma: Bupati Yusran Akbar Tekankan Kolaborasi dan Pemanfaatan Potensi Desa
SPPG Wonggeduku Bantah Isu Tikus, Sebut Bau Saat Sidak Berasal dari Pembersihan IPAL
Dukung Digitalisasi Pajak, Bupati Yusran Akbar Bersama Kepala Daerah dari Berbagai Provinsi Teken Kerja Sama Replikasi SISGITA
Sentuhan Hj Hania di Sendang Mulyasari: Rumah Dilan, Solusi Olahan Sampah dan Pusat Keterampilan Warga
Bupati Konawe Tantang PKK, Rumah Dilan Bersahaja Jadi Jawabannya
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:27 WITA

Kunci Ekonomi Kuat, Bamsoet: Pengusaha Lokal Harus Berdaya Saing

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:55 WITA

Dinas Perikanan Konawe Raih Penghargaan Nasional, Sahruddin: Ini Bukti Sinergi Mutu Kampung Nelayan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:38 WITA

Lapangan Voli PRI Diresmikan, H Amir: Ekonomi UMKM Tongauna Dipastikan Bergerak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Dari Tugu Religi Kendari, Menko Pangan Zulkifli Hasan Umumkan Strategi Besar Jaga Pangan Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:13 WITA

Pelantikan Kades Lerehoma: Bupati Yusran Akbar Tekankan Kolaborasi dan Pemanfaatan Potensi Desa

Berita Terbaru

Bambang Soesatyo (Bamsoet) saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III HIPPI Tahun 2026 di Jakarta, Senin (12/10/26)

EKONOMI & BISNIS

Kunci Ekonomi Kuat, Bamsoet: Pengusaha Lokal Harus Berdaya Saing

Senin, 12 Okt 2026 - 15:27 WITA